Kategori: BERITA

  • Danlanal Dabo Singkep Hadiri Ceramah Agama Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    Danlanal Dabo Singkep Hadiri Ceramah Agama Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    Palapanews.asia TNI AL, Lingga,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr., Opsla., menghadiri Ceramah Agama dalam rangka Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Muhammad Nizar, MA, bertempat di Masjid Az-Zulfa, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (15/01/2026).

    Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta para Pelajar dan Santri se-Kecamatan Singkep.

    Dalam ceramahnya, Al-Ustadz H. Muhammad Nizar, MA., menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, namun merupakan momentum refleksi spiritual yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peringatan Isra Mi’raj diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lingga ditengah pelaksanaan pembangunan daerah.

    Sementara itu, Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan sarana muhasabah diri bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut.

    “Peringatan Isra Mi’raj ini mengajarkan kepada kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian, baik sebagai prajurit, aparatur negara, maupun sebagai masyarakat,” ujar Danlanal Dabo Singkep.

    Lebih lanjut, Danlanal Dabo Singkep menegaskan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan antar umat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan keamanan dan stabilitas wilayah.

    “TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Dabo Singkep, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lingga,” tambahnya.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wakil Bupati Lingga H. Ir. Novrizal, Danpuslatpur Marinir 09 Dabo Singkep Letkol Marinir Ricky Sandro, Kajari Lingga yang diwakili Kasubbagbin Berly Roseno, S.H., Kapolsek Dabo AKP Zainur, Ketua PCNU Kabupaten Lingga Ustadz H. Muhammad Nizar, MA., Ketua PHBI Kecamatan Singkep Ardiansyah, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Drs. Azmi, Plh. Camat Singkep Agustiar, S.E., Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta siswa-siswi dan santri-santriwati se-Kecamatan Singkep.

    Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, dengan harapan nilai-nilai Isra Mi’raj dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang religius, harmonis, dan bermartabat di Kabupaten Lingga.

    (Pen Lanal Dabo Singkep)

  • Danlanal Dabo Singkep Pimpin Upacara Hari Dharma Samudera dan Tabur Bunga

    Danlanal Dabo Singkep Pimpin Upacara Hari Dharma Samudera dan Tabur Bunga

    Palapanews.asia TNI AL, Lingga,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr., Opsla., memimpin Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Tabur Bunga, bertempat di Pelabuhan Umum Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (15/1/2026).

    Upacara tersebut diikuti oleh Personel Lanal Dabo Singkep yang tergabung dalam satu Pleton Perwira Pertama (Pama), satu Pleton Bintara, satu Pleton Tamtama, serta satu Pleton Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    Dalam amanatnya, Danlanal Dabo Singkep mengingatkan kembali peristiwa heroik Pertempuran Laut Arafura pada 15 Januari 1962, yang menjadi tonggak sejarah perjuangan TNI Angkatan Laut dalam mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia. Pertempuran tersebut ditandai dengan semangat juang Komodor Yos Sudarso bersama prajurit KRI Matjan Tutul dalam menghadang armada kapal perang Belanda.

    Menurut Danlanal Dabo Singkep, semangat rela berkorban dan pantang menyerah para pahlawan samudera harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit Jalasena dalam menghadapi tantangan tugas masa kini dan masa depan.

    “Peringatan Hari Dharma Samudera harus menjadi momentum refleksi diri untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan samudera, seperti sikap ksatria, patriotisme, dan pengabdian tanpa batas demi menjaga kedaulatan NKRI di laut,” tegasnya.

    Upacara diakhiri dengan kegiatan tabur bunga di laut sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pahlawan laut yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara.

