Kategori: POLRI

  • Pelayanan Lalu Lintas Pagi di TL Caringin Berjalan Lancar

    Pelayanan Lalu Lintas Pagi di TL Caringin Berjalan Lancar

    Palapanews.asia Senin pagi, 1 Desember 2025, suasana di TL Caringin, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, mulai dipadati arus warga yang beraktivitas. Dalam ritme pagi yang sibuk itulah Aiptu Marulak Siagian, anggota Polsubsektor Petojo, melaksanakan ploting pelayanan pengaturan lalu lintas bersama personel Lombok-Lombok untuk memastikan setiap pengendara dapat melintas dengan aman dan tertib.

    Dengan sigap, Aiptu Marulak mengatur kendaraan dari berbagai arah, menjaga agar perpotongan arus tetap mengalir tanpa hambatan. Senyumnya kepada pengendara dan gestur tangan yang tegas namun ramah menciptakan suasana humanis di tengah kepadatan pagi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, sekaligus wujud pelayanan Polri di ruang publik.

    Di titik itu, harmonisasi antara petugas kepolisian dan petugas lapangan lainnya memberi dampak nyata: tidak ada kemacetan berarti, tidak ada gesekan antar pengendara, dan pergerakan arus lalu lintas tetap ramai lancar. Aktivitas masyarakat berlangsung nyaman, dari para pekerja yang mengejar waktu hingga warga yang hendak mengantar anak sekolah.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, menekankan bahwa pelayanan lalu lintas bukan sekadar tugas rutin, tetapi wajah nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa ketertiban pagi hari adalah fondasi aktivitas kota yang produktif, dan setiap personel diminta untuk selalu hadir dengan pendekatan yang humanis dan responsif.

    Upaya pengaturan di TL Caringin hari ini kembali membuktikan komitmen Polsek Gambir dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran mobilitas warga.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Pengamanan Aset Vital PT PELNI Berjalan Kondusif

    Pengamanan Aset Vital PT PELNI Berjalan Kondusif

    Palapanews.asia Senin, 1 Desember 2025, suasana di sekitar gedung PT PELNI, Jl. Gajah Mada No.14, Petojo Utara, Gambir, tampak lebih dinamis dari biasanya. Aktivitas pegawai dan keluar-masuk kendaraan berlangsung seperti hari kerja biasa, namun ada ketegasan yang terasa: kehadiran personel Polsek Gambir yang melaksanakan pengamanan aset vital guna memastikan proses persidangan yang tengah berjalan tetap berlangsung aman tanpa gangguan.

    Sejak pagi, Ipda Giri Saloka, Iptu M. Siagian, Aipda Zaenal Arifin, Aipda Irvan Ahmad, dan Briptu Yoga Giniung telah menempati titik-titik strategis. Mereka mengatur arus keluar masuk pengunjung, memeriksa area sekitar gedung, hingga melakukan pemantauan situasi secara melekat. Setiap langkah dilakukan dengan pendekatan humanis, memastikan keamanan tanpa mengganggu aktivitas perusahaan maupun masyarakat yang melintas.

    Di sela-sela pengamanan, para personel juga berkomunikasi dengan petugas internal PT PELNI untuk memastikan seluruh prosedur keamanan berjalan selaras. Kehadiran polisi terasa bukan hanya sebagai penjaga, tetapi sebagai mitra yang memberi rasa tenang.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, turut memberikan arahan agar pengamanan dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan pelayanan serta kenyamanan publik. Menurutnya, menjaga keberlangsungan aktivitas pelayanan PT PELNI sama pentingnya dengan mengamankan proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di aset vital negara bukan hanya tugas, tetapi bentuk komitmen menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat.

    Hingga saat ini, situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali, dengan personel tetap siaga melakukan penjagaan hingga proses persidangan mendapatkan keputusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Perkuat Pengaturan Lalu lintas, Pagi Hati” Polsek Sawah Besar Jamin Kelancaran Jalan Warga”

    Perkuat Pengaturan Lalu lintas, Pagi Hati” Polsek Sawah Besar Jamin Kelancaran Jalan Warga”

    Palapanews.asia Jakarta Pusat — Harapan warga terhadap keamanan dan kelancaran lalu lintas pada jam sibuk pagi langsung direspons Polri melalui kegiatan pengaturan lalin di sejumlah titik padat. Polsek Sawah Besar menurunkan personel untuk memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan bebas dari potensi kemacetan maupun gangguan kamtibmas. Selasa (2/12/2026)

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga. “Kami berkomitmen hadir pada jam-jam krusial untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar. Kehadiran anggota di lapangan adalah bentuk pelayanan yang harus dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

    Senada, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan melalui Waka Polsek dan jajaran Provos memimpin pengecekan langsung personel yang melakukan ploting di lapangan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapsiagaan anggota. “Setiap titik harus terisi dan terpantau. Pengaturan lalin bukan sekadar tugas rutin, tetapi komitmen untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ucapnya.

