Kategori: APOLEKSOSBUD

  • Pengurus DPW Badan Persaudaraan Antariman (BERANI) DKI Melaksanakan Rapat Perdana*

    Pengurus DPW Badan Persaudaraan Antariman (BERANI) DKI Melaksanakan Rapat Perdana*

    Jakarta,- Palapanews.my.id

    Bertempat di Kantor Sekertariat DPW PKB Jakarta. Pengurus Badan Otonom (Banom) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dilantik pada 18 April 2024 lalu, baru melakukan rapat perdana untuk memperkuat struktur kepengurusan dan membahas Road map juga rencana strategis pengembangan organisasi BERANI. Kamis 20 Juni 2024.

    Turut hadir dalam rapat perdana tersebut Pdt.Rinto Langitan, S.Th, CFP, CBC (Ketua DPW BERANI DKI), Dwi Kurniawan, S.T, didampingi Pengurus Wilayah, dan pengurus Daerah /tingkat Kota se DKI.

    Rapat dibuka dengan Doa lintas Agama untuk Bangsa dan Negara. Sebagai Pemimpin rapat Rinto menegaskan kehadiran BERANI sebagai Banom PKB untuk mengawal visi besar dari Gusdur sebagai Bapak Pluralisme yang menjunjung nilai kemanusiaan di atas segala kepentingan. “BERANI akan menjadi garda terdepan untuk merawat kebhinekaan melalui program-program yang konkrit” pungkasnya

    Pada rapat perdana BERANI DKI mengangkat 3 poin penting sebagai nilai perjuangan bersama : Berani Bekerjasama, Berani Bersuara, dan Berani Berusaha.

    Pengurus BERANI DKI menargetkan akan memperkuat stuktur kepengurusan sampai pada tingkatan Kota, kecamatan, dan RW.

    Selanjutnya Wawan Selaku Sekertari DPW Berani DKI menyampaikan konsolidasi Pilkada DKI “Terkait dengan keputusan Politik di DKI BERANI akan selalu tegak lurus dengan keputusan Partai PKB dan siap menggerakan seluruh simpul-simpul yang ada” tutupnya.

    (*/Maya)

  • Prastio Edi Marsudi Rutin Bantu Sapi Kurban Buat Warga .

    Prastio Edi Marsudi Rutin Bantu Sapi Kurban Buat Warga .

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Peringatan Hari Raya Idul Adha sebagai salah satu Hari Raya Umat Islam, yang diadakan dengan melakukan penyembelihan hewan qurban, baik berupa Sapi, Kerbau maupun Kambing.

    Pada hari raya Idhul Adha 10 Zulhijah 1445 H, tepatnya Senin 17 Juni 2024, di RT 013 RW 005 Kelurahan Serdang Kecamatan Kemayoran, juga melakukan penyembelihan hewan qurban 1 ekor Sapi yang merupakan sumbangan dari H. Prastio Edi Marsudi, SH (Ketua DPRD DKI Jakarta), dan 5 ekor kambing, yang disumbangkan oleh Bapak Ir. Bambang Mardi Rahardjo bin Sonto Rahardjo, Ibu Zeke Sen Sari Binti Tasri, Bapak Huda Salam Bin Sugeng Widodo, Ibu Endah Sulistyani Binti Gitaryanto, dan Bapak Pramudya S Bin Sapto Suprio.

    Panitia kurban diketuai oleh ketua RT 013 Waluyo dan dibantu oleh warga setempat. Semua kegiatan kurban berjalan dengan baik, dihadiri oleh pemilik hewan kurban, kecuali Bapak Prastio Edi Marsudi yang banyak kesibukan. Setelah disembelih daging daging tersebut, dibagikan kepada warga setempat dan pakir miskin. Adapun kurban yang disembelih 1 ekor sapi dan 5 ekor sapi.

    “Semoga kurban ini bermanfaat bagi kita semua dan yang berkorban selalu diberi kesehatan dan dilancarkan usahanya,” Tegas ketua RT 013 Waluyo.

    (Harry A )

  • Nopi Anwar, SH, Apresiasi Kinerja POLDA Jabar dalam Penetapan 2 Tersangka Baru Laka Ciater

    Nopi Anwar, SH, Apresiasi Kinerja POLDA Jabar dalam Penetapan 2 Tersangka Baru Laka Ciater

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Kasus yang menewaskan 11 orang dalam kecelakaan di Ciater, Jawa Barat, memasuki babak baru, setelah tanggal 28 Mei 2024, Polda Jabar merilis penangkapan 2 (dua) tersangka baru, A dan AI.

    Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Wibowo menyebut kedua tersangka tersebut berinisial AI dan A.

    “Kita menetapkan saudara A dan AI sebagai tersangka. Karena patut diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum yaitu dengan sengaja kemungkinan dan kelalaian atau kealpaan,” kata Wibowo dalam keterangan pers, Selasa (28/5/2024).

    Menurut penjelasannya, kedua tersangka baru itu merupakan pihak yang bertanggung jawab secara langsung terkait dengan ketidaklaikan kendaraan bus tersebut.

    “Saudara AI pengusaha sekaligus pemilik bengkel yang merakit atau merubah (dimensi) bus, namun demikian bengkelnya tidak memiliki izin untuk merubah dimensi atau rancang bangun. Sementara saudara A pengelola, orang yang dipercayakan untuk mengoperasionalkan bus tersebut dari saudara AI,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Wibowo pun menjelaskan, peran kedua tersangka dalam kecelakaan bus maut di Subang tersebut.

    Sejalan dengan hal tersebut, Nopi Anwar, SH, Kuasa Hukum dari Sadira, Sopir Bus Freelance, mengapresiasi Kinerja Dirlantas Polda Jawa Barat dan Satlantas Polres Subang atas penetapan 2 tersangka baru tersebut.

    Dalam keterangannya kepada Awak media, Nopi Anwar SH, yang lebih akrab dipanggil dengan sebutan Bang Ryan mengungkapkan,
    “Apa yang telah dilakukan oleh Dirlantas Polda Jawa Barat dan Satlantas Polres Subang dalam menetapkan 2 tersangka baru tersebut, adalah kemajuan yang sangat saya apresiasi, karena bagaimanapun juga, kesalahan yang terjadi di Ciater, tidak bisa dibebankan secara sepihak kepada klien kami, Sadira, yang merupakan sopir freelance dari PO. Trans Putera Fajar,” ujarnya, Rabu, 29 Mei 2024, di bilangan Puri Mall, Jakarta Barat.

    “Ketidaklayakan Bus tersebut untuk beroperasi adalah faktor utama kecelakaan tersebut terjadi, sebagaimana diketahui bahwa Peran 2 tersangka baru tersebut, A berperan sebagai pengelola dan mengoperasikan PO Bus wisata atas kepercayaan tersangka AI. A juga yang menyuruh tersangka S, sopir bus yang terlibat dalam kecelakaan bus maut di Subang untuk membawa atau mengendarai Bus Putera Fajar Wisata yang tak layak jalan. Antara yang bersangkutan (tersangka A) dengan S tidak ada ikatan kerja atau kontrak apapun. tersangka S ini freelance yang mungkin apabila dibutuhkan A akan dihubungi,” ucap Ryan mengutip statement Wibowo, saat melakukan konferensi Pers di Polda Jawa Barat.

    “Belum lagi dengan permasalahan KIR kadaluwarsa dan rem diubah, Fakta yang ditemukan kepolisian itu di antaranya legitimasi administrasi bus, di mana KIR kendaraan sudah tak berlaku atau kedaluwarsa. masa berlaku KIR bus hingga 6 Desember 2023,” tambah Pengacara Muda yang sedang naik daun ini.

    “Hal lainnya adalah perubahan dimensi bus, panjang bus yang diperbolehkan seharusnya 11.650 mm, namun diubah menjadi 12.000 mm atau lebih panjang 350 mm. Sedang lebar yang diperbolehkan yaitu 2.470 mm, namun diubah menjadi 2.500 mm atau menjadi lebih lebar 30 mm. Begitupun dengan tinggi yang seharusnya 3.600 mm diubah jadi 3.850 mm atau menjadi lebih tinggi 250 mm. Perubahan dimensi ini memengaruhi bobot kendaraan yang seharusnya 10.300 kg, karena ada perubahan dimensi bobot menjadi 11.310 kg atau menjadi lebih berat 1.010 kg atau 1 ton lebih,” lanjutnya.

    “Terakhir adalah fakta dimana Bus pernah terbakar sebelumnya pada tanggal 27 April 2024 di KM 88 Cipularang,” tutup Ryan.

