Penulis: Dina Mariyana

  • Peringati HUT ke-80 RI, Ruben Onsu Kibarkan Bendera Merah Putih di Shark Aquarium Sea World Ancol

    Peringati HUT ke-80 RI, Ruben Onsu Kibarkan Bendera Merah Putih di Shark Aquarium Sea World Ancol

    Palapanews.Asia, Jakarta (17/8/2025) – Suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Shark Aquarium Sea World Ancol berlangsung meriah dan penuh haru. Momen istimewa terjadi ketika aktor sekaligus presenter ternama, Ruben Onsu, tampil berani membentangkan bendera Merah Putih di dalam aquarium hiu bersama para penyelam profesional.

    Atraksi yang jarang terjadi ini digelar di aquarium silinder setinggi 10 meter, yang dikenal memiliki arus turbulensi cukup kuat. Tantangan semakin besar karena di dalamnya terdapat 18 ekor hiu yang berenang bebas, sehingga menuntut keberanian serta konsentrasi tinggi dari Ruben dan tim penyelam.

    Meski sempat mengaku gugup hingga sulit tidur sejak malam sebelumnya, Ruben berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Ia mengibarkan bendera Merah Putih di bawah air, disaksikan langsung oleh para pengunjung Sea World yang memberikan tepuk tangan meriah.

    “Rasa cemas itu pasti ada, tapi karena semangat tim dan dukungan semua orang, akhirnya semua berjalan lancar. Saya bangga bisa ikut merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara berbeda seperti ini,” ujar Ruben usai prosesi.

    Ruben juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap kebersihan laut. Ia menyoroti masih banyaknya sampah plastik yang mencemari perairan, dan berharap generasi mendatang bisa terus bangga dengan keindahan laut Indonesia.

    Aksi pengibaran bendera di dalam air ini menjadi salah satu acara puncak perayaan kemerdekaan di Sea World. Selain memukau pengunjung, atraksi tersebut juga menjadi simbol semangat perjuangan dan keberanian dalam menjaga persatuan bangsa.

     

     

  • Enzy Storia Tampil Menggoda di Teaser Poster “Yakin Nikah”, Kisah Galau Jelang Pelaminan

    Enzy Storia Tampil Menggoda di Teaser Poster “Yakin Nikah”, Kisah Galau Jelang Pelaminan

    Palapanews.Asia, Jakarta- Pernikahan sering dibayangkan sebagai puncak kebahagiaan, namun perjalanan menuju sana tak selalu semulus yang dibayangkan. Kegalauan, campur aduk emosi, hingga dilema memilih pasangan menjadi bumbu utama yang diangkat dalam film terbaru garapan Adhya Pictures, Yakin Nikah.

    Lewat teaser poster yang baru dirilis, karakter Niken (Enzy Storia) tampil dengan ekspresi penuh tanda tanya. Di sekelilingnya, terpampang coretan-coretan spontan seperti “Dia atau dia?”, “Yang selalu ada atau yang bikin nyaman?”, hingga “Yakin nikah?”. Visual ini tak sekadar estetis, tapi juga menyiratkan realitas yang sering tersembunyi di balik gemerlap romantisme pernikahan.

    Film ini mengisahkan perjalanan Niken dalam menghadapi berbagai tekanan: masa lalu yang belum sepenuhnya tuntas, pandangan keluarga, tuntutan sosial, hingga mimpi pribadi yang masih ingin dikejar. Meski sarat drama, Yakin Nikah dikemas dengan sentuhan humor, momen-momen canggung yang mengundang tawa, dan konflik yang terasa dekat dengan kehidupan penonton.

    “Banyak orang hanya melihat pernikahan dari sisi indahnya. Padahal, proses menuju ke sana sering penuh drama baik dari pasangan, keluarga, maupun ekspektasi sekitar. Poster ini mencoba menangkap semua itu, tapi tetap dengan nuansa hangat dan humor,” ungkap produser Shierly Kosasih.

    Disutradarai Pritagita Arianegara dan ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk, Sigit Sulistyo, serta Erwin Wu, naskah Yakin Nikah dikembangkan oleh tim kreatif IMAJINARI yang dikenal lewat karya-karya emosional dan relevan secara budaya.

