Tag: Breaking News

  • Lagi dan Lagi, Kawanan Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Hari

    Lagi dan Lagi, Kawanan Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Hari

    JAKARTA | PALAPANEWS.MY.ID  Aksi kawanan pencurian motor (Curanmor ) kembali terjadi di pagi hari, kali ini para Curanmor menjalankan aksinya di Kantor PPP, tepatnya di Jalan Peting, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Selasa 4 Maret 2025.

    Kejadian pada Pukul 10:00, WIB, saat itu motor sedang terparkir di halaman Kantor PPP Jakarta Utara. Terpantau oleh kamera CC TV, kawanan Curanmor berboncengan dengan mengendarai dua motor berjumlah 4 orang, pas depan pintu pagar kantor PPP, yang dua orang turun dari motornya.

    Kemudian, yang satu orang berusaha untuk mengambil motor dan mendorongnya, yang satu orang berusaha membantu untuk mendorong motor tersebut, sedangkan yang dua orang lagi, menunggu depan pintu pagar sambil sambil duduk di motornya. Setelah motor tersebut berhasil di dorong, kemudian para pelaku langsung kabur.

    Adapun motor yang berhasil di bawa kabur oleh para pelaku jenis dan Type adalah :

    ALL NEWS dan Type : PCX 150 ABS,
    Licence No : B4964FWY
    Built Year : 2018
    AN : Sunardi

    Pemilik motor (Sunardi), berpesan, bagi siapa saja yang melihat kendaraan motor dengan Plat Nomor tersebut tolong untuk membantu mengambilnya dan bisa mengembalikan ke Kantor PPP Jakarta Utara. Dan bagi masyarakat atau para pengendara motor, ketika memarkir kendaraannya, tolong disertakan kunci ganda.”pesannya.

    “Saya meminta Kepada aparat penegak hukum, mohon bantuannya, supaya para pelaku kejahatan (Curanmor) segera di tangkap dan di hukum sesuai dengan perbuatannya, sesuai hukum yang berlaku.”tutupnya.

    (red/My)

  • Para Penghuni Apartemen Amethyst Tower Kemayoran Merasa Kaget Dengan Adanya Kenaikan Tarif Air Minum Jaya Tanpa Adanya Pemberitahuan Terlebih Dahulu

    Para Penghuni Apartemen Amethyst Tower Kemayoran Merasa Kaget Dengan Adanya Kenaikan Tarif Air Minum Jaya Tanpa Adanya Pemberitahuan Terlebih Dahulu

     

    JAKARTA | PALAPANEWS.MY.ID – Para penghuni Apartemen Amethyst Tower/Chrysant merasa kaget dengan adanya pengumuman kenaikan dari management gedung sesuai Keputusan Gubernur Nomor 730 Tahun 2024 Tentang Tarif Air Minum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya dan Surat dari PAM Jaya No. e-36464/TU.01.04 tanggal 04 Desember 2024. Maka dengan ini kami akan menyesuaikan tarif baru tersebut sebesar Rp. 24.080,-/M3 (Dua Puluh Empat Ribu Delapan Puluh Rupiah). Tarif baru akan terlihat pada tagihan Februari 2025.

    “Jelas ini membuat kami kaget, karena adanya pemberitahuan ini pihak Management hanya menempelkan pengumuman di pintu lobby Apartemen, tidak ada sosialisasi, rapat maupun musyawarah dengan kami selaku para pemilik Apartemen, “ungkap Satrio. Jumat 10 January 2025.

    Satrio juga mengungkapkan bahwa, “kami dari dulu sampai saat ini selalu dibikin bingung oleh pihak Management Apartemen ini, penggunaan anggaran apapun tidak pernah ada laporan kepada para penghuni khususnya para pemilik Apartemen ini. Kami merasa keberatan dengan adanya kenaikan PAM Jaya ini, lihat sendiri dengan keadaan Apartemen ini, padahal kami tiap bulannya membayar apa yang diharuskan membayar dengan alasan untuk perawatan, perbaikan gedung dan lain sebagainya, tapi sampai saat ini kami tidak pernah tau uangnya kemana, karena perbaikan gedung pun tidak pernah ada, “kata Satrio kepada para awak media.

    Roni, selaku ketua care taker RT di Apartemen Amethyst Tower Kemayoran juga menjelaskan bahwa, seharusnya keputusan apapun harus di musyawarahkan, bukannya seperti ini, sementara perbedaan antara kami dengan apartemen sebelah (Edelweiss) jauh berbeda, pembayaran apapun kami lebih mahal dibandingkan dengan apartemen sebelah, kalau disini dari pihak Management tidak pernah ada transparansi, apa-apa selalu mengambil keputusan sendiri.”jelas Roni.

    Ibu Marsya pun mengeluhkan permasalahan, bahwa air yang berada di Apartemen bukan saja para penghuni yang bisa memakai bebas, tapi orang yang bukan tinggal di Apartemen, seperti penghuni di lantai 8, dia tidak bayar sewa kamar, tidak bayar listrik, tidak bayar air, karena dia sudah diusir oleh pemilik Apartemen tapi dia tetep tidak mau pergi juga, akhirnya pakai air yang ada di toilet lobby, “kata Marsya.

    Akhirnya dengan rasa kecewa para pemilik Apartemen mendatangi pihak Management, tapi yang menerima hanya bagian admin, pihak Management tidak ada, dengan alasan sedang keluar / ijin.”katanya.

    (red/tim)