  • BPH Migas Ungkap Peran Sektor Migas pada Transisi Energi

    BPH Migas Ungkap Peran Sektor Migas pada Transisi Energi

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Transisi energi menjadi masa peralihan dari pemanfaatan sumber energi fosil menuju sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) dan lebih bersih. Saat ini Pemerintah mulai menerapkan kebijakan untuk pengelolaan energi bersih yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan. Dalam transisi energi, sektor minyak dan gas bumi (migas) masih terus diperlukan.

    Pengembangan sektor energi pada era transisi energi hendaknya bukan dipandang hanya sebagai perubahan dari energi fosil menjadi EBT, melainkan harus memberikan dampak yang besar dan berkelanjutan pada kehidupan.

    Diluncurkannya Enhanced National Determined Contributions (ENDCs) dan peta jalan Net Zero Emission (NZE) bertujuan untuk mengimplementasikan transisi energi bersih dan mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca.

    Hal ini disampaikan Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman, dalam webinar bertajuk Tantangan dan Peluang Industri Minyak dan Gas Bumi di Tengah Transisi Energi, di Jakarta. Sabtu (25/05/2024).

    “Kita harus melihat transisi energi dari perspektif sebagai upaya kita mengurangi emisi gas rumah kaca dan peningkatan nilai tambah, dari nilai tambah rendah ke nilai tambah tinggi. Dari pemahaman eksploitatif menjadi efisiensi penggunaan sumber daya. Sehingga, sumber daya itu dapat dinikmati oleh generasi kita yang akan datang,” tegas Saleh.

    Terkait sektor migas, Saleh mengungkapkan, tren penggunaan minyak dan gas bumi diproyeksikan tetap tinggi seiring dengan kebermanfaatan migas, terutama bagi transportasi dan industri.

    “Dalam bauran energi primer terkini, tren penggunaan energi fosil masih tetap kuat. Di mana sektor ini masih tetap harus dikembangkan dan ditingkatkan karena ini (migas) sebagai sumber penerimaan, sumber investasi, bagian dari kehidupan sehari-hari, dan bagian dari penciptaan lapangan kerja, tentunya dengan upaya yang berkelanjutan,” ungkapnya.

    Pengembangan pemanfaatan migas dalam transisi energi, diwujudkan antara lain melalui penerapan bahan bakar minyak Biodiesel 35% dan Bioetanol dalam produk Pertamax Green 95 yang sudah mulai dipasarkan kepada masyarakat.

    “Untuk gas bumi di Indonesia dengan temuan sumber daya gas yang besar, harus bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin. Tidak hanya untuk industri kimia, tetapi juga untuk sektor transportasi, rumah tangga, dan sektor produktif lainnya,” imbuhnya.

    Ketua Asosiasi Praktisi Hukum Migas dan Energi Terbarukan (APHMET) Didik Sasono Setyadi menyampaikan bahwa peran migas hingga tahun 2050 tidak bisa diabaikan. “BBM tidak mengalami masa sunset, tetapi kita harus menciptakan optimisme bagi semua pihak sehingga industri ini tetap berjalan,” jelasnya.

    Sementara itu, Vice President Corporate Communications PT. Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso juga angkat bicara mengenai pengelolaan energi Indonesia melalui Trilemma Energy, yaitu Ketahanan Energi, Keadilan Energi, dan Energi Keberlanjutan.

    “Strategi kami adalah dengan meningkatkan produksi migas dan kapasitas kilang, meningkatkan produksi LPG dan substitusi jaringan gas, pembangunan infrastruktur gas, implementasi program subsidi tepat, serta inisiatif penurunan emisi gas rumah kaca,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Pakar Ekonomi Indonesia Faisal Basri menggaris bawahi mengenai tata kelola migas di Indonesia. Ia menyarankan agar seluruh pemangku kebijakan dapat mengkaji lebih dalam terkait kebijakan migas ke depan.

  • DPC PPP Jakarta Utara Adakan RAPIMCAB 2024

    DPC PPP Jakarta Utara Adakan RAPIMCAB 2024

    Jakarta Utara, – palapanews.my.id

    Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Jakarta Utara adakan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab). Bertempat di kantor PPP Jl.Beting Raya, No. 9, RT/RW/10/06, Kampung Tugu, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Jum’at 24 Mei 2024.