    Deretan bintang papan atas turut meramaikan film ini, antara lain Enzy Storia, Maxime Bouttier, Jourdy Pranata, Amanda Rigby, Ersa Mayori, Tora Sudiro, Agnes Naomi, Arya Vasco, Lukman Sardi, Izabel Jahja, Tissa Biani, Dul Jaelani, Agung Karmalogy, dan Indian Akbar.

    Yakin Nikah siap hadir di bioskop mulai 9 Oktober 2025. Cerita tentang memilih antara menikah demi tradisi atau demi cinta ini menjanjikan tawa, rasa hangat, dan momen refleksi yang membekas. Ikuti kabar terbarunya melalui akun Instagram resmi @filmyakinnikah.

     

  • Ruben Onsu Siap Kibarkan Merah Putih di Sea World Ancol

    Ruben Onsu Siap Kibarkan Merah Putih di Sea World Ancol

    Palapanews.Asia, Jakarta – Presenter dan entertainer Ruben Onsu siap menorehkan pengalaman tak terlupakan dalam perayaan HUT RI ke-80 di Ancol Taman Impian. Ruben akan mengibarkan bendera di dalam akuarium hiu milik Sea World Ancol dalam konperensi pers ” Merdeka ria” yang digelar di Ancol, Rabu (13/8).

    Atraksi unik ini dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus pukul 10.00 WIB, bertepatan dengan detik-detik proklamasi. Mengenakan peralatan selam lengkap, Ruben akan masuk ke akuarium berisi hiu dan biota laut lainnya, didampingi penyelam profesional untuk memastikan keselamatan.

    Bagi Ruben, kesempatan ini bukan sekadar penampilan, tetapi juga tantangan pribadi. Ia mengaku sudah lama menyukai dunia selam, bahkan memiliki sertifikasi diving sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Meski terbiasa menyelam di laut lepas, berada di dalam akuarium bersama hiu tetap menghadirkan sensasi tersendiri.

    “Kalau di laut, kita bisa memilih jalur dan situasi. Tapi di sini, hiu lewat persis di depan mata. Deg-degan pasti ada, tapi fokus dan kendali napas itu kunci,” ujar Ruben.

    Proses pengibaran bendera nantinya akan mengikuti standar upacara, namun disesuaikan dengan kondisi bawah air. Ruben akan memastikan bendera terbentang rapi di tengah akuarium, menciptakan momen visual yang megah dan membangkitkan semangat nasionalisme.

    Aksi ini menjadi salah satu highlight Merdeka ria, yang tahun ini menargetkan hingga 70 ribu pengunjung per hari. Manajemen Ancol berharap momen langka tersebut tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan penuh makna.

    “Semoga semua berjalan lancar dan bendera berkibar sempurna, meski di antara hiu-hiu,” tutup Ruben.

     

  • Sambut HUT RI ke-80, Ancol Hadirkan “Merdeka ria”

    Sambut HUT RI ke-80, Ancol Hadirkan “Merdeka ria”

    Palapanews.Asia, Jakarta – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Taman Impian Jaya Ancol menggelar rangkaian acara spesial bertajuk “Merdeka ria”. Gelaran ini resmi diumumkan dalam konferensi pers di Restoran Ombak Laut, kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara, Rabu (13/8).

    Acara dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk., perwakilan unit usaha seperti Dunia Fantasi, Sea World, Samudra, Atlantis Water Adventure, serta awak media.

    Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk., Edi Prasetya mengatakan “Merdeka ria” menjadi momen istimewa yang setara dengan musim libur Lebaran maupun liburan sekolah.

    “Ancol terus menghadirkan program rekreasi yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan budaya, agar setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang berkesan,” ujar Edi.

    Humas Ancol Daniel memandu jalannya presentasi dari setiap unit, termasuk paparan Fajar, Kepala Bidang Kebudayaan Dunia Fantasi, yang membeberkan beragam atraksi kemerdekaan seperti parade kostum pahlawan, lomba rakyat, hingga pertunjukan musik tematik.

