Tag: Politik

  • DPC PPP Jakarta Utara Gelar MUKERCAB III, Putuskan Dukungan kepada H. Mardiono sebagai Ketua Umum 2025–2030

    DPC PPP Jakarta Utara Gelar MUKERCAB III, Putuskan Dukungan kepada H. Mardiono sebagai Ketua Umum 2025–2030

    PALAPANEWS.MY.ID | Jakarta Utara, 16 Agustus 2025 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta Utara menggelar Musyawarah Kerja Cabang (MUKERCAB) III pada Sabtu, 16 Agustus 2025 di Kantor DPC PPP Jakarta Utara, Jalan Beting No. 2 RT 2/9, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

    Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung khidmat, dihadiri jajaran pengurus Harian DPW PPP DKI Jakarta, pengurus DPC, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan kader partai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting.

    Dengan mengangkat tema “Berjuang Bersama Kader Terbaik, Menangkan PPP pada Pemilu 2029”, MUKERCAB III menjadi momentum penting konsolidasi, evaluasi, sekaligus refleksi perjuangan PPP untuk mengembalikan kejayaan partai Islam yang lahir dari rahim para ulama.

    Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Ahmad Faqih, S.Pd.I, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PPP. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan doa restu para ulama dan tokoh masyarakat yang turut hadir.

    Ketua Panitia, H. Nurul Huda, menegaskan bahwa MUKERCAB merupakan agenda konstitusional partai. “Walau Pemilu 2024 menjadi evaluasi berat bagi kita, MUKERCAB III ini adalah momentum memperkuat soliditas dan semangat agar PPP kembali berjaya di 2029,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua DPC PPP Jakarta Utara, Drs. Junaedi, menekankan pentingnya mengutamakan kader internal dalam perjuangan partai. “PPP tidak boleh hanya menjadi kendaraan politik bagi figur eksternal. Mari bekerja nyata agar PPP kembali memimpin dan memenangkan hati rakyat pada Pemilu 2029,” tegasnya.

    Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Wilayah DPW PPP DKI Jakarta, H. Ahmad Lafranta Siregar, SE., MBA., MPM., yang menekankan pentingnya konsolidasi cabang di Ibu Kota sebagai barometer politik nasional. “Enam puluh persen pemilih 2029 adalah generasi muda. PPP harus adaptif, kreatif, dan solid agar kembali berjaya,” katanya.

    Sekretaris DPC PPP Jakarta Utara, Syamsuddin, S.H., juga mendorong Banom-Banom PPP kembali aktif dalam kerja politik di akar rumput. “Semua struktur hingga ranting harus semangat menjemput kemenangan 2029,” pesannya.

    Puncak MUKERCAB III ditandai dengan lahirnya keputusan politik penting. Melalui pandangan umum PAC PPP se-Jakarta Utara, forum secara resmi merekomendasikan dukungan kepada H. Mardiono untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 pada Muktamar mendatang.

    Keputusan ini disambut antusias oleh seluruh peserta sebagai bentuk konsolidasi nyata di tingkat cabang. Dukungan kepada H. Mardiono diyakini dapat membawa stabilitas kepemimpinan sekaligus memperkuat arah perjuangan partai menuju Pemilu 2029.

    Acara ditutup dengan doa bersama dipimpin KH. Nur Jaya, memohon keberkahan, persatuan, serta kekuatan dalam perjuangan politik. Seluruh kader menyatakan tekad untuk memperkuat struktur hingga ke tingkat ranting dan memenangkan PPP pada Pemilu 2029.

    Dengan semangat “Berjuang Bersama Kader Terbaik, Menangkan PPP pada Pemilu 2029”, MUKERCAB III DPC PPP Jakarta Utara menjadi tonggak konsolidasi strategis partai dalam mengembalikan kejayaan dan meneguhkan PPP sebagai partai Islam yang setia pada perjuangan ulama.