    Dalam acara tersebut turut hadir perwakilan dari pengurus DPW Daerah Khusus Jakarta diantaranya:
    Ketua Bapillu PPP DKJ Gea Hermansyah, Bayu A, para pengurus harian DPC PPP, para ketua dan Sekretaris PAC dan Ranting PPP se-Jakarta Utara.

    Dalam pembukaan RAPIMCAB, Gea Hermansyah menegaskan kunci utama adalah PPP DKJ untuk bangkit adalah, dengan memutuskan mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memiliki kans terbesar untuk menang.”tegas Gea Hermansyah.

    “Kalau Cagub dan Cawagub yang kita usung menang, maka lebih mudah bagi PPP recovery dan mengembalikan kursi di Pemilu selanjutnya,” kata Gea.

    Selain itu Gea menjelaskan, para kader juga harus tegak lurus kepada DPW dan DPP dalam penetapan Cagub dan Cawagub.”jelas Gea.

    Drs.Junaedi selaku ketua DPC PPP Jakarta Utara memohon ma’af kepada seluruh kader serta pengurus PPP dari mulai Para Pengurus Harian DPC, PAC, Ranting PPP se-Jakarta Utara atas hasil suara PPP Jakarta Utara di Pemilu 2024.

    Untuk itu PPP Jakarta Utara akan melakukan Evaluasi dan Konsolidasi dari mulai PAC sampai tingkat Ranting, serta akan lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan partai di wilayah masing-masing.”tutur Drs. Junaedi.

    Selain program kerja harus kita jalankan, memfungsikan kembali sayap partai PPP itu sangat penting seperti AMK, GPK, GNPI.”tandasnya.

    Persiapan PPP di Pemilukada 2024 , Ketua DPC PPP Jakarta Utara Drs Junaedi menyampaikan beberapa Kriteria Calon Gubernur atau Calon Wakil Gubernur DKJ Jakarta.
    – Di Utamakan berasal dari Kader terbaik PPP
    – ⁠Di harapkan dari Putera Daerah Betawi
    – ⁠Pernah Berpengalaman di Pemerintahan
    Atas dasar Kriteria tersebut kami PPP Jakarta Utara , siap mengusung Bang Syaiful Rahmat Dasuki untuk maju Pemilukada 2024.

    Selanjutnya PPP Jakarta Utara Siap tetap satu Fatsun Politik bersama dengan DPP PPP dan DPW PPP DKJ Jakarta .”tutupnya.

    (Maya)

  • Kuasa Hukum Sadira dan APSI Gelar Konferensi Pers

    Kuasa Hukum Sadira dan APSI Gelar Konferensi Pers

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Menyikapi kasus meninggal 11 orang dalam kecelakaan Bus yang terjadi di Daerah Ciater, Jawa Barat, dimana Polres Subang, telah menetapkan Sadira, Pengemudi Bus PO. Putera Fajar, Kuasa Hukum Sadira menggelar Konferensi Pers untuk membela Sadira dalam proses hukum yang berlaku.

    Jum’at, 17 Mei 2024, bertempat di Foresthree Coffee, Jl. Swasembada Timur, Gang XII No. 39, Kuasa Hukum Sadira, Edi Prastio, SH, MH, CLA dan Nopi Anwar, SH bersama Presiden Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia (APSI) DR (C) Abid Akbar Azis Pawallang, serta Pengurus Pusat APSI Bidang Hukum, Desti Erlian, SH dan Khairuddin Harahap, SH, menggelar Konferensi Pers.

    Dalam Konferensi Pers tersebut, Kelimanya bersepakat akan membantu Sadira dalam proses hukum yang sedang dijalaninya, dan menegaskan bahwa Kuasa Hukum yang diberikan oleh Tersangka dan Keluarga Tersangka adalah Edi Prastio, SH, MH, CLA, Nopi Anwar, SH dan Pengurus Pusat APSI.

    “Kami pada akhirnya bersepakat untuk menempuh jalur hukum untuk membela saudara kami, Saudara Sadira yang saat ini sedang tertimpa musibah, dan saat ini kami akan menggandeng dan mendapat dukungan dari Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia (APSI), dan hanya kami, satu-satunya Kantor Hukum yang mendapatkan Kuasa untuk memberikan bantuan hukum kepada Saudara Sadira,” Papar Awal Edi Prastio, Sh, MH, CLA yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Mas Pras.