     

    Agenda Spesial 16 – 17 Agustus 2025

    16 Agustus – Ancol Beach Space akan menjadi lokasi eksibisi voli pantai putra dan putri, masing-masing diikuti enam tim, mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB. Pengunjung juga bisa mencoba langsung lapangan voli pantai terbaru.

    17 Agustus – Upacara Bendera di Symphony of The Sea dimulai pukul 07.00 WIB, dilanjutkan aneka lomba rakyat seperti makan kerupuk, balap karung, dan lari kelereng. Puncaknya, Panjat Pinang Kolosal dengan 50 pohon, melibatkan 100 grup peserta, memperebutkan hadiah hingga Rp1,5 juta per pohon.

     

    Atraksi Khas di Setiap Wahana

    Sea World – Samudra: Pengibaran bendera merah putih di dalam air oleh penyelam profesional.

    Atlantis Water Adventure: Festival air “Merdeka Splash” sepanjang Agustus.

    Dunia Fantasi (Dufan): Drama Musikal Bambu Runcing setiap akhir pekan, Parade Akbar Kemerdekaan pada 17 Agustus pukul 16.00 WIB, serta lomba interaktif bertema kemerdekaan.

    Ancol Culture Wave: Pertunjukan budaya Nusantara dengan 250 penari membawakan tari Betawi, Melayu, Papua, Sulawesi, dan lainnya di Bundaran Timur, dimulai pukul 15.30 WIB hingga penurunan bendera.

     

    Target Ribuan Wisatawan

    Edi Prasetya optimistis, selama libur panjang 16 – 18 Agustus, Ancol dapat menarik 50–70 ribu pengunjung per hari.

    “Kami ingin Ancol menjadi destinasi utama wisata keluarga untuk merayakan kemerdekaan,” ujar Edi.

     

     

  • Trailer Perdana “Sukma” Resmi Dirilis, Ritual Dunia Cermin

    Trailer Perdana “Sukma” Resmi Dirilis, Ritual Dunia Cermin

    Palapanews.Asia, Jakarta – Suasana dipenuhi sorakan dan kilatan kamera saat Baim Wong resmi meluncurkan trailer dan poster perdana film terbarunya, Sukma yang di gelar di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Senin (11/8/2025). Drama horor misteri ini mengupas ritual ngalih raga di dunia cermin yang dipercaya mampu membuat seseorang awet muda, menghadirkan perpaduan ketegangan dan pesan sosial yang kuat.

    Dari panggung peluncuran, Baim Wong yang menggandeng penulis Ratih Kumala, memperkenalkan deretan bintang papan atas yang membintangi Sukma, mulai dari Luna Maya, Christine Hakim, Fedi Nuril, Kimberly Rider, Oka Antara, hingga Anna Jobling. Kehadiran mereka disambut antusias para tamu undangan dan media yang memenuhi area pemutaran.

    Film ini mengikuti kisah Arini (Luna Maya), seorang perempuan yang pindah ke kota kecil bersama keluarganya untuk memulai hidup baru. Namun, harapan itu sirna ketika ia menemukan cermin kuno di ruang rahasia rumahnya. Keanehan demi keanehan terjadi dari suara misterius hingga kemunculan Ibu Sri (Christine Hakim), yang memaksa Arini berpacu dengan waktu sebelum segalanya hilang.

    Di sela acara, Luna Maya mengungkap bahwa Sukma tak hanya menyajikan teror visual, tetapi juga menyentuh isu penting.

    “Tentang keinginan untuk awet muda, tekanan yang dirasakan perempuan, dan bagaimana penuaan itu hal yang tak bisa dihindari,” ujar Luna.

    Sementara itu, Fedi Nuril mengaku tertantang memerankan karakter Hendra, suami Arini, yang mengidap skizofrenia.

    “Karakter ini melihat halusinasi yang baginya nyata. Itu memengaruhi hubungannya dengan Arini sampai mereka berpisah,” kata Nuril.

    Peluncuran trailer dan poster juga memperlihatkan desain visual yang memikat menempatkan Luna Maya dan Christine Hakim dalam posisi terbalik di dalam bingkai cermin kuno dengan retakan kaca di tengahnya. Di belakang Luna terlihat Fedi Nuril dan Kimberly Rider, sementara di belakang Christine hadir Oka Antara dan Anna Jobling.