    Waka Polsek Sawah Besar dan jajaran Provos lakukan pengecekan dalam Kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada Selasa pagi, 2 Desember 2025 pukul 06.00–08.00 WIB, dengan lokasi pengaturan meliputi TL Wahid Hasyim, TL Pertigaan Katedral, TL Depan Ursula Banteng Utara, dan TL MBHL Gunung Sahari. Total 15 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Satlantas, PMJ, dan Polsek Sawah Besar. Hasil pemantauan menunjukkan arus ramai lancar dan situasi aman terkendali.

    Di akhir kegiatan, warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi, namun tetap memberi kritik agar pengaturan lalin dilakukan lebih konsisten, terutama pada titik yang rawan penyempitan jalan dan pelanggaran lalu lintas. Penekanan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan Polri harus terus adaptif terhadap dinamika jalanan, sehingga kelancaran aktivitas warga bisa terjaga setiap hari.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Curanmor Saat Sholat Jumat Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap Unit Reskrim Polsek Kemayoran

    Curanmor Saat Sholat Jumat Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap Unit Reskrim Polsek Kemayoran

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Polsek Kemayoran berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dua pelaku berinisial AT (29) dan SYL (38) ditangkap setelah rekaman aksi mereka saat Sholat Jumat viral di media sosial Instagram.

    Kasus ini berawal dari laporan korban RA (22) yang kehilangan sepeda motor Honda B-3413-PED di Jalan Kemayoran Timur II, Jumat 24 Oktober 2025 lalu. Rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah para pelaku kemudian menyebar luas dan menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

    Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Iptu Budi Setiadi bersama Unit Reskrim bergerak cepat. Pada Senin malam, 24 November 2025, pelaku pertama berhasil diamankan. Pengembangan dilanjutkan dan pada Selasa siang, 25 November 2025, pelaku kedua kembali ditangkap di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

    Barang bukti yang diamankan antara lain STNK asli sepeda motor korban, dua kunci kontak, serta satu flashdisk berisi rekaman CCTV.

    Korban RA menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kepolisian atas kesigapan menangani kasus ini.

    “Saya sangat berterima kasih kepada Polsek Kemayoran, khususnya Unit Reskrim, yang cepat menangani kasus saya. Saya sangat bersyukur karena polisi hadir dan menindak tegas pelaku,” ujar RA.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengapresiasi kinerja cepat anggota dan peran masyarakat.

    “Kejahatan jalanan tidak akan pernah menang jika masyarakat dan polisi bekerja bersama. Kami mengimbau warga tetap waspada, laporkan setiap hal mencurigakan, dan percayakan penyelesaiannya kepada polisi. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolres, Senin (1/12/2025) sore.

    “Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa teknologi, seperti CCTV dan media sosial, bisa sangat membantu penegakan hukum. Polisi akan terus hadir melindungi masyarakat,” tambah Kapolres.

    Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Adriansyah mengimbau masyarakat lebih waspada ketika meninggalkan kendaraan.

    “Gunakan selalu kunci ganda dan pastikan lokasi parkir terpantau. Laporkan segera ke call center 110 jika menemukan kejadian atau orang yang mencurigakan,” ujar Kapolsek.

    Kedua pelaku kini ditahan dan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

    Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait kemungkinan pelaku terlibat aksi curanmor di lokasi lainnya.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo, Satgas Ope Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan Intensif

    Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo, Satgas Ope Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan Intensif

    Palapanews.asia Yahukimo – Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan terhadap dua pekerja pencari kayu gaharu yang dilakukan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 18.05 WIT.

    Adapun Identitas Para Korban sebagai berikut :

    Korban Meninggal Dunia:
    1. Sugianto (43)
    2. Hardiyanto (39)

    Korban Selamat:
    1. Nur Asyah (istri almarhum Sugianto)
    2. Alias (saudara Nur Asyah)

    Berdasarkan keterangan saksi E menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 18.05 WIT dirinya menerima panggilan telepon dari korban selamat yakni Alias, yang melaporkan terjadinya penyerangan terhadap dua pekerja gaharu di Camp Kampung Bor. Para korban diketahui telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun bersama keluarga mereka.

    Alias menjelaskan bahwa pada siang hari, sekelompok OTK mendatangi Camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Para korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia.

    Pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa dua jenazah korban sedang dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam.

    Keempat korban merupakan satu keluarga berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat. Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga ini juga menjalankan usaha kios sembako di Kampung Bor. Sampai saat ini, semua korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Kota Agats.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Tim telah menerjunkan personel untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.

    “Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menekankan bahwa peningkatan kehadiran personel di wilayah rawan menjadi prioritas.

