Kategori: BERITA

  • Jum’at Berkah BRI Peduli: BO Ampera Sambangi Driver Ojol dan Pedagang Keliling

    Jum’at Berkah BRI Peduli: BO Ampera Sambangi Driver Ojol dan Pedagang Keliling

    PALAPANEWS – Jakarta, – Kantor Cabang BRI Ampera (Branch Office/BO Ampera) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melaksanakan kegiatan rutin “Jum’at Berkah”. Kegiatan berbagi ini sukses dilaksanakan pada Jum’at, 5 Desember 2025, bertempat di area sekitar kantor Cabang BRI Ampera.

    Kegiatan “Jum’at Berkah” kali ini secara khusus menyasar para pekerja harian dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Jalan Ampera. Sasaran utama penyaluran bantuan makanan dan minuman ini meliputi : para driver ojek online (ojol) yang sedang menunggu atau melintas, Pedagang keliling atau Usaha Mikro Kecil (UMK) di sekitar kantor dan masyarakat umum yang melintas di depan kantor cabang.
    Antusiasme dari penerima bantuan terlihat jelas, memberikan semangat positif bagi seluruh jajaran pegawai BRI BO Ampera yang terlibat dalam kegiatan berbagi ini.

    Kurniawan Dwi Saputra, Branch Office Head BRI Ampera, menyampaikan pesan dan harapannya mengenai kegiatan positif dan inisiatif sosial ini.

    “Kegiatan ‘Jum’at Berkah’ ini adalah wujud nyata komitmen BRI sebagai bagian integral dari masyarakat. Kami ingin kehadiran BRI tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kurniawan Dwi Saputra, Jum’at (5/12).

    Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam aksi sosial.
    “Kami bersyukur dapat kembali rutin melaksanakan kegiatan ini. Semoga apa yang kami berikan, meskipun sederhana, dapat menjadi berkah dan penyemangat bagi para driver ojol, pedagang keliling, dan masyarakat sekitar yang telah berjuang mencari nafkah di hari itu. Ini adalah cara kami untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan berbagi kebahagiaan di hari yang mulia,” tambahnya.

    Ia menambahkan, kegiatan “Jum’at Berkah” menjadi agenda rutin BRI BO Ampera sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) internal.

    ” Tujuannya adalah memperkuat tali silaturahmi dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar kantor cabang. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial dalam ekosistem bisnis,” pungkasnya.

  • BRI Bogor Pajajaran Gelar Jumat Berkah, Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Warga dan Panti Asuhan

    BRI Bogor Pajajaran Gelar Jumat Berkah, Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Warga dan Panti Asuhan

    Palapanews.asia Bogor, – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Bogor Pajajaran kembali melaksanakan program sosial rutin Jumat Berkah pada Jumat, 5 Desember 2025.
    Kegiatan berbagi kepada sesama ini diwujudkan melalui pembagian paket makanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sepanjang jalan nasional Kota Bogor serta sejumlah panti asuhan di wilayah tersebut.

    Dalam pelaksanaannya, para karyawan BRI Bogor Pajajaran turun langsung ke lapangan menyambangi sejumlah titik keramaian. Masyarakat yang menerima paket makanan menyambut pembagian tersebut dengan penuh antusiasme.
    Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan.
    “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

    Selain menyasar pengguna jalan, tim BRI juga mengunjungi beberapa panti asuhan di Kota Bogor untuk menyerahkan paket makanan kepada anak-anak yatim.

    Interaksi hangat antara para karyawan dan para penghuni panti menghadirkan suasana penuh keakraban.

    Hendra menjelaskan bahwa Jumat Berkah telah menjadi agenda sosial yang konsisten dijalankan oleh BRI Bogor Pajajaran.

    “Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

    Ia berharap kegiatan sosial ini dapat terus diperluas agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

    “Kami ingin kehadiran BRI tidak hanya sebagai institusi perbankan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap berbagi,” tutur Hendra.

    BRI Bogor Pajajaran berharap kegiatan positif tersebut dapat memperkuat nilai-nilai sosial sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbuat kebaikan, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

  • BRI Region 7 Jakarta 2 Gelar Pengajian Bersama

    BRI Region 7 Jakarta 2 Gelar Pengajian Bersama

    Palapanews.asia Jakarta, 7 Desember 2025 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 7 Jakarta 2 menggelar Kegiatan Pengajian Bersama dengan tema “Mengubah Cobaan Menjadi Pahala” yang berlangsung di Masjid At Taqwa, Menara Bripens, Jakarta, pada Minggu (7/12/2025).