    Baim Wong berharap Sukma, yang akan tayang di bioskop mulai 11 September 2025, bisa menjadi karya yang tak hanya menghibur tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.

    “Selain horor, film ini membawa pesan besar tentang kecantikan dan keabadian,” ujarnya.

     

     

  • “Pencarian Terakhir”, Kisah Misteri Gunung Sarangan yang Menegangkan

    “Pencarian Terakhir”, Kisah Misteri Gunung Sarangan yang Menegangkan

    Palapanews.Asia, Jakarta (7/8/2025) – Sebuah kisah pencarian yang dibalut misteri dan teror dunia gaib akan segera hadir di layar lebar lewat film Pencarian Terakhir. Film garapan ini mengangkat cerita tentang perjalanan seorang anak mencari sang ibu di Gunung Sarangan, yang konon menyimpan rahasia kelam dan kekuatan tak kasatmata.

    Cerita bermula dari Drupadi (Adzana Ashel) yang diliputi kerinduan mendalam kepada ibunya, Sita (Artika Sari Devi), yang hilang tanpa jejak di Gunung Sarangan. Bersama sejumlah sahabat, Drupadi memutuskan melakukan trail run menuju gunung tersebut. Namun, perjalanan yang awalnya sekadar penelusuran berubah menjadi mimpi buruk ketika sosok gaib penjaga gunung menyesatkan mereka ke dimensi lain yang mengancam nyawa.

    Dalam ketegangan itu, Tito (Donny Alamsyah), seorang pria yang pernah mengalami teror serupa di gunung tersebut memberanikan diri kembali menapaki jalur berbahaya itu. Bagi Tito, pencarian ini bukan hanya misi penyelamatan, melainkan juga perjuangan seorang ayah untuk membawa pulang putrinya.

    Film ini menghadirkan deretan bintang papan atas dan talenta muda, di antaranya Adzana Ashel, Donny Alamsyah, Artika Sari Devi, Razan Zu, Fatih Unru, Alika Jantinia, Fadi Alaydrus, Dinda Mahira, Moh Iqbal Sulaiman, Yama Carlos, Alex Abbad, Tesadesrada Ryza, Verdi Sulaeman, Ramon Y Tungka, Azkya Mahira, Andrew Andika, Egi Fedly, Fuad Idris, dan Ruth Marini.

    Mengusung latar alam pegunungan yang memukau sekaligus mencekam, Pencarian Terakhir menjanjikan pengalaman sinematik yang memadukan drama keluarga, petualangan ekstrem, dan horor supranatural. Penonton diajak menyelami kisah penuh emosi, di mana rasa cinta dan keberanian diuji oleh batas-batas dunia nyata dan dunia lain.

    Bagi pencinta film misteri-horor, catat tanggalnya. Pencarian Terakhir akan tayang serentak di jaringan bioskop CGV mulai 28 Agustus 2025.

     

     

  • Reza Arap Hadirkan “Harusnya Horor”, Film Horor Tak Biasa

    Reza Arap Hadirkan “Harusnya Horor”, Film Horor Tak Biasa

    Palapanews.Asia, Jakarta – Reza Arap resmi memulai langkah barunya di dunia perfilman sebagai sutradara lewat proyek film berjudul Harusnya Horor. Setelah melalui tahap pengembangan dan pembacaan naskah, film ini kini memasuki masa produksi dan direncanakan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada tahun 2026.

    “Rasanya luar biasa akhirnya bisa memulai syuting. Dari proses awal sampai sekarang, semuanya didukung oleh tim yang solid dan semangat kolaboratif yang tinggi. Harusnya Horor bukan cuma tentang horor, tapi juga soal bagaimana kita bisa menciptakan sesuatu yang menghibur dan tetap hangat,” ujar Reza.

    Film ini mengangkat kisah para kreator konten bertema horor, namun dengan pendekatan yang unik. Tak hanya menyuguhkan unsur ketegangan dan komedi, cerita dalam film ini juga menyentuh sisi emosional lewat tema persahabatan.

    “Bukan cuma ingin menakut-nakuti atau membuat tertawa, film ini juga berbicara tentang hubungan antar karakter yang saling mendukung. Saya ingin penonton merasa terhubung dan mendapatkan pengalaman yang lengkap tak hanya seram, tapi juga hangat dan menghibur,” kata Reza.