    “Dan kami sangat mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia (APSI) DR (C) Abid Akbar Azis Pawallang, yang telah menyatakan dukungannya kepada kami, untuk membantu saudara kami, Sadira yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka,” lanjut Mas Pras, yang juga merupakan Ketua Umum Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI).

    “APSI akan melakukan pembelaan hukum secara maksimal, yang dimana di sektor transportasi ini, Sopir yang selalu menjadi kambing hitam, bahwa kami menenmukan banyak sekali fakta atau realita yang terjadi di lapangan terkait kesalahan yang bukanlah kesalahan pengemudi ini sendiri. Bahwa Keterangan-keterangan dan dokumen-dokumen pada yang kami kumpulkan menyudutkan bukan pada pengemudi, bukan pada pekerja sektor transportasi, namun ini adalah kesalahan pemilik barang, yang dengan sengaja membiarkan armada yang prosesnya tidak lagi melewati uji KIR, namun dipaksa untuk beroperasional, sehingga timbullah 11 korban jiwa,” Ujar DR (C) Abid Akbar Azis Pawallang, Presiden Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia (APSI).

    “Kami Prihatin atas kejadian seperti ini, Kami mengucapkan bela sungkawa sebesar-besarnya untuk para korban, dan kami juga upaya hukum maksimal bersama keluarga dan kuasa hukumnya, APSI juga akan mengirimkan beberapa Advokat yang akan berkolaborasi bersama untuk menyelesaikan kasus yang saat ini menjadi perhatian masyarakat” lanjut sang Presiden APSI.

    “Harapan kami kedepannya, jangan selalu para pengemudi, para pekerja yang menjadi kambing hitam, jadi kami akan mencoba mengangkat fakta-fakta yang ada, agar semua menjadi terang benderang,” tutupnya.

    “Kami menghimbau, kedepannya jangan ada lagi berita-berita yang menyudutkan saudara kami, Sadira, karena sebelum ada bukti yang sah menurut hukum, itu akan kami anggap sebagai bentuk pencemaran nama baik,” ujar Nopi Anwar, SH, Kuasa Hukum Sadira, yang kerap dipanggil dengan sebutan Bang Rian.

    “Kami dari Keluarga dan Kuasa Hukum akan berupaya melakukan komunikasi dengan pihak sekolah dan keluarga korban secara persuasif, Kami juga dari pihak keluarga turut berbela sungkawa dan prihatin, dan memang kita akui bahwa kecelakaan ini bukan keinginan dari kakak saya, Sadira, menyengaja atau sengaja ingin membuat orang lain terluka apalagi meninggal, kami akan melakukan pendekatan kepada keluarga korban, dan semoga hati keluarga korban mau terbuka untuk memaafkan kesalahan kakak saya ini,” sambung Mas Pras, yang juga merupakan Keluarga dari Saudara Sadira.

    “Terkait PO Putera Fajar, kami akan melakukan upaya-upaya lain bersama APSI untuk mengambil langkah-langkah hukum kedepannya,” lanjut Mas Pras, owner dari Bhirawa Law Office ini.

    “Terkait Izin Operasi dari PO Putera Fajar, sudah terbukti bahwa Surat KIR nya sudah mati, yang seharusnya sudah diurus atau diperpanjang pada bulan Juli 2023,” Lanjut Pras.

    Sementara itu Kaharuddin Harahap SH, mengungkapkan kembali bahwa Kuasa hukum dari Saudara Sadira dan keluarga, adalah Edi Prastio, SH, MH, CLA dan Nopi Anwar, SH, yang dibantu oleh Bidang Hukum APSI, sehingga jangan ada lagi, oknum-oknum yang mengaku-ngaku menjadi kuasa hukum saudara Sadira.

    Desti Erlian, SH menambahkan bahwa akan melakukan langkah terkait perbuatan melawan hukum dan juga akan melakukan di Pengadilan Hubungan Industrial terkait Ketenagakerjaan yang dilakukan oleh pihak pengusaha (PO Putera Fajar).

  • Kuasa Hukum Sadira Siap Menggugat PO. Putera Fajar, Jika Tidak Kooperatif

    Kuasa Hukum Sadira Siap Menggugat PO. Putera Fajar, Jika Tidak Kooperatif

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Kecelakaan yang menimpa Bus Trans Putera Fajar, yang terguling di Ciater, Subang, Jawa Barat, pada hari Sabtu, tanggal 11 Mei 2024, yang menewaskan 11 orang, terdiri dari sembilan orang siswa SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, seorang guru dan seorang warga sekitar kejadian.