    (red/tim)

  • DPC PPP Jakarta Utara Adakan Silaturahmi dan Konsolidasi Menuju Kebangkitan Pemilu 2029

    DPC PPP Jakarta Utara Adakan Silaturahmi dan Konsolidasi Menuju Kebangkitan Pemilu 2029

    PALAPANEWS.MY.ID | Jakarta — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta Utara yang di pimpin oleh Ketua DPC PPP Drs. Junaedi adakan silaturahmi dan konsolidasi bersama para pengurus tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 6 Kecamatan yang ada dibawah naungan DPC PPP Jakarta Utara. Acara berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PPP Jl. Beting, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara, Minggu 22 Juni 2025.

    Drs.Junaedi menyampaikan terbuka atas berbagai dinamika politik internal dan eksternal yang menyebabkan kemunduran elektoral partai dalam dua pemilu terakhir. Dalam pidato evaluatif yang disampaikan dalam forum konsolidasi kader, DPC PPP Jakarta Utara, Junaedi menekankan perlunya keberanian mengakui kesalahan, membenahi arah perjuangan, serta menyatukan kembali kekuatan partai untuk menghadapi Pemilu 2029.”kata Junaedi

    Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Daerah Jakarta Saeful H.Rahmat Dasuki S. Ip,.M.Si mengatakan, dua peristiwa utama yang menjadi sorotan adalah dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan kasus hukum yang menjerat mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy (Romi), menjelang Pemilu 2019. Kedua kejadian ini dinilai telah merusak kepercayaan publik dan melemahkan basis pendukung partai, khususnya dari kalangan religius.”jelas Saiful Rahmat Dasuki.

    “Kami tidak menutup mata terhadap kekecewaan umat dan hilangnya kepercayaan akibat langkah-langkah politik yang tidak selaras dengan nilai perjuangan PPP. Ini saatnya kami minta maaf, melakukan evaluasi menyeluruh, dan bangkit,” tegas Ketua DPC PPP Jakarta Utara, Drs.Junaedi

    Dalam pidato tersebut, PPP Jakarta Utara mengidentifikasi sejumlah penyebab utama yang melemahkan kekuatan partai: Konflik internal dan dualisme kepengurusan yang berlangsung lama dan memecah belah kader.

    Pengambilan keputusan politik yang tidak sesuai dengan aspirasi umat Islam.Terputusnya hubungan emosional dan ideologis dengan ulama, kyai, dan tokoh agama yang selama ini menjadi fondasi dukungan PPP.

    Sebagai upaya membangun kembali kekuatan dan kepercayaan publik, DPC PPP Jakarta Utara menetapkan lima agenda utama untuk dilaksanakan secara menyeluruh:

    Rekonsiliasi dan Konsolidasi Internal
    Menghapus friksi antar kader dan membangun kembali semangat persatuan di seluruh tingkatan struktur.

    Pendekatan Intensif kepada Ulama dan Tokoh Agama
    Mengembalikan kepercayaan dan membangun dialog konstruktif sebagai mitra strategis partai.

    Dengan penyerahan SK kepada para pengurus PAC se-Jakarta Utara adalah Revitalisasi Struktur Organisasi untuk menghidupkan kembali PAC dan ranting, serta mendorong kaderisasi berbasis komitmen dan integritas.

    Kepemimpinan dari Internal Kader menolak kepemimpinan transaksional dan menegaskan bahwa PPP harus dipimpin oleh kader tulen yang memahami kultur partai.

    Penyelarasan Politik dengan Aspirasi Umat
    Memastikan seluruh kebijakan dan langkah politik partai berakar pada nilai-nilai Islam dan kebutuhan masyarakat.

    Pidato ini ditutup dengan harapan besar agar seluruh elemen partai menjadikan momentum ini sebagai titik balik. Dengan semangat rekonsiliasi, pendekatan ke umat, dan penguatan internal, PPP Jakarta Utara menargetkan perolehan suara signifikan di Pemilu 2029.

    “Kami mengajak seluruh kader, simpatisan, dan umat Islam untuk kembali mempercayai PPP. Saatnya kita rebut kembali kepercayaan publik, bukan dengan retorika, tapi dengan pembuktian,” pungkas Junaedi.