    “Patroli dan pemantauan jalur pergerakan masyarakat sudah kami tingkatkan. Koordinasi terus dilakukan dengan Polres Yahukimo untuk menjaga stabilitas kamtibmas pascakejadian,” ujarnya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua korban dalam insiden ini. Satgas Ops Damai Cartenz berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, serta para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Satgas juga memastikan bahwa penegakan hukum akan terus dilakukan hingga para pelaku berhasil ditangkap.

  • Polri Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana*

    Polri Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana*

    Palapanews.asia Pondok Cabe, 1 Desember 2025 — Polri pada Senin pagi menggelar Apel Pergeseran Pasukan dan Pengiriman Bantuan Logistik sebagai langkah lanjutan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dan dipimpin langsung oleh Wakapolri dengan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan pesawat pengangkut logistik.

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini menjadi momentum penting memastikan seluruh dukungan operasional bergerak cepat dan terkoordinasi. “Kegiatan hari ini masih merupakan rangkaian penanganan bencana alam di beberapa daerah dengan dukungan Mabes Polri, baik berupa perlengkapan, peralatan maupun personel,” ujarnya saat doorstop.

    Ia menjelaskan bahwa sejak pukul 06.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah mengikuti rangkaian apel sebelum menyaksikan keberangkatan pesawat jenis CN dan Fokker. Apel ini juga menjadi tindak lanjut arahan Kapolri pada rapat evaluasi malam sebelumnya. “Logistik yang telah didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara sebagaimana dibahas dalam Anev tadi malam telah dilaksanakan melalui langkah-langkah konkret,” tegasnya.

    Pada apel pagi ini juga dipastikan kesiapan gelombang lanjutan personel SAR, medis, serta pasukan pendukung kemanusiaan lainnya. Pesawat CN295 diberangkatkan pukul 06.30 WIB membawa kebutuhan mendesak seperti perlengkapan SAR, makanan, tenda, genset, panel surya, peralatan bayi, serta berbagai logistik kemanusiaan. Sementara pesawat Fokker Mk 27 dan Mk 50 diarahkan untuk pengiriman bantuan ke Sumatera Utara.

    Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata Polri. “Sejak bulan lalu, Polri telah menyiapkan 155 ribu personel dan kelengkapannya dalam pra-bencana. Saat ini memasuki masa pascabencana yang membutuhkan tindakan cepat,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan polda sekitar juga telah bergerak mendukung, mulai dari Polda Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa Timur dan Banten, dengan bantuan yang didistribusikan baik melalui udara maupun darat.

    Di akhir keterangannya, Trunoyudo kembali mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban. “Kita masih berduka… Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.

  • Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana*

    Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana*

    Palapanews.asia Pondok Cabe, 1 Desember 2025 – Polri resmi menggerakkan kekuatan personel besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dalam doorstop pagi ini, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.

    “Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” ungkapnya. Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.

    Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. “Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.

    Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.

    Di tengah mobilisasi besar ini, Polri tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga. “Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.

    Ia menutup pernyataan dengan doa bagi para korban. “Kita kembali mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak… Semoga para tenaga medis dan seluruh petugas diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

  • Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana*

    Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana*

    Palapanews.asia Tapanuli Utara, Sumut — Kapolri memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Provinsi Sumut pada tanggal 30 November 2025 di Pos Pendukung Nasional Prov. Sumatera Utara.

    Rapat yang turut dihadiri Kepala Basarnas Sumut dan Kepala BPBD Sumut serta jajaran Kapolda baik secara langsung maupun virtual ini digelar untuk memetakan penanganan darurat terhadap bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana.

    “Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” tegas Kapolri.

    Beberapa keputusan strategis pun diambil, di antaranya mobilisasi logistik via udara dan darat, penyiapan posko penyelamatan dan pelayanan darurat, serta pendirian dapur lapangan dan layanan medis. Selain itu, sistem rayonisasi kembali diaktifkan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh wilayah.

    “Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Kapolri.

    Polda jajaran diperintahkan mendirikan posko gabungan di tiap kabupaten terdampak, memastikan jalur komunikasi aktif, dan mendata wilayah yang masih terisolir.

    Kapolda Sumut melaporkan terdapat 503 kejadian bencana yang tercatat sejak 24 November, dengan “titik terisolir” terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

    “Kami sudah mengerahkan helikopter dan truk logistik untuk menjangkau 70 titik terisolir,” kata Kapolda Sumut.

    Ia juga menambahkan bahwa “19 Polres telah mendirikan dapur lapangan, sementara 25 SPPG dialihkan untuk mendukung penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.”

    Koordinasi antara Polri, TNI, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus dijalin, termasuk pelaksanaan airdrop logistik ke wilayah sulit dijangkau serta pemulihan fasilitas komunikasi, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.