    Kegiatan pengajian bulanan ini diikuti oleh seluruh pekerja dan jajaran manajemen BRI Region 7 Jakarta 2 sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta pembentukan karakter insan BRI di tengah dinamika dan tantangan pekerjaan.

    Pengajian tersebut menghadirkan Ustadz Muhammad Andri SMS, MA sebagai penceramah, yang menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya memaknai setiap cobaan sebagai sarana peningkatan keimanan dan ladang pahala, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

    RCEO BRI Region 7 Jakarta 2, Bapak Suyitno, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan mental dan spiritual bagi seluruh insan BRI.

    “Melalui pengajian bulanan ini, kami berharap seluruh pekerja BRI Region 7 Jakarta 2 dapat terus menjaga keseimbangan antara kinerja profesional dan nilai-nilai spiritual, sehingga setiap tantangan yang dihadapi dapat dimaknai secara positif dan membawa keberkahan,” ujar Suyitno.

    BRI Region 7 Jakarta 2 berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan internal yang tidak hanya mendorong kinerja bisnis, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, integritas, dan kebersamaan.

  • Bank BRI Bersama DJKN Wilayah Jakarta Gelar Kegiatan Lelang Brilian 130

    Bank BRI Bersama DJKN Wilayah Jakarta Gelar Kegiatan Lelang Brilian 130

    Palapanews.asia Jakarta, Desember 2025 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Wilayah Jakarta menggelar Kegiatan Lelang Brilian 130 yang dilaksanakan di Kantor DJKN Jakarta pada periode November hingga Desember 2025.

    Kegiatan Lelang Brilian 130 merupakan bentuk sinergi antara BRI dan DJKN dalam mendukung optimalisasi pengelolaan aset negara serta memperluas literasi dan partisipasi masyarakat terhadap mekanisme lelang resmi yang transparan dan akuntabel.

    Acara ini dihadiri oleh Kepala DJKN DKI Jakarta, Bapak Dodok Dwi Handoko, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis dengan BRI dalam mendorong pemanfaatan lelang sebagai instrumen pengelolaan aset yang kredibel. Turut hadir pula RCEO BRI Region 7 Jakarta 2, Bapak Suyitno, sebagai perwakilan dari BRI Region 7 Jakarta 2.

    RCEO BRI Region 7 Jakarta 2, Suyitno, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung tata kelola aset yang transparan serta memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah.

    “Melalui Kegiatan Lelang Brilian 130 ini, BRI berkomitmen untuk terus mendukung proses lelang yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi dengan DJKN menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap lelang resmi sekaligus mendorong optimalisasi aset,” ujar Suyitno.

    Sementara itu, Kepala DJKN DKI Jakarta Dodok Dwi Handoko menegaskan pentingnya kolaborasi dengan perbankan dalam mendukung pelaksanaan lelang negara yang profesional dan terpercaya.

    Kegiatan Lelang Brilian 130 diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap mekanisme lelang negara, sekaligus memperkuat peran BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung tata kelola keuangan dan aset negara yang baik.

  • Lepas Sambut MBM BO Tangerang Merdeka, Bapak Sakdanur Resmi Mutasi Menjabat MBM BO Labuan

    Lepas Sambut MBM BO Tangerang Merdeka, Bapak Sakdanur Resmi Mutasi Menjabat MBM BO Labuan

    Palapanews.asia Tangerang, — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Tangerang Merdeka menggelar kegiatan lepas sambut Micro Business Manager (MBM) sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penguatan kepemimpinan di lingkungan BRI. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sakdanur resmi dimutasi untuk mengemban amanah baru sebagai MBM BO Labuan.

    Kegiatan lepas sambut ini dihadiri oleh jajaran manajemen, para supervisor, serta insan BRILiaN di lingkungan BO Tangerang Merdeka. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjabat di BO Tangerang Merdeka.

    Pemimpin Cabang BRI Kanca Tangerang Merdeka, Denny Setiawan, menyampaikan bahwa mutasi merupakan bagian dari strategi pengembangan organisasi dan sumber daya manusia di BRI.