    (red/tim)

  • Menuju Indonesia Emas 2045, di HUT SOKSI Ke-65 Berkomitmen “Maju Terus Pantang Mundur”

    Menuju Indonesia Emas 2045, di HUT SOKSI Ke-65 Berkomitmen “Maju Terus Pantang Mundur”

    Jakarta | PALAPANEWS.M.YID – Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang ke-65, para pengurus lakukan ziarah ke makam Para Pahlawan untuk mengenang jasa-jasa dan Do’a untuk para pendiri SOKSI yaitu, Alm. Mayjen TNI (PURN) Prof. Dr. Suhardiman, SE dan Pendiri utama SOKSI Alm. Jendral TNI (Anumerta ) A. Yani serta para pejuang yang telah mendahului kita. Acara berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa 20 Mei 2024.

    Dalam kesempatan itu hadir diantaranya, Ketua Umum (Ketum) DEPINAS SOKSI, Bpk,Ir. Ali Wongso Sinaga, Ketua Depidar SOKSI DKI Edi Rodiyanto, Ketua Umum Baladhika Karya Ferry Juan dan Ketua Baladhika Karya DKI R. Iwan Gunawan, SH, beserta Ketua Depicab SOKSI se-DKI Jakarta plus jajaran pengurus lainnya.

    Ketua Depidar VIII Jakarta menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT SOKSI ke-65 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Depinas SOKSI Ir. Aliwongso Sinaga, perwakilan IAI Suryani Thaher, para Ketua Depicab, mahasiswa, dan tamu undangan.

    Ketum menegaskan, komitmen SOKSI untuk bangkit dan maju menuju Indonesia Emas 2045 dengan semangat “Maju Terus, Pantang Mundur”. Usia 65 tahun diibaratkan seperti pohon beringin yang kuat dan disegani, menggambarkan kedewasaan dan kekuatan SOKSI dalam dunia politik.

    SOKSI sebagai Ormas pendiri Partai Golkar terus mendukung dan mengawal jalannya demokrasi internal partai. Persaingan dalam pemilihan Ketua DPD Golkar dianggap sehat dan memperkuat partai.

    Keberhasilan Depidar VIII dalam digitalisasi KTA SOKSI mendapat peringkat tertinggi nasional. Program 1000 Sarjana juga berjalan baik, dengan 47 mahasiswa aktif kuliah dan target peningkatan jumlah penerima beasiswa dua kali lipat di tahun ajaran 2025–2026.

    Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan SK-PAW kepada Ketua-Ketua Depicab untuk segera melakukan konsolidasi organisasi dan persiapan Musda.

    Ketua juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan 22 kader SOKSI maju sebagai Bacaleg Golkar 2024, dan berharap yang belum terpilih dapat diberdayakan di struktur DPD Partai Golkar atau BUMD DKI Jakarta.

    Sambutan ditutup dengan yel-yel semangat: “Apakah SOKSI ada di Hatimu? ADA!
    Apakah SOKSI ada di Dadamu? ADA!”
    “Maju Terus – Pantang Mundur!”

    Priyono J A Ketua Depicab SOKSI Jakarta Utara dan Wakil Ketua DPD Golkar Jakarta Utara Bidang Kerormasan dan Lembaga Politik yang hadir pada HUT SOKSI ke-65 dan Pemberiaan Beasiswa 1000 Sarjana menyambut baik Program Depinas SOKSI tersebut dan ini bentuk karya nyata yang monumental SOKSI dalam upaya ikut mencerdaskan anak bangsa.

    “Sebagai kader SOKSI saya bangga dengan Program 1000 sarjana, ini bentuk karya nyata kepedulian SOKSI dengan masyarakat Indonesia, semoga program unggulan ini terus dilakukan dan berkelanjutan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa”. pungkasnya.

