Jakarta — Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Alumni Kristiani menggelar Perayaan Natal 2025 dan Syukuran Tahun Baru 2026 dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelesaikan Keluarga” (Matius 1:21–24), di Gedung IASTH Kampus Salemba Universitas Indonesia, Sabtu (24/01/2026). Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri alumni lintas fakultas dan angkatan.
Ketua Umum ILUNI UI Pramudya A. Oktavinanda menyampaikan bahwa Perayaan Natal menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, persahabatan, dan rasa kekeluargaan di antara alumni. Ia menekankan bahwa nilai utama Natal adalah menghadirkan suasana damai yang membawa kebahagiaan bagi banyak orang.
“Yang paling penting dari perayaan Natal adalah suasana damai. Damai Kristus inilah yang memungkinkan kebersamaan, persaudaraan, dan kebahagiaan, serta relevan bagi kehidupan berbangsa di Indonesia yang majemuk,” ujar Pramudya.
Pesan Natal disampaikan Pendeta Pdt. Binsar Jonathan
Dalam pesan Natalnya, Pdt. Binsar Jonathan mengajak seluruh alumni untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan. Ia menyoroti bahwa krisis yang dihadapi bangsa saat ini sering kali berakar dari krisis dalam keluarga, baik keluarga inti maupun keluarga besar dalam makna sosial.
Menurutnya, tema Natal tahun ini menegaskan bahwa kehadiran Allah membawa pemulihan dan pengharapan, sekaligus menguatkan peran keluarga sebagai ruang pertama pembentukan nilai kasih, tanggung jawab, dan iman.
Pesan Natal disampaikan Pendeta Katolik Romo Robertus Bambang
Pendeta Katolik Romo Robertus Bambang menegaskan bahwa Natal adalah peristiwa Allah yang hadir menjadi manusia, sehingga seluruh umat manusia dipanggil untuk menyadari dirinya sebagai satu keluarga besar.
Ia mengajak umat untuk tidak membatasi makna keluarga pada suku, bangsa, atau agama, melainkan melihat keluarga manusia sebagai persekutuan yang saling merawat dan bertanggung jawab satu sama lain. “Natal dan Tahun Baru mengingatkan kita bahwa setiap keluarga manusia dipanggil untuk hidup dalam kekudusan, kasih, dan kepedulian,” tuturnya.
Ketua Panitia Marta Priskila
Ketua Panitia Perayaan Natal, Marta Priskila, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh alumni, tokoh lintas gereja, serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara.
Ia juga menekankan bahwa perayaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata melalui penggalangan donasi bagi korban banjir di Sumatera Utara. “Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga dan kegiatan sosial seperti ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Ketua FORKOM AKUI Mauren Tortua
Ketua Forum Komunikasi Alumni Kristiani UI (FORKOM AKUI), Mauren Tortua, menekankan pentingnya menjaga komunikasi lintas angkatan agar jejaring alumni tetap hidup dan berkelanjutan. Ia mengajak alumni muda untuk lebih aktif terlibat agar regenerasi kepengurusan dan kegiatan dapat terus berjalan.
Menurutnya, perayaan Natal ini menjadi pengingat bahwa kekuatan komunitas alumni terletak pada kebersamaan, keterlibatan, dan kerinduan untuk saling terhubung kembali sebagai satu keluarga besar alumni UI.

Tinggalkan Balasan