    Langkah Reza terjun ke kursi sutradara dinilai sebagai lompatan menarik oleh produser Harusnya Horor, Jimmy Lalwani. Ia melihat Reza sebagai sosok kreatif dengan banyak potensi.

    “Sejak awal saya tertarik dengan Reza dari karya-karyanya di YouTube, musik, sampai keterlibatannya di film. Setelah melihat proyek Marapthon, saya makin yakin dia punya visi dan kemampuan untuk membuat film yang kuat. Akhirnya, kami sepakat untuk bekerja sama dalam proyek ini,” kata Jimmy.

    Untuk kabar dan update terbaru seputar Harusnya Horor, para penggemar bisa mengikuti akun Instagram resmi produksi di @essjaystudios_ph.

     

     

  • Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: Kisah Air Mata dan Pengorbanan

    Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: Kisah Air Mata dan Pengorbanan

    Palapanews.Asia, Jakarta – Rapi Films kembali hadirkan kisah penuh emosi lewat trailer dan poster Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, film keluarga yang siap menguras air mata penonton.

    Wulan (Sha Ine Febriyanti) digambarkan sebagai sosok ibu sekaligus kepala keluarga yang kuat, berusaha keras menopang kehidupan ketiga anak perempuannya. Sang anak sulung, Anis (Eva Celia), masih menyandang status single parent dan sedang berjuang mencari pekerjaan. Sedangkan Alin (Amanda Rawles) menghadapi tekanan besar di dunia kedokteran sebagai mahasiswa beasiswa yang nyaris kehilangan kesempatan berkat. Dan Aca (Nayla Purnama) masih menjalani hari-hari sebagai siswi SMA.

    Di dalam trailer berdurasi dua menit yang baru dirilis ini, penonton diajak memasuki ruang batin keluarga itu, merasakan kepingan luka yang tersembunyi di balik senyuman sehari-hari. Wulan tak hanya mengurus rumah tangga dan laundry, tapi juga menjadi figur pelindung saat atap bocor dan kipas angin rusak, seolah menjadi ayah di tengah kehadiran suami yang tampak di pinggir.

    Salah satu momen paling menyentuh adalah saat Alin (Amanda Rawles) mengucapkan:

    “Mungkin kalau Ibu enggak menikah dengan Ayah, kipas angin ini enggak akan rusak. Atap rumah enggak bocor.”

    Menurut produser eksekutif Sunil Samtani, film ini menawarkan lapisan-lapisan emosional dari setiap karakter keluarga yang sering kali tak terlihat.

    “Setiap anggota keluarga memiliki perjuangan dan luka yang tersembunyi,” ujar Sunil.

    Disutradarai oleh Kuntz Agus dengan naskah dari Evelyn Afnilia, film ini menampilkan jajaran pemeran berkelas seperti Sha Ine Febriyanti, Amanda Rawles, Eva Celia, Nayla Purnama, Bucek, Indian Akbar, Ariyo Wahab, dan Bintang Alvarendra Soemardi. Diproduksi bersama oleh Rapi Films, Screenplay Films, Legacy Pictures, dan Vortera Studios, film ini menggambarkan Wulan sebagai pilar keluarga yang kelelahan namun menahan semuanya demi cinta bagi anak-anaknya.

    Amanda Rawles yang berperan sebagai Alin merefleksikan karakter dan perjuangannya,

    “Saya ingin menunjukkan betapa besar tanggung jawab seorang anak perempuan yang ingin membahagiakan ibunya, meskipun hampir menyerah.” ujar Amanda.

    Untuk mengikuti perkembangan film ini, Anda dapat memantau akun Instagram resmi @rapifilm dan @andaiibu. Tandai kalender Anda: Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah akan tayang di bioskop pada 4 September 2025.

  • “Tinggal Meninggal” Gelar Jumpa Pers Tak Biasa, Cast Justru Wawancarai Media

    “Tinggal Meninggal” Gelar Jumpa Pers Tak Biasa, Cast Justru Wawancarai Media

    Palapanews.Asia, Jakarta – Ada yang berbeda dari acara jumpa pers film Tinggal Meninggal (atau TingNing), yang digelar pada Rabu sore di Epicentrum XXI, Jakarta (6/8/2025, Jika biasanya awak media yang mengajukan pertanyaan kepada para pembuat film, kali ini justru para pemain dan kru yang balik mewawancarai jurnalis.