    (red/tim)

  • Sepanya Kedepa Harap Wilem Wandik – Aloysius Giyai Dapat Pimpin Papua Tengah

    Sepanya Kedepa Harap Wilem Wandik – Aloysius Giyai Dapat Pimpin Papua Tengah

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Jelang beberapa hari pelaksaan Debat Calon Gubernur Papua Tengah, yang diikuti oleh 4 Pasangan Calon Gubernur, masing-masing Meki Nawipa – Deinas Geley, John Wempi Wetipo – Ausilius You, Natalis Tabuni – Titus Natkime dan Wilem Wandik – Aloysius Giyai, warga Papua Tengah mulai buka suara terhadap masing-masing calon Gubernur tersebut.

    Salah satunya adalah Sepanya Kedepa, Wakil Ketua Komunitas Masyarakat Papua di Jakarta (KOMPAJA) angkat suara terkait hal tersebut.

    Ditemui oleh awak media, Bang Cheppy, panggilan akrab Sepanya Kedepa, mengungkapkan harapannya, agar Pemilihan Gubernur di Papua Tengah dapat berjalan dengan baik dan tenang.

    “Sesungguhnya saya berharap Pemilu di Papua Tengah dapat berjalan damai, tidak ada konflik dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini,” ungkapnya di Lantai II, Gedung Pertemuan Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jl. Tanah Abang I, Petojo, Jakarta Pusat.

    “Dari 4 pasang Calon Gubernur Papua Tengah ini, kami berharap pasangan calon gubernur Wilem Wandik dan Calon Wakil Guberbur Aloysius Giyai, dapat memimpin Papua Tengah periode 2024 – 2029, dimana Wilem Wandik telah memiliki pengalaman birokrasi, dengan pernah memimpin beberapa lembaga di Puncak Jaya, sebelum pemekarannya, pernah pula menjadi Bupati selama 2 periode, sementara itu Calon Wakil Gubernur Aloysius Giyai, sebagaimana diketahui adalah Direktur terbaik di Papua, sehingga dengan pengalaman keduanya, dapat memajukan Papua Tengah kedepannya,” tutupnya.

  • Cari Solusi Membangun Negara Bermartabat, MAKRAM DKI JAKARTA Gelar Dialog Kebangsaan

    Cari Solusi Membangun Negara Bermartabat, MAKRAM DKI JAKARTA Gelar Dialog Kebangsaan

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Dewan Pimpinan.Pusat (DPP) Majelis Kebangsaan Rahmatan Lil’ Alamin (MAKRAM).menggelar. dialog.levangsaan nasional.bertajuk Solusi Membangun Negara Bermartabat, Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis ,21/3/2024.

    Sebagai pembicara adalah
    Prof. DR. Muhammad Asdar, S.E., M.Si., CRM.
    Prof.Dr. Andi Faisal Bakti, Ph.D.,
    Prof. Dr. Mashadi Said, M.Pd.
    Prof.Dr. Hafid Abbas,
    Dr. KH..Hasan Basri Rahman,
    Habib Muhsin AL .Atasi dan
    Dr.A. H. Jamaro Dulung, M.Pd.

    Menurut Prof. Dr. Mashadi Said, M.Pd., negara kita belum bermartabat karena kalau masuk pada surat Al.Anbiya ayat 107, Wamaa Arsalnaaka, illaa Rahmatan Lil’alamin (“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”).

    “Kalau kita jadikan ini tolak ukur tampaknya pemerintahan kita saat ini, belum Rahmatan Lil’alamin,”ujarnya.

    Kenapa belum Rahmatan.Lil’alamin?, karena, sambung. Mashadi, belum menjalankan Pancasila, belum taat azas

    Seperti zaman orde baru KKN (Korupsi Korupsi dan Nepotisme) itu yang terjadi sampai sekarang.

    Selain.itu lanjutnya, pemimpinnya belum melaksanakan 4 sifat Sidiq, amanah, tabligh, dan fatonah.

    (Sidiq, artinya benar atau selalu berkata jujur, Amanah, artinya dapat dipercaya dan tidak pernah mengingkari sesuatu, Tabligh, artinya menyampaikan kebenaran, dan Fathonah, artinya cerdas, pandai serta bijaksana).