    “Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi sebagai upaya pengembangan kompetensi dan penyegaran kepemimpinan. Kami mengapresiasi kontribusi Bapak Sakdanur selama bertugas di BO Tangerang Merdeka dan berharap beliau dapat terus memberikan kinerja terbaik di amanah yang baru sebagai MBM BO Labuan,” ujar Denny Setiawan.

    Ia juga menambahkan bahwa peran MBM sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan bisnis mikro serta menjaga kualitas penyaluran kredit yang sehat dan berkelanjutan.

    “BRI terus berkomitmen menyiapkan pemimpin-pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan bisnis, khususnya di segmen mikro yang menjadi core business BRI,” tambahnya.

  • Bangun Budaya Kolaboratif, Forum FOMO BRI Jadi Ajang Tukar Inovasi Antar Supervisor Unit

    Bangun Budaya Kolaboratif, Forum FOMO BRI Jadi Ajang Tukar Inovasi Antar Supervisor Unit

    Palapanews.asia Tangerang, — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang (Kanca) Tangerang Merdeka terus mendorong penguatan budaya kolaboratif di lingkungan kerja. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum FOMO (Forum of Management Office) yang menjadi wadah diskusi dan pertukaran inovasi antar Supervisor Unit.

    Kegiatan Forum FOMO ini diikuti oleh para Supervisor Unit di wilayah kerja BRI Kanca Tangerang Merdeka dan menjadi ajang untuk berbagi praktik terbaik (best practice), ide-ide inovatif, serta solusi atas berbagai tantangan operasional di lapangan.

    Pemimpin Cabang BRI Kanca Tangerang Merdeka, Denny Setiawan, mengatakan bahwa Forum FOMO merupakan sarana strategis untuk memperkuat sinergi antar unit kerja sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan di level supervisor.

    “Melalui Forum FOMO, kami ingin membangun budaya kolaboratif yang kuat, di mana setiap supervisor dapat saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi untuk meningkatkan kinerja unit serta kualitas layanan kepada nasabah,” ujar Denny Setiawan.

    Ia menambahkan, forum ini juga menjadi ruang pembelajaran bersama agar setiap unit dapat beradaptasi dengan dinamika bisnis perbankan yang terus berkembang, sekaligus menyelaraskan implementasi kebijakan dan strategi BRI di tingkat operasional.

    “Kolaborasi dan inovasi adalah kunci dalam menjaga daya saing BRI. Dengan forum ini, kami berharap lahir ide-ide segar yang dapat diimplementasikan secara nyata di unit kerja masing-masing,” tambahnya.

    BRI Kanca Tangerang Merdeka berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan SDM yang berkelanjutan, sejalan dengan transformasi budaya dan penguatan nilai-nilai AKHLAK, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap aktivitas bisnis.

  • Pemimpin Cabang BRI Kanca Merdeka Denny Setiawan Bertemu Nasabah Prioritas PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura

    Pemimpin Cabang BRI Kanca Merdeka Denny Setiawan Bertemu Nasabah Prioritas PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura

    Palapanews.asia Tangerang, 19/01/2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang (Kanca) Tangerang Merdeka terus memperkuat hubungan strategis dengan nasabah prioritas. Hal tersebut diwujudkan melalui pertemuan langsung antara Pemimpin Cabang BRI Kanca Merdeka, Denny Setiawan, dengan nasabah prioritas PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura.

    Pertemuan tersebut berlangsung di Tangerang dan menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memberikan layanan prima, khususnya kepada nasabah korporasi dan bisnis, melalui komunikasi yang intensif dan berkelanjutan.

    Dalam pertemuan tersebut, BRI dan nasabah membahas berbagai hal terkait kerja sama perbankan, kebutuhan layanan finansial, serta peluang pengembangan bisnis ke depan. Dialog dilakukan secara terbuka untuk memastikan solusi perbankan yang diberikan BRI selaras dengan kebutuhan dan rencana usaha nasabah.

    “BRI senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan nasabah prioritas melalui pendekatan personal dan komunikasi yang aktif. Pertemuan ini menjadi sarana bagi kami untuk memahami kebutuhan bisnis nasabah secara lebih komprehensif,” ujar Denny Setiawan, Pemimpin Cabang BRI Kanca Merdeka.