    Format unik ini mencerminkan semangat filmnya yang juga tak biasa. Dalam suasana santai namun penuh antusiasme, para pemain seperti Omara Esteghlal, Jared Ali, Gilbert Pattiruhu, dan Nirina Zubir melontarkan pertanyaan-pertanyaan kepada para jurnalis tentang kesan mereka setelah menonton. Responnya? Tak kalah hangat dan jujur. Banyak dari media yang mengaku film ini menyentuh sisi personal mereka—terutama isu tentang inner child dan keinginan untuk “dianggap” yang terasa relevan.

    Film produksi Imajinari ini menjadi debut penyutradaraan dari komika dan aktor muda Kristo Immanuel. Ia pun tak menyembunyikan rasa harunya melihat respons penonton.

    “Rasanya menyenangkan sekali melihat orang-orang menangkap rasa yang ingin kami sampaikan. Film ini personal, tapi kami bungkus dengan kejujuran dan humor. Saya senang film ini bisa sampai ke hati penonton,” ujar Kristo.

    Film Tinggal Meninggal sendiri berkisah tentang Gema, pria muda yang tiba-tiba jadi pusat perhatian di kantornya setelah ayahnya meninggal. Namun, ketika perhatian itu mulai memudar, ia mulai berpikir ekstrem: “Siapa lagi yang harus meninggal agar aku dianggap?” Dari sinilah kisah tragis komedi bergulir gelap tapi tetap jenaka.

    Produser Ernest Prakasa yang turut hadir juga menyampaikan harapannya. Ia menyebut format baru dalam film dan acara promosi ini sebagai “angin segar” dalam industri.

    “Kita butuh cerita yang jujur tapi tetap menyenangkan. Dan saya rasa Tinggal Meninggal berhasil menghadirkan itu,” kata Ernest.

    Omara Esteghlal, yang memerankan Gema dewasa, berbagi bahwa proyek ini sangat personal baginya.

    “Ini bukan sekadar akting. Saya juga terlibat sebagai Co-Executive Producer. Banyak momen dalam film ini yang bikin saya merefleksi hidup sendiri,” tuturnya.

    Setelah menjalani pemutaran terbatas di beberapa kota, termasuk Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Lampung, film ini langsung menuai respons positif di media sosial. Warganet menyebut film ini sebagai “perpaduan absurd, lucu, dan menyentuh yang jarang ditemukan di film Indonesia.”

    Antusiasme tersebut mendorong dibukanya penjualan tiket awal gelombang kedua untuk pemutaran spesial tanggal 9 Agustus 2025 di empat kota: Jakarta, Medan, Denpasar, dan Balikpapan. Tiket bisa dibeli lewat aplikasi TIX ID.

    Film Tinggal Meninggal dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 14 Agustus 2025. Siapkan diri Anda untuk tertawa, terkejut, sekaligus merenung bersama Gema dan lika-liku kebohongannya demi mendapat perhatian dunia.

     

     

  • “NANT SHOWCASE EXPERIENCE” BUKA JALAN MENUJU KONSER ROMANTIS TERBESAR AKHIR TAHUN, LOVESTIVAL ID 2025

    “NANT SHOWCASE EXPERIENCE” BUKA JALAN MENUJU KONSER ROMANTIS TERBESAR AKHIR TAHUN, LOVESTIVAL ID 2025

    Palapanews.Asia, Jakarta – Nant Live sukses menggelar NANT Showcase Experience di The Kasablanka Main Hall, Jakarta, sebagai langkah awal menuju konser musik paling dinanti di akhir tahun: Lovestival ID 2025. Acara eksklusif ini dihadiri lebih dari 3.000 tamu undangan yang memadati venue dalam suasana meriah dan penuh antusiasme di Kasablanka Hall, Jakarta (4/8/2025).

    Dalam gelaran ini, Nant Live mengumumkan line-up perdana untuk Lovestival ID 