    “Sidiq, banyak bohongnya, amanah, tidak menjalankan pemerintahan dengan benar, tabliq, tidak.komunikatif, lain di mulut lain di hati lain di tindakan, itu tantangannya. Fathona, cerdas, kita bisa ukur semuanya,” jelasnya menyinggung pemimpin saat ini.

    Karena itu, dalam falsafah Bugis dikatakan, angkatlah pemimpin dengan 4 syarat dan satu pondasi yaitu, Maccai na malebbu, cerdas dan jujur, warani namagetteng, berani dan teguh dalam pendirian, yang dilandasi satu pondasi utama yaitu ati mapacce, hati yang bersih, niat ikhlas.

    “Insya Allah (dengan itu), jadilah negara itu, negara bermartabat,” Prof. Mashadi

    Senada dengan.Prof. Mashadi, Dr.KH..Hasan Basri juga menyinggung dosa-dosa umat Islam dan memberi solusi agar meneladani kepemimpinan Rasul (Muhammad) seorang tentara dan negarawan.

    “Mari kupas dulu tentang (kepimpinan) Rasul yang negarawan, dia juga tentara, berperang, politisi yang.unggul,” bebernya.

    Sementara Dr.A. H. Jamaro Dulung, M.Pd.
    membeberkan situasi dan kondisi pilpres 2024 ini dimana menurutnya kontestasi tersebut adalah perampokan kekuasaan legal, argumentasinya adalah,

    “Coba lihat putusan MK (meloloskan Gibran sebagai cawapres), teguran-teguran (DKPP) kepada ketua KPU, tak ada sanksi, semua berjalan saja, karena legal,” ucap Andi Jamaro.

    Melihat semrawutnya tatanan demokrasi saat ini, Andi Jamaro mengatakan bahwa solusi terbaik saat ini, berhijrah, tinggalkan Demokrasi.

    Prof..Hafid Abbas.menilai Pemilu 2024 ini penuh kecacatan,
    “Ada dua ya pertama bahwa kemenangan yang diperoleh oleh paslon nomor 2 itu dinilai oleh masyarakat luas dan didokumentaai sangat jelas dalam film The Dirty Votes, gitu itu penuh dengan kecacatan,” kata Prof. Hafid Abbas.

    Sehingga, lanjutnya, ada emosi publik meragukan akuntaibilitasnya sehingga kelihatannya ada proses lebih lanjut di Mahkamah Konstitusi karena ada intimidasi ada kecurangan.

    “Penggunaan kekuasaan untuk mengingkari undang-undang pelaksanaan Pemilu sehingga ini rawan bagi perjalanan ke depan. Kita tunggu ya yang kedua ini dari keputusan Mahkamah Konstitusi,” pungkas ketua senat Universitas Negeri Jakarta.ini, Prof. Hafid Abbas di depan awak media.

    Sebagai konsep introspeksi, Habib Muhsin Al.Atasi memaparkan kedurhakaan umat pada Tuhan, sehingga diberi pemimpin penjahat, berdasarkan konsep Introspeksi dalam surat Al An’am.

    “Dan demikianlah pada setiap negeri Kami jadikan pembesar-pembesar yang jahat agar melakukan tipu daya di negeri itu. Tapi mereka hanya menipu diri sendiri tanpa menyadarinya,” (Al An’am :123).

    Turut hadir Dr. H. Acmad Sardi,MBA, Dr. Ahmad Rahman, M.Ag., H. Said Muhtar, SH. MH, KH. Abdullah Babeher 4. Abd. Rahman Sappara, SE, Drs. Muhlis Pane, M.P.A, Dr. Rahmatullah, S.IP.MM beserta pengurus DPW MAKRAM DKI Jakarta lainnya.

    Dialog diakhiri dengan buka puasa bersama dan.bincajg-bincang bebas.para hadirin.