    “Prioritas kita adalah memastikan tidak ada warga yang luput dari jangkauan bantuan,” tegas Sigit.

    Dengan sinergisitas lintas sektor ini, diharapkan bantuan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak, korban dapat tertangani secara baik, dan proses pemulihan dapat dimulai secepat mungkin. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan resmi dari instansi berwenang.

  • POLDA JAMBI & BHAYANGKARI DAERAH JAMBI BERANGKATKAN BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA BARAT

    POLDA JAMBI & BHAYANGKARI DAERAH JAMBI BERANGKATKAN BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA BARAT

    Palapanews.asia Jambi — “Polda Jambi berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada saudara-saudara kita di Sumatra Barat,” tegas Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto. Ia menambahkan bahwa dukungan bantuan ini merupakan kerja bersama berbagai unsur sehingga mampu segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bukti kesigapan Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi warga terdampak.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan bantuan kemanusiaan oleh Polda Jambi dan Bhayangkari Daerah Jambi untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada Minggu (30/11/2025) pukul 16.40–17.45 WIB di Lapangan Apel Polres Bungo, Polda Jambi, dipimpin oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono. Acara dihadiri oleh perwakilan Dandim 0416 Bungo Tebo, perwakilan Kejaksaan Negeri Bungo, Manager PT Wings Bungo, Wakapolres serta pejabat utama Polres Bungo, anggota Polres Bungo, dan Ketua beserta Pengurus Bhayangkari Cabang Bungo. Pada kesempatan tersebut, tiga truk Mitsubishi Fuso yang membawa logistik diberangkatkan menuju Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dengan pengawalan 10 personel Polres Bungo.

    Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari 1.000 karung beras SPHP, 500 kilogram minyak goreng Tawon, 500 kilogram gula putih, 100 selimut, 200 matras, 100 kotak Pop Mie, 6 unit genset Prowatt 1000 watt, 300 dus Indomie, bantuan dari PT Wings berupa Mie Sedap dan perlengkapan mandi, 50 kasur busa, 100 pakaian dalam, 100 pakaian anak, 100 pakaian dewasa, 100 pakaian daster, 150 dus softex, serta 100 dus popok bayi. Total nilai bantuan diperkirakan mencapai sekitar Rp200.000.000 dan seluruh logistik dikirim menuju Posko Lapangan Bola Batu Taba, Padang Panjang, Tanah Datar untuk didistribusikan kepada warga terdampak bencana.

    Melalui koordinasi lintas sektor, dukungan masyarakat, serta kolaborasi dengan pihak swasta, seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat solidaritas. Polda Jambi memastikan kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penanganan keamanan, tetapi juga menjadi kekuatan yang menguatkan serta meringankan beban masyarakat pada masa krisis.

    Polri Hadir — Bergerak Cepat untuk Kemanusiaan.

  • POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, TERMASUK PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS*

    POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, TERMASUK PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS*

    Palapanews.asia Senin, 1 Desember 2025 — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menerima kiriman logistik operasional dari Mabes Polri dengan total 3.851 kilogram. Pengiriman ini merupakan hari ketiga dari rangkaian distribusi logistik yang dialokasikan untuk memperkuat sarana dan prasarana kepolisian di wilayah Sumatera Utara.

    Kabag penum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan optimalisasi dukungan operasional bagi seluruh jajaran.
    “Hari ini memasuki pengiriman hari ketiga. Seluruh logistik yang tiba langsung dilakukan pengecekan dan pendataan sebelum nantinya didistribusikan sesuai kebutuhan satuan kerja di Polda Sumut,” ujarnya.

    Beliau menambahkan bahwa kelengkapan yang dikirim merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan operasional di lapangan.
    “Kami memastikan bahwa setiap item dalam kondisi baik, termasuk perlengkapan K9 dan perangkat tenda taktis yang sangat diperlukan dalam berbagai operasi kepolisian,” kata Kombes Pol Erdi.

    Adapun rincian logistik yang diterima hari ini sebagai berikut:
    • MTP – FT: 1.190 kg (70 koli)
    • Pemanas MTP: 81 kg (27 koli)
    • Velbet: 600 kg (20 koli)
    • Perlengkapan K9: 260 kg (7 koli)
    • K9: 180 kg (4 ekor)
    • Daun Tenda: 300 kg (4 koli)
    • Konektor Tenda: 180 kg (4 koli)
    • Tiang Tenda: 900 kg (20 koli)
    • Goni Baju: 160 kg (4 koli)
    • Kasur Palembang: 32 kg (20 koli)

    Kombes Pol Erdi menegaskan bahwa pengiriman ini diharapkan semakin meningkatkan kesiapan personel dan perlengkapan taktis di wilayah Sumut.
    “Dengan distribusi bertahap ini, kami ingin memastikan seluruh unit mendapatkan dukungan logistik yang memadai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.