    (Pen Lanal Dabo Singkep)

  • Danlanal Bintan Hadiri Kenduri Merohom Bukit Batu, Jaga Tradisi dan Budaya Bangsa Sebagai Fondasi Pertahanan

    Danlanal Bintan Hadiri Kenduri Merohom Bukit Batu, Jaga Tradisi dan Budaya Bangsa Sebagai Fondasi Pertahanan

    Palapanews.asia TNI AL, Bintan,- Dalam rangka melestarikan tradisi budaya lokal dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Komandan Lanal Bintan Letkol Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, MPM., mewakili Dankodaeral IV, hadir dalam acara Kenduri Merohom Bukit Batu Bintan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan di Komplek Makam Bukit Batu Cagar Budaya, Desa Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Jumat (16/01/2026).

    Kenduri Merohom merupakan tradisi ziarah tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 27 Rajab, bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj. Acara ini berlangsung di Kompleks Makam yang memiliki sejarah panjang dan dilindungi oleh pemerintah, dengan beberapa makam diperkirakan berasal dari abad ke-12, serta telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kemendikbudristek RI.

    Dalam acara tersebut, masyarakat membawa nasi kuning, telur, dan bunga warna-warni sebagai bentuk penghormatan, disertai doa bersama untuk keberkahan serta keselamatan. Kehadiran Komandan Lanal Bintan menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga konsistensi nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari karakter bangsa.

    Pemangku Adat Melayu Bintan Dato’ H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd.I., menegaskan bahwa ziarah makam adalah sunnah Nabi dan menjadi pengingat akan kematian serta penghormatan kepada leluhur. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas pengakuan nasional terhadap tradisi ini, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan karakter dan identitas daerah menuju Bintan yang religius, berbudaya, dan berjaya.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi TNI AL dalam menunjukkan nilai konsistensi, kebersamaan, dan keberpihakan terhadap budaya dan tradisi masyarakat, sebagai bagian dari tugas menjaga kedaulatan NKRI secara utuh, baik secara fisik maupun spiritual.

    (Pen Lanal Bintan)

  • Lanal Bengkulu Gelar Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

    Lanal Bengkulu Gelar Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera

    Palapanews.asia TNI AL, Bengkulu,- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu menggelar Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan laut yang telah gugur dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mako Lanal Bengkulu, Kamis (15/1/2026).

    Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin oleh Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Nurwahidin, SH., M.Tr.Opsla., selaku Inspektur Upacara.

    Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E.,M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa Peringatan Hari Dharma Samudera merupakan momentum untuk mengenang para pahlawan samudera yang telah mendharma bhaktikan hidupnya demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini

    Pada peringatan hari Dharma Samudera kali ini, kita mengingat kembali peristiwa heroik dalam sejarah perjalanan TNI Angkatan Laut, dimana perjuangan para pahlawan jalasena enam puluh empat tahun silam, tepatnya pada tanggal 15 Januari 1962 di laut Arafuru, telah menjadi saksi bisu pengorbanan perjuangan para pahlawan laut Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan menghadapi penjajah. Ditandai dengan seruan semangat rela berkorban dan pantang menyerah oleh Komodor Yos Sudarso “Kobarkan Semangat Pertempuran” mengiringi perlawanan tampa lelah Kapal Perang RI Matjan Tutul menghadang Armada kapal perang Belanda

    Peringatan Hari Dharma Samudera di Lanal Bengkulu ini diharapkan dapat memperkokoh jiwa korsa, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan semangat pengabdian prajurit TNI AL dalam mendukung terwujudnya TNI Angkatan Laut yang modern, tangguh, dan berdaya gentar.

    (Pen Lanal Bengkulu)

  • Lanal Bintan Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj, Tekankan Penguatan Iman dan Spiritualitas Dalam Menjaga Kedaulatan Maritim

    Lanal Bintan Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj, Tekankan Penguatan Iman dan Spiritualitas Dalam Menjaga Kedaulatan Maritim

    Palapanews.asia.TNI AL, Bintan,- Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2026, Komandan Pos TNI AL (Posal) Kijang Lettu Laut (P) Ainur Rafik, mewakili Komandan Lanal Bintan turut hadir dalam acara yang digelar di Masjid Nurul Mubin Kolong Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Kamis (15/01/2026).

    Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Bintan dan jajaran Forkopimda ini mengusung tema “Hikmah Isra’ Mi’raj Sebagai Landasan Penguatan Iman dan Taqwa Menuju Bintan yang Religius, Maju, dan Sejahtera”, serta menghadirkan penceramah ternama, Ustadz Drs. H. Raja Sofyan.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara juga dirangkai dengan penyerahan Paket Sembako bagi Fakir Miskin oleh Baznas Kabupaten Bintan, serta santunan anak yatim dari program sosial Baznas.

    Kehadiran Lanal Bintan dalam acara ini menegaskan komitmen institusi militer dalam mendukung nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta penguatan iman sebagai fondasi spiritual dalam menjalankan tugas mulia menjaga kedaulatan wilayah negara.

    (Pen Lanal Bintan)

  • Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda Jadi Saudara Kembar di Film Sebelum Dijemput Nenek

    Dodit Mulyanto dan Angga Yunanda Jadi Saudara Kembar di Film Sebelum Dijemput Nenek

    Palapanews.Asia, Jakarta – Film horor-komedi terbaru produksi Rapi Films berjudul Sebelum Dijemput Nenek siap menyapa penonton bioskop Indonesia mulai 22 Januari 2026. Disutradarai oleh pendatang baru Fajar Martha Santosa, film ini menjanjikan perpaduan teror mitos lokal dengan komedi karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    Antusiasme publik kian terasa sejak trailer resminya dirilis. Media sosial dipenuhi komentar warganet yang menyebut film ini terlihat “lucu tapi tetap bikin tegang”. Tak sedikit pula yang membandingkan nuansa horor-komedinya dengan film-film Thailand yang dikenal piawai meramu humor dan ketegangan secara seimbang.

    Salah satu sorotan utama datang dari duet tak terduga Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto yang berperan sebagai saudara kembar, Hestu dan Akbar. Penampilan keduanya langsung memunculkan isu “kembar Dodit-Angga” di kalangan warganet. Banyak yang menilai keduanya tampak semakin mirip di layar, bahkan melahirkan julukan-julukan unik seperti “Dodit Yunanda” hingga menyandingkan Dodit dengan aktor Thailand Mario Maurer versi lokal.

    Perbedaan karakter justru menjadi kekuatan utama cerita. Hestu digambarkan dingin, tertutup, dan memendam amarah, sementara Akbar tampil polos, lugu, dan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan sang Nenek. Dinamika kontras inilah yang memunculkan komedi alami di tengah teror arwah yang membayangi mereka selama tujuh hari.

    Angga Yunanda mengaku antusias menjajal genre horor-komedi untuk pertama kalinya.

    “Begitu ditawari film ini, aku langsung tertarik karena ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Di sini aku bisa serius, bisa tegang, tapi juga harus lucu. Respons penonton yang bilang film ini seru dan lucu bikin aku makin nggak sabar menunggu penonton nonton langsung di bioskop,” kata Angga.

    Dodit Mulyanto menambahkan bahwa benturan karakter menjadi sumber humor utama film ini.

    “Yang paling seru justru saat karakter kami saling bertabrakan. Hestu itu serius dan kaku, Akbar santai dan apa adanya. Dari situ komedinya muncul tanpa harus dipaksakan. Humornya hidup karena situasinya dekat dengan keseharian,” ujar Dodit.

    Sutradara Fajar Martha Santosa menjelaskan bahwa sejak awal ia memang ingin horor dan komedi berjalan beriringan.

    “Ketegangan tetap kami bangun, tapi karakter-karakternya memberi ruang untuk tertawa. Dodit dan Angga punya warna yang sangat kontras, dan kontras itu membuat ceritanya terasa lebih manusiawi dan menghibur,” ungkap Fajar.