  • Djafar Badjeber Bicara Tentang Hak Angket

    Djafar Badjeber Bicara Tentang Hak Angket

    Penulis : Djafar Badjeber

    Dalam satu pekan terakhir, wacana menggelar Hak Angket oleh DPR RI mencuat ke permukaan. Meskipun diatur dalam Undang-undang No. 17 Tahun 2014 Tentang MD3, hak tersebut jarang sekali digunakan oleh DPR RI, dengan contoh terakhir adalah Hak Angket terhadap Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yang dipimpin oleh Bachtiar Chamsah dari Fraksi PPP.

    Namun, muncul pertanyaan yang tak terhindarkan: apakah Fraksi PDI Perjuangan, meskipun PKB, Nasdem, dan PKS sepakat untuk mengusulkan Hak Angket, benar-benar siap untuk menggerakkan inisiatif tersebut? Tidaklah mudah, mengingat akan melibatkan banyak pihak dan memerlukan kesepakatan antar Fraksi yang jumlah anggotanya berbeda.

    Menurut Prof. Jimly Asshiddiqie, wacana Hak Angket saat ini hanyalah gertak politik, sementara waktu yang tersisa sekitar 8 bulan dinilai tidak cukup untuk membahasnya. Belum lagi, tahapan Hak Angket akan memicu banyak perdebatan dan argumentasi, serta berpotensi berujung pada pemakzulan presiden.

    Jadi, sementara Fraksi-fraksi yang terlibat bersedia mengusulkan Hak Angket ini dengan berani, presiden Joko Widodo punya strategi yang tangguh untuk menahan upaya-upaya yang mengancam kewibawaannya. Dalam konteks ini, tidaklah mengherankan jika wacana Hak Angket ini berakhir sebagai mati suri, setidaknya bagi sebagian pihak yang cermat dalam mengamati dinamika politik Tanah Air.

  • Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta.

    Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai 700 orang.

    Skema pengamanan tetap memprioritaskan keamanan di sekitar kantor Kedubes Myanmar. Namun, jika eskalasi demo meningkat, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Menteng.

  • Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Lima WNI yang Disandera Abu Sayyaf

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, masih ada lima warga negara Indonesia ( WNI) yang disandera oleh teroris Kelompok Abu Sayyaf di Filipina, setelah dua orang berhasil dibebaskan pada Kamis (7/9/2018).

    Koordinasi terus dilakukan dengan Pemerintah Filipina. Pembebasan terhadap lima orang sandera tersisa tengah diupayakan.

  • Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan.

    Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

    “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, PKB kurang keras. Kalau mau jihad ke sana ayo aja. Cuma persoalannya bisa nggak? Kan nggak bisa. Ini jalur lintas negara, lintas diplomatik, lintas aturan,” kata Oleh kepada Kompas.com, Jumat (8/9/2017).

    Menurut Oleh, dalam menghadapi krisis kemanusiaan, hal yang harus diutamakan adalah nahi munkar bil maruf, yakni melawan kejahatan dengan kebaikan. Banyak cara dilakukan untuk membantu muslim Rohingya, salah satunya dengan memberikan bantuan semampunya.

  • Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

    Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

    Jakarta – Giring Ganesha alias Giring ‘Nidji’ mantap memutuskan terjun ke dunia politik melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Untuk merayakannya, Giring menggelar syukuran di kediamannya, Pondok Pinang, Jaksel.

    Acara ini digelar di kediaman Giring, Jl Deplu Raya, Perumahan Pinang Residence, Pondok Pinang, Jaksel, Jumat (8/9/2017). Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka serta keluarga Giring dan kerabatnya. Acara syukuran ini digelar secara sederhana.

    Dalam acara ini, istri Giring, Cynthia Riza, menceritakan awal mula sang suami terjun ke dunia politik. Ia mengatakan, Giring ingin terjun ke dunia politik karena terinspirasi Presiden Joko Widodo.

    “Pagi-pagi langganan koran, baca, up to date soal politik. Kalau di rumah Ibu, di meja makan pasti diomongin politik. Sudah nggak asing lagi buat Mas Giring politik,” kata Cynthia.