    Dalam Jumpa Pers yang dilaksanakn di Polres Subang, Jawa Barat, 14 Mei 2024, Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Wibowo telah menetapkan bahwa Sadira, supir bus pariwisata sebagai tersangka atas kasus kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di Ciater, Subang, Jawa Barat.

    Kombes Pol Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 13 saksi termasuk 2 saksi ahli. “Dari hasil pemeriksaan tersebut, kita sudah menyimpulkan dan menetapkan 1 tersangka,” ujar Kombes Pol Wibowo.

    Lebih lanjut Wibowo menjelaskan, satu tersangka yang ditetapkan adalah sopir Bus Trans Putera Fajar bernama Sadira.

    Dalam pemeriksaan polisi , terdapat 4 temuan kesalahan yaitu, oli sudah keruh karena lama tak di ganti, adanya campuran air dan oli didalam kompresor, jarak antara kampas rem di bawah standar yakni 0,3 mm, hingga kebocoran di dalam ruangan relay part dan sambungan antara relay part dengan booster. Secara fakta diketahui armada bus tersebut seharusnya sudah melakukan pemeriksaan keseluruhan ditanggal 06 desember 2023 (uji kir kendaraan).

    Sehubungan dengan hal tersebut, Kuasa Hukum dari Sadira, yakni Nopi Anwar, SH, mengungkapkan kepada awak media, 16 Mei 2024, bahwa “Kami selaku kuasa hukum dari tersangka sopir atas peristiwa kecelakaan di Ciater, Subang mengucapkan turut berduka cita untuk para korban dan keluarga korban. Kami akan tetap kooperatif dalam mendampingi tersangka Sadira, dalam proses hukum yang sedang berjalan.”

    “Selain itu juga kami meminta kepada aparat penegak hukum agar dapat mengusut perkara ini sampai ke akar-nya, agar perkara ini tidak sepenuhnya dibebankan kepada klien kami, karena kami menduga PO. Putera Fajar ini juga telah menyalahi prosedur dalam menjalankan uji kelayakan kendaraan. Selain itu, menurut keterangan dari penanggung jawab PO. Putera Fajar, status Klien kami ini hanya sebagai sopir cabutan dan baru pertama kali mengendarai mobil bus itu, sehingga klien kami pun tidak mengetahui secara mendetail mengenai dengan keadaan kendaraan yang dibawanya saat itu.” Lanjut Nopi Anwar, SH yang lebih dikenal dengan nama Bang Rian ini.

    “Kami juga akan melakukan upaya hukum persuasif kepada korban-korban atas terjadinya kecelakaan di Ciater, Subang, Jawa Barat.” Tutupnya.

    Senada dengan hal tersebut, DR (C) Abid Akbar Azis Pawallang, Presiden APSI (Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia ) membenarkan bahwa pemilik bus tidak melakukan pemeriksaan secara mendetail terhadap kendaraan tersebut. Karena kelalaian dengan tidak melakukan uji secara berkala, kondisi bus tersebut seharusnya tak layak jalan,” tegasnya.

    Menanggapi supir bus Putera Fajar, terkait ditetapkan menjadi tersangka, Presiden APSI mengatakan tidak tepat, karena supir tersebut seorang pekerja yang mendapatkan perintah kerja dari pemilik kendaraan dan pengemudi tersebut tidak mengetahui bahwa armada tersebut seharusnya melakukan uji KIR.

    Terkait pasal yang disangkakan pasal 311 ayat 5 undang -undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan yang berbunyi ‘mengakibatkan orang lain meninggal dunia dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000.00 ( Dua puluh empat juta rupiah ).’ Kembali Presiden APSI itu mengatakan bahwa pasal yang dikenakan pengemudi tidak adil karena pengemudi menjalankan perintah tanpa mengetahui kondisi bus tersebut

    “Apakah bus tersebut sudah menjalankan kir atau tidak? seharusnya yang dijerat hukum pemilik armada tersebut karena ditemukan fakta pemilik bus sengaja membiarkan bus yang tidak layak jalan masih beroperasi, sehingga berakibat merenggut korban jiwa sebanyak 11 jiwa.