    Selain duo pemeran utama, Sebelum Dijemput Nenek juga diperkuat oleh deretan pemain pendukung seperti Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian. Sejumlah cameo yang ramai dibicarakan, termasuk Eri Pras dan Tante Ernie, turut menambah kejutan dan warna komedi. Menurut tim produksi, kehadiran cameo dipilih secara selektif agar tetap menyatu dengan cerita, bukan sekadar pemanis.

    Produser Sunil Samtani menegaskan film ini menjadi bagian dari komitmen Rapi Films dalam mengembangkan horor-komedi berbasis budaya lokal.

    “Film ini memadukan mitos kematian, konflik keluarga, dan komedi karakter dalam satu cerita yang utuh. Selain itu, Sebelum Dijemput Nenek juga menjadi debut penyutradaraan Fajar Martha Santosa, sejalan dengan komitmen kami memberi ruang bagi talenta baru,” jelas Sunil.

    Ia berharap penonton mendapatkan pengalaman menonton yang lengkap.

    “Harapannya, penonton bisa tertawa, tegang, lalu tertawa lagi, dan pulang dari bioskop dengan perasaan terhibur,” tambahnya.

    Dengan respons positif sejak trailer dirilis, dinamika unik Dodit–Angga, serta kejutan cameo yang disiapkan, Sebelum Dijemput Nenek digadang-gadang menjadi salah satu film horor-komedi paling dinantikan di awal 2026.

     

     

  • Sally Giovanny Ajak Pemerintah Jadi Support System Kreativitas Anak Muda

    Sally Giovanny Ajak Pemerintah Jadi Support System Kreativitas Anak Muda

    Jakarta, 15 Juni 2026 — Owner Batik Trusmi, Sally Giovanny, menegaskan pentingnya kolaborasi antara entrepreneurship dan filantropi sebagai motor penggerak pemberdayaan generasi muda dalam acara Indonesia Humanitarian Summit: Empowerment to The Next Level yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Nusantara TV, bertempat di Nusantara TV Tower, Jakarta, Senin (15/6).

    Dalam sesi diskusi, Sally menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan menjadi narasumber dalam forum kemanusiaan yang dinilainya sangat bermanfaat dan relevan dengan tantangan masa kini.

    “Hari ini saya sangat bersyukur bisa berbagi di acara yang luar biasa. Kita berdiskusi tentang bagaimana hubungan erat antara entrepreneurship dan filantropi, serta bagaimana keduanya bisa berjalan beriringan untuk menciptakan dampak yang luas,” ujar Sally Giovanny.

    Sally menekankan bahwa filantropi tidak semata-mata soal donasi atau uang, melainkan tentang dedikasi, ide, waktu, dan pikiran. Menurutnya, anak muda memiliki potensi besar, kreativitas tinggi, dan gagasan segar yang perlu didorong untuk berani mengambil peran sejak dini.

    “Banyak anak muda sebenarnya punya kreativitas luar biasa, tapi sering kali kurang percaya diri dan merasa tidak punya apa-apa. Padahal filantropi itu bukan hanya soal uang, tapi soal kontribusi apa pun yang bisa kita lakukan. Intinya, jangan menunda kebaikan—ambil aksi sekarang,” tegasnya.

    Sally juga berharap pemerintah dapat berperan lebih sebagai support system bagi generasi muda dengan mempermudah akses, memfasilitasi ide-ide kreatif, serta mendukung kegiatan positif agar berjalan tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat. Ia menilai, visi Indonesia Emas hanya dapat terwujud jika anak muda diberi ruang untuk tumbuh dan berkontribusi secara nyata.

    Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Sally turut memaparkan komitmen Batik Trusmi dalam pelestarian budaya melalui rencana pendirian Batik University. Program ini bertujuan mencetak regenerasi pembatik dan pengrajin batik agar warisan budaya bangsa tidak terputus.

