Tag: Jakarta Selatan

  • Fahira Idris Dorong Ormas Perkuat Peran Strategis Jaga Stabilitas Jakarta

    Fahira Idris Dorong Ormas Perkuat Peran Strategis Jaga Stabilitas Jakarta

    JAKARTA, PALAPA NEWS –

    Anggota DPD RI daerah pemilihan DKI Jakarta Fahira Idris mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) di Ibu Kota untuk memperkuat peran strategis dan sinergi lintas elemen dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan keharmonisan Jakarta.

    Hal itu disampaikan Fahira saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Kebangsaan Forum Lintas Ormas Provinsi DKI Jakarta bersama Ormas Bang Japar di Markas Komando Bang Japar, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 24 Januari 2026.

    Fahira menegaskan, forum silaturahmi lintas ormas merupakan ruang konsolidasi kebangsaan yang penting untuk merawat persatuan di tengah kompleksitas Jakarta sebagai kota multikultural. Menurut dia, kerja-kerja ormas di tingkat akar rumput selama ini menjadi penyangga sosial yang berkontribusi langsung terhadap kondusivitas wilayah.

    “Forum lintas ormas adalah rumah besar kebersamaan. Dari sinilah energi persatuan dirawat, sekaligus diarahkan menjadi aksi nyata dalam menjaga stabilitas Jakarta,” kata Fahira.

    Ia mengingatkan, Forum Lintas Ormas yang dikukuhkan pada Oktober 2021 telah berkembang menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan politik. Sejumlah program sosial dan kebangsaan, seperti Jumat Berkah, penanaman pohon, audiensi lintas sektor, hingga deklarasi menjaga Jakarta aman dan damai, disebutnya sebagai wujud konkret peran ormas dalam pembangunan sosial.

    Menurut Fahira, ormas memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan negara. Peran itu mencakup penguatan ketertiban lingkungan bersama TNI, Polri, dan Forkopimda, penyaluran aspirasi publik secara konstruktif, hingga pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.

    “Jakarta membutuhkan ormas yang solutif, menyejukkan, dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Ormas harus tampil sebagai bagian dari solusi dalam merawat persatuan dan ketahanan sosial,” ujarnya.

    Sebagai Ketua Umum Bang Japar, Fahira juga menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berjalan seiring dengan Forum Lintas Ormas serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan. Ia menyebut dukungan terhadap berbagai inisiatif pengamanan berbasis masyarakat, termasuk program Jaga Jakarta, sebagai bagian dari upaya membangun sistem keamanan partisipatif.

    “Menjaga Jakarta bukan hanya soal mencegah gangguan kamtibmas, tetapi juga membangun rasa aman, keadilan sosial, dan kebersamaan sebagai fondasi ketahanan kota,” kata Fahira.

    Silaturahmi kebangsaan ini dihadiri perwakilan berbagai ormas se-DKI Jakarta, jajaran pengurus Forum Lintas Ormas Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, serta unsur Kesbangpol Jakarta Selatan.

  • Ultah Ke-498, Petukangan Utara Gelar Festival Budaya Betawi

    Ultah Ke-498, Petukangan Utara Gelar Festival Budaya Betawi

    PALAPANEWS.ASIA, JAKARTA –

    Memasuki usia ke-498 tahun, Jakarta bukan hanya menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia saat ini, namun juga menjadi kota dengan multi keberagaman yang menjadi sorotan dengan berbagai perkembangannya.

    Pertanyaan klasik yang selalu dimunculkan adalah Bagaimana dengan Budaya Betawi yang semakin tergerus oleh waktu dan peradaban zaman serta kemajuan tekhnologi.

    Hari Sabtu, 28 Juni 2025, bertempat di Lapangan Sepak Bola Kostrad, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, digelar Festival Budaya Kampung Petukangan. Festival ini dihadiri oleh Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, S.Si, M.A.P, Camat Petukangan Utara, Agus Ramdani, Lurah Petukangan Utara, Safri Djani, beserta Kapolsek, Danramil dan pejabat lainnya.

    Bertemakan “Menjaga Tradisi, mengarungi Era Globalisasi”, Kegiatan ini menghadirkan berbagai seni dan budaya Masyarakat Betawi yang saat ini masih aktif dan eksis, salah satunya adalah Seni Beladiri Betawi BEKSI.

    Saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, S.Si, M.A.P, mengungkapkan keprihatinannya akan tergerusnya Budaya Betawi saat ini, dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat Budaya Betawi untuk kelangsungannya.

    Sementara itu Jalih Pitoeng, Salah satu penerus Budaya Silat Betawi BEKSI yang juga merupakan ketua umum FORMASI (Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi) ini mengungkapkan dalam sambutanya bahwa keberadaan Budaya Betawi yang semakin tergerus arus globaliasi perlu mendapatkan perhatian khusus oleh Pemerintah Jakarta saat ini.

    “Kita sering menjual budayanya,” ungkap Jalih Pitoeng, Sabtu (28/06/2025).

    “Kita mengeksploitasi kebudayaan, tapi hingga hari ini kita belum pernah memperhatikan bagaimana itu nasib para guru-guru kita,” lanjutnya.

    “Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami dari YASBI (Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Budaya Betawi) mengundang seluruh para Jawara SE Jabotabek untuk hadir dalam silaturahmi Akbar dan diskusi publik di Setu Babakan,” jelasnya.

    “Bagaimana kita merumuskan tentang Road Map tentang kebudayaan guna menjaga eksistensi budaya Betawi,” Jalih Pitoeng menegaskan.

    “Kepada Pemerintah DKI Jakarta Pram-Doel, kita minta agar lebih memperhatikan budaya Betawi,” pinta Jalih Pitoeng.

    “Bukan hanya itu, Dinas Kebudayaan DK Jakarta saat ini, sedang menghadapi persidangan di PN Jakarta Pusat karena terindikasi telah melakukan Korupsi Dana Kebudayaan, Dana yang seharusnya dipakai untuk mempertahankan Budaya Betawi di tengah arus globalisasi,” ungkapnya kepada awak media di tempat yang berbeda.

    “Saya sebagai salah satu warga Betawi Asli, akan tetap mengawal persoalan ini, apa dan bagaimana, serta kemana anggaran Budaya yang dikorupsi oleh Dinas Kebudayaan DKI,” tutup Jalih Pitoeng.