    Lebih lanjut, Edi Prastio, SH, MH, CLA, Kuasa Hukum, yang juga merupakan keluarga Saudara Sadira (Sopir Bus) mengungkapkan harapannya agar Pihak-pihak yang berwajib, dalam hal ini pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan dan yang terkait lainnya, dapat lebih jernih melihat persoalan yang ada, karena baik hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak yang berwenang, APSI dan Kuasa hukum, menunjukkan bahwa Kendaraan tersebut memang tidak layak untuk dioperasikan.

    “Selaku Keluarga, Saya mewakili Saudara Sadira, meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga korban, namun disamping itu, mari kita lihat dari sudut yang lain untuk menilai siapa yang patut menjadi tersangka dalam persoalan ini.” Tutup Edi Prastio, SH, MH, CLA, yang lebih dikenal dengan nama Mas Pras ini, yang juga merupakan Ketua Umum Ormas Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) dan Owner Bhirawa Law Office.

    Dia akhir Statement, Mas Pras mengungkapkan bahwa dengan penetapan klien kami (Saudara) Sadira sebagai tersangka, maka pihak PO Putera Fajar wajib untuk menjamin kehidupan keluarga klien kami dalam menjalani proses hukum saat ini. Jika tidak, kami akan melakukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap PO. Putera Faja, mengingat PO. Putera Fajar melanggar aturan Perizinan layak jalan (Surat KIR) telah kadaluwarsa.

  • Lintas 7 solid dukung Ganjar Mahfud

    Lintas 7 solid dukung Ganjar Mahfud

    PALAPAMEWS.MY.ID, JAKARTA +

    Walau pilpres sdh usai tapi efeknya masih terasa di group2 relawan per kumpulan ikatan Alumni dlsb.

    Diantaranya Lintas 7 dimana lintas 7 merupakan group lintas angkatan SMAN 7 Jakarta- dan Ria Cai selaku koordinatornya sejak awal Tetap mendukung Ganjar Mahfud , mengadakan acara Halal bi Halal tgl 10 Mei 2024 di Kedai Halaman Cipete Jakarta Selatan.

    Ditengah keseruan acara tidak lupa tetap ada bahasan kecil mengenai pilpres kemarin karena walau Sudah usai semangatnya tetap satu yaitu tetap tegak lurus mendukung pasangan yg sebenarnya sangat layak untuk memimpin negeri ini.

    Pilpres boleh usai dengan meninggalkan segala intrik2nya namun menyuarakan kebenaran kritis harus tetap terus menerus dilakukan.

  • Raisa Hadiri Peluncuran Pocky Churhed Nuts

    Raisa Hadiri Peluncuran Pocky Churhed Nuts

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Raisa, Seorang desainer penyuka coklat varian pocky datang acara ini karena mau lihat ada poki varian baru. Ukuran Pocky Crushed Nuts yang lebih besar tidak hanya menjanjikan kepuasan lebih dalam setiap gigitan, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih mewah bagi para pecinta Pocky. Selain itu, Anda juga dapat menikmati kebaikan almond dalam setiap gigitannya. Dengan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dan premium, serta mengandung kebaikan gandum utuh dan serat tambahan, kami yakin varian baru ini akan segera menjadi favorit baru di hati para pecinta camilan premium. Dengan menawarkan Pocky varian premium ini sebagai pilihan camilan yang lebih sehat, kami menegaskan komitmen Glico untuk menghadirkan perpaduan antara kesehatan yang baik dan rasa yang luar biasa kepada para konsumen.

    Pengalaman Tak Terlupakan Menanti Anda di Peluncuran Pocky Crushed Nuts! Untuk merayakan peluncuran Pocky Crushed Nuts, Glico Indonesia akan menghadirkan Exclusive Pocky Experience di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, mulai dari tanggal 7 hingga 12 Mei 2024.

    Acara yang berlokasi di area food society hall ini akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pecinta Pocky. Kemeriahan peluncuran Pocky Crushed Nuts tak berhenti sampai di situ! Glico Indonesia menyiapkan rangkaian acara spesial untuk memanjakan lidah dan menambah keseruan Anda yaitu Sesi Omakase Bersama Chef Andrian Ishak: Chef Andrian Ishak akan menghadirkan keajaiban dalam sesi omakase yang tak terlupakan, menggunakan Pocky sebagai salah satu bahan untuk menciptakan pengalaman kuliner yang unik dan menyenangkan, Pop Up Pocky Cafe: Para penggemar Pocky akan dapat menikmati suasana kafe yang unik dengan berbagai hidangan dan minuman yang terinspirasi oleh Pocky, Pocky Photobooth: Sebuah photobooth khusus akan disediakan untuk para pengunjung yang ingin mengabadikan momen spesial mereka dengan Pocky dan Acara hiburan dengan live band, dan guest star performance.