    “Bisnis batik bukan hanya soal profit, tapi tentang pemberdayaan masyarakat dan tanggung jawab melestarikan budaya. Kami ingin batik diminati generasi muda, sehingga regenerasi pengrajin terjaga dan budaya kita tidak hilang,” ungkapnya.

    Melalui forum ini, Sally Giovanny berharap semakin banyak anak muda yang tergerak untuk berkolaborasi dalam bidang kewirausahaan dan filantropi demi menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi Indonesia.

  • TNI AL Gagalkan Ratusan Ekor Babi Ilegal di Perairan Nias Utara

    TNI AL Gagalkan Ratusan Ekor Babi Ilegal di Perairan Nias Utara

    Palapanews.asia TNI AL, Nias, 15 Januari 2026,- TNI AL kembali menunjukkan komitmennya menjaga kedaulatan perairan nusantara. Kali ini, Tim Patroli Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias berhasil menggagalkan upaya pelanggaran hukum di laut dengan menangkap dua unit kapal tanpa nama yang mengangkut ratusan ekor babi tanpa dilengkapi dokumen resmi kekarantinaan di Perairan Nias Utara, Kamis dini hari (15/1/2026).

    Dari hasil pemeriksaan awal, kapal pertama dinakhodai oleh oknum berinisial NT dengan 6 orang anak buah kapal (ABK) dan memuat 108 ekor babi. Sementara kapal kedua dinakhodai oleh oknum berinisial PT dengan jumlah ABK yang sama serta membawa 119 ekor babi. Kedua kapal diketahui tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) maupun dokumen kapal, dokumen awak kapal, dan dokumen muatan yang sah.

    Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Lexy Efraim Dumais menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit hewan melalui lalu lintas ternak ilegal antar wilayah. Seluruh barang bukti beserta kedua kapal telah diamankan dan dikawal menuju Lanal Nias untuk proses hukum lebih lanjut.

    Atas perbuatannya, para pelaku diduga melanggar Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, khususnya Pasal 88 huruf a dan c jo Pasal 35 ayat (1) huruf a dan c, dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun dan denda maksimal 2 miliar rupiah. Selain itu, pelaku juga disangkakan melanggar Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1), terkait pelayaran tanpa SPB yang dikeluarkan oleh Syahbandar, dengan ancaman pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal 600 juta rupiah.

    TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan yurisdiksi nasional guna menegakkan hukum di laut, melindungi kepentingan nasional, serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

    (Pen Lanal Nias)

  • Lanal Simeulue Laksanakan Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera Untuk Mengenang Nilai-Nilai Patriotisme Pertempuran Laut Aru

    Lanal Simeulue Laksanakan Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera Untuk Mengenang Nilai-Nilai Patriotisme Pertempuran Laut Aru

    Palapanews.asia TNI AL, Simeulue,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Simeulue Letkol Laut (P) Wisnu Pryangga N., S.T., M.Tr.Opsla., memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mako Lanal Simeulue, Kamis (15/1/2026).

    Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS Lanal Simeulue sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan TNI Angkatan Laut yang telah gugur dalam Pertempuran Laut Aru pada tanggal 15 Januari 1962. Momentum Hari Dharma Samudera merupakan momentum untuk mengenang kembali nilai-nilai dari semangat juang, pengorbanan, serta dedikasi para pahlawan matra laut dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Dalam upacara tersebut, Danlanal Simeulue membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr. Opsla., yang menyampaikan bahwa melalui Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera ini agar seluruh Prajurit Jalasena menjadikannya sebagai sebuah momentum untuk membangun TNI Angkatan Laut menjadi kekuatan pertahanan negara di laut yang kuat, profesional, dan memiliki deterrent effect yang tinggi, serta dicintai oleh rakyat dan bangsa Indonesia.

    Upacara peringatan Hari Dharma Samudera ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jiwa korsa, profesionalisme, serta komitmen Prajurit Lanal Simeulue dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan pertahanan laut Indonesia.

    (Pen Lanal Simeulue)

  • Sidang ke 6 PN Samarinda Dua Saksi Hadir.

    Sidang ke 6 PN Samarinda Dua Saksi Hadir.

    –PALAPANEWS.ASIA/Wp–                              Kaltim, 14 Januari 2026 – Dua saksi dari pihak lawan I Nyoman Susiana dihadirkan dalam persidangan ke-6 di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda hari ini. Kehadiran kedua saksi tersebut menjadi bagian penting dari agenda pemeriksaan lanjutan dalam perkara yang tengah berjalan. Majelis hakim membuka sidang dengan mempersilakan jaksa penuntut umum untuk melanjutkan rangkaian pembuktian melalui pemeriksaan saksi.

    Saksi pertama Perwakilan dari kecamatan memberikan keterangan terkait hubungan para pihak dan sejumlah peristiwa yang menurutnya berkaitan langsung dengan perkara tersebut. Dalam keterangannya, saksi menegaskan bahwa ia mengetahui beberapa kejadian penting melalui pengalaman pribadi maupun informasi yang diterimanya pada saat peristiwa berlangsung. Jaksa penuntut umum berupaya menggali detail dari setiap pernyataan untuk memperkuat dakwaan.

    Saksi kedua R warga setempat lebih berfokus pada kondisi lapangan serta situasi yang ia lihat selama keterlibatannya dalam perkara tersebut. Saat memberikan pernyataan, saksi tampak berhati-hati dan beberapa kali diminta majelis hakim untuk memperjelas waktu, lokasi, serta kronologi kejadian yang dipaparkannya. Penjelasan saksi dianggap penting untuk melengkapi konstruksi peristiwa sebagaimana didakwakan.

    Kuasa hukum I Nyoman Susiana Rustani SH. MH. Dan Rahman D Nugroho SH. kemudian melakukan pemeriksaan silang terhadap kedua saksi tersebut. Tim pembela mempertanyakan sejumlah poin kesaksian yang dinilai kurang konsisten atau tidak berkaitan langsung dengan inti perkara. Upaya ini dimaksudkan untuk menggugurkan bagian tertentu dari keterangan saksi yang dianggap melemahkan posisi terdakwa.

    Selama persidangan berlangsung, I Nyoman Susiana tampak tenang mengikuti jalannya sidang. Pihak kuasa hukum Rustani SH. MH. Dan Rahman D Nugroho SH. menilai bahwa keterangan dua saksi yang dihadirkan hari ini belum memberikan gambaran objektif tentang perkara secara keseluruhan. Mereka menyatakan optimis bahwa kesempatan pembuktian di persidangan berikutnya akan memberikan ruang untuk menghadirkan fakta yang lebih berimbang.

    Jaksa penuntut umum menyatakan bahwa pemanggilan dua saksi hari ini merupakan bagian dari tahapan pembuktian yang masih terus berjalan. Pihak JPU tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan saksi tambahan apabila diperlukan untuk memperkuat unsur-unsur dakwaan. Majelis hakim menyampaikan bahwa semua keterangan yang masuk akan ditelaah secara menyeluruh sebelum mempertimbangkan putusan.

    Harapan selanjutnya kami dari kuasa hukum I Nyoman Sudiana, Rustani SH. MH. Dan Rahman D Nugroho Persidangan ke-6 ini ditutup dengan penetapan agenda sidang selanjutnya, yang rencananya tanggal 19 Januari 2026 akan memeriksa saksi tambahan dari pihak penuntut umum. Majelis hakim mengimbau seluruh pihak untuk mempersiapkan diri dan hadir tepat waktu demi kelancaran jalannya proses hukum. Dengan demikian, perkara yang menimpa I Nyoman Susiana masih akan berlanjut pada agenda pemeriksaan berikutnya tanggal 19 Januari 2026 di PN Samarinda.

    ( Wijaya )