    Ia menambahkan, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang adaptif dan bernilai tambah, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha nasabah secara berkelanjutan.

    “Melalui sinergi dan kepercayaan yang terjalin dengan baik, kami berharap kerja sama antara BRI dan PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

    Dalam menjalankan operasional bisnisnya, BRI senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) sebagai landasan dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

  • Pengamat Kritik Kelangkaan Blangko e-KTP, Bupati Bogor Diminta Turun Tangan

    Pengamat Kritik Kelangkaan Blangko e-KTP, Bupati Bogor Diminta Turun Tangan

    PALAPANEWS.ASIA, KABUAPTEN BOGOR –

    22 Januari 2026 — Isu kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di sejumlah daerah pada awal 2026 menjadi sorotan pengamat kebijakan publik. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat pelayanan administrasi kependudukan dan merugikan masyarakat.

    Pengamat Kebijakan Publik, Edi Prastio, S.H., M.H., CPLA, yang juga Ketua Umum Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI), menyayangkan terjadinya keterlambatan pendistribusian blangko e-KTP oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

    “Selama ini Ditjen Dukcapil Kemendagri selalu menyampaikan bahwa stok blangko aman. Namun fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Di beberapa daerah justru terjadi keterlambatan, bahkan kekosongan blangko,” ujar Edi, Kamis (22/1/2026).

    Berdasarkan pemantauan PADI di Kabupaten Bogor sejak awal Januari hingga sekarang, banyak warga mengeluhkan sulitnya mencetak e-KTP. Petugas di tingkat kecamatan maupun UPT Dukcapil, kata dia, menyampaikan bahwa blangko kosong dan pencetakan dibatasi maksimal sekitar 15 KTP per hari.

    “Dengan kondisi seperti ini, bagaimana mungkin pelayanan prima dalam administrasi kependudukan bisa terwujud?” ucap Edi.

    Ia mempertanyakan titik persoalan yang menyebabkan kelambatan tersebut, apakah berada di tingkat pusat atau di daerah. Menurut dia, permintaan blangko seharusnya dapat diajukan jauh hari sebelum pergantian tahun.

    “Kalau memang ini persoalan daerah, berarti ada masalah dalam perencanaan. Permintaan blangko itu bisa diprediksi. Tidak semestinya masyarakat yang menanggung akibatnya,” kata Edi, yang akrab disapa Bung Pras.

    Edi mendorong Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor. Ia menilai keterlambatan distribusi blangko dari pusat mengindikasikan lemahnya koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

    Selain itu, ia menyoroti kebijakan pencetakan KTP dan dokumen kependudukan yang direncanakan dilakukan di kecamatan. Menurut dia, kebijakan tersebut perlu dievaluasi ulang karena keterbatasan sumber daya manusia di sejumlah kecamatan.

    “Jangan sampai pelimpahan kewenangan tidak diiringi kesiapan SDM dan sarana. Yang terjadi justru penumpukan masalah baru,” ujarnya.

    Secara khusus, Edi menegaskan perlunya evaluasi kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, S.Sos., agar pelayanan administrasi kependudukan dapat kembali berjalan optimal dan hak-hak sipil masyarakat tidak terhambat.

  • JPU Menanyakan kepada Tiga Saksi Dari Terdakwa

    JPU Menanyakan kepada Tiga Saksi Dari Terdakwa

    –PalapaNewa.Asia/wp–              Samarinda, 21 Januari 2026 — Sidang lanjutan perkara pidana dengan terdakwa I Nyoman Sudiana kuasa hukum Rustani SH. MH. Rahman Danan Nugroho dan Pamela Pramidya SH. kembali digelar di Pengadilan Negeri Samarinda pada Rabu (21/1). Agenda persidangan kali ini adalah pemeriksaan tiga orang saksi yang dihadirkan oleh pihak terdakwa.

    Ketiga saksi hadir memenuhi panggilan pengadilan dan memberikan 9( di hadapan majelis hakim secara bergantian. Kehadiran para saksi tersebut bertujuan untuk memperkuat pembelaan terdakwa terhadap dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Dalam keterangannya, para saksi memaparkan fakta-fakta yang menurut mereka berkaitan langsung dengan perkara yang menjerat I Nyoman Sudiana. Beberapa saksi menjelaskan kronologi peristiwa berdasarkan apa yang mereka ketahui dan alami secara langsung.

    Majelis hakim secara aktif menggali keterangan para saksi dengan mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memperjelas hubungan antara keterangan saksi dan pokok perkara. Hakim menekankan pentingnya kejujuran serta konsistensi dalam setiap pernyataan yang disampaikan di persidangan.

    Jaksa Penuntut Umum juga mengajukan pertanyaan kepada para saksi untuk menguji kebenaran dan relevansi keterangan yang disampaikan. Proses tanya jawab berlangsung cukup intens namun tetap dalam suasana tertib dan kondusif.

    Sementara itu, penasihat hukum terdakwa menyatakan bahwa keterangan para saksi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh dan seimbang kepada majelis hakim. Mereka menilai keterangan saksi mendukung posisi terdakwa dalam perkara yang sedang diperiksa.

    Sidang kemudian ditutup oleh majelis hakim dan akan dilanjutkan pada agenda berikutnya tanggal 26 Januari 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Terdakwa I Nyoman Sudiana mengikuti persidangan dengan didampingi tim Rustani SH.MH. Rahman Danan Nugroho SH. Dan Pamela Pramidya SH. penasihat   sementara pengadilan berharap seluruh rangkaian proses dapat berjalan lancar sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    ( Wijaya)

  • Bukan Hanya Penindak – Kapolda Sumbar Hadir Sebagai Solusi dengan Koperasi Tambang Merah Putih

    Bukan Hanya Penindak – Kapolda Sumbar Hadir Sebagai Solusi dengan Koperasi Tambang Merah Putih

    Jakarta || Sejarah baru tercipta di Provinsi Sumatra Barat di bawah kepemimpinan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Di saat praktik Penambangan Tanpa Izin (PETI) selama ini identik dengan perusakan lingkungan dan konflik dengan aparat.

    Kapolda Sumbar justru mengambil langkah yang tidak biasa bukan dengan pendekatan senjata, melainkan pendekatan legalitas dan solusi struktural.

    Nama Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. mendadak menjadi sorotan publik setelah mendorong agar aktivitas PETI tidak semata mata diberantas, tetapi diarahkan menjadi tambang legal melalui skema Koperasi Merah Putih.

    Tujuannya satu menghadirkan negara sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar penindak.

    Langkah ini dinilai sebagai terobosan berani dan progresif, karena menyentuh langsung akar persoalan. kemiskinan, lapangan kerja, dan tata kelola sumber daya alam yang selama ini carut-marut.

    Ketua Umum Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI), Ali Hasan Amrun, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, pendekatan ini adalah sejarah baru dan pertama di Indonesia.

    “Ini langkah yang sangat baik. Faktanya, risiko lingkungan bisa dikontrol jika tambang punya aturan yang jelas. Tidak perlu lagi kucing kucingan dengan aparat. Ini sejarah baru, dan patut diapresiasi,” Ujar Ali Hasan Amrun.

    Ia menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi bukti bahwa Polri bisa hadir sebagai solusi ekonomi sekaligus penjaga ekologi.

    “Ini menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tapi juga bisa menjadi bagian dari solusi pembangunan ekonomi rakyat dan perlindungan lingkungan. Salut untuk Kapolda Sumatra Barat ,” tegasnya.

    Ali Hasan juga menekankan bahwa kolaborasi semua pihak adalah kunci. Negara harus memberi ruang bagi masyarakat untuk bekerja secara legal dan bertanggung jawab, sambil tetap memastikan alam tidak menjadi korban.

    Menurutnya, penambangan yang sehat harus disertai dengan:

    1. Tata kelola yang baik dan transparan.

    2. Kewajiban rehabilitasi pascatambang.

    3. Pengawasan berkelanjutan dan tegas.

    “Penambangan tidak boleh lagi liar. Harus ada aturan, ada tanggung jawab, dan ada komitmen menjaga lingkungan,” Pungkasnya.

    Langkah Kapolda Sumatra Barat ini dinilai sebagai titik balik dalam paradigma penanganan PETI di Indonesia dari pendekatan represif semata menjadi pendekatan solutif, berkeadilan, dan berkelanjutan.