    Pocky Crushed Nuts Hadir untuk Semua Pecinta Camilan di Indonesia, setelah acara peluncuran Pocky Crushed Nuts yang seru, konsumen dapat membeli dan mencoba produk ini dengan mudah di toko-toko terdekat seperti Indomaret dan Alfamart, serta secara online di Official Store Glico Indonesia yang ada marketplace terkemuka.

  • Rapat Anggota dan Seminar Asosiasi Kontraktor Indonesia

    Rapat Anggota dan Seminar Asosiasi Kontraktor Indonesia

    Jakarta, – Palapanees.my.id

    Rapat Anggota dan Seminar Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) dengan tema, “Peran Starategi AKI Kedepan dalam Rangka Mendukung Kesuksesan Kontruksi dan Pembangunan Nasional”. Acara berlangsung di Gedung HK Tower Ballroom, Jl. Letjend MT Haryono, Jakarta Timur. Rabu 8 Mei 2024.

    Acara dimulai dari pukul: 9:00 sd pukul 15:00 WIB. Pembukaan rapat anggota dan sambutan di pimpin oleh ketua umum AKI Bpk Djoko Sarwono, Keynote Speech oleh Dirjen Bimkot oleh Bpk Rachman Arief, sambutan dari ketua LPK Bpk Taufik Widianto, Moderator M. Fauzan, paparan materi oleh Narasumber 1 Bpk Nico Demus (Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Kontruksi ), pemaparan materi oleh Narasumber 2, Bpk Taufik Widjoyono (Ketua LPJK), pemaparan materi oleh Narasumber 3, Bpk Emin Adhy Muhaemin (Direktur LKPP), dilanjut dengan pemberian Plakat dari AKI untuk para Narasumber 1,2,3,4, oleh Bpk Joko Sarwono,

    Pemaparan materi PT. SKI dan PU-Bangun oleh Bpk Agus S Riyanto, tanya jawab pun berlangsung. Pemaparan materi Presentase PROPAN 4: Bpk Yuwono. Pemaparan materi Overview Contruction market oleh Bpk Cahyono Siswanto. Sesi tanya jawab : moderator Prita Ananda.

    Dalam wawancaranya di depan para awak media, Ketua AKI Djoko Sarwono menjelaskan bahwa, kita itu bersaing, kalau kita bicara asing itu artinya bersaing dengan dia dan jangan sampai orang asing masuk tapi ternyata kita tidak bisa bersaing itu rugi bagi kita, begitu juga dengan tenaga kerja yang tadi di jelaskan oleh pak Dharma, kita lebih banyak di TRD sekitar 150.000. Nah sementara untuk tenaga kerja ahli dari luar negeri bisa dipisah, artinya bahwa disisi itu kita mari bersama-sama AKI yang punya Asosiasi bisa melakukan sertifikasi pada badan usaha maupun sertifikasi tenaga kerjanya.”jelas Djoko Sarwono.

    Ibu Kota Nusantara (IKN) yang melaksanakan anggota AKI semua HK PP dan lain-lain. Dan AKI member dari ACF (Asean Constructors Federation dan IFSWPCA dunia, ini di jelaskan oleh Basuki Muchlis selalu Direktur Eksekutif AKI.

    Beberapa potensi bisa bersaing, tetapi semua kembali masuk ke negara ada sertifikasi, ada penyetaraan.

    “Harapan saya kedepannya, AKI harus bisa dan mampu memenuhi kebutuhan anggotanya, itu pasti punya tuntutan, semakin bisa berdaya, mampu mendapat peluang, dan bisa menjadi salah satu dari pada pembangunan yang baik.

    AKI itu hanya sebuah perkumpulan atau Asosiasi Kontraktor yang ada di tanah air.yg bisa bersinergi dengan Pemerintah pada umumnya, anggota AKI bisa memenangkan tender dari Pemerintah agar Proyek di tanah air tidak lagi dikerjakan oleh tenaga asing.”harap Djoko Sarwono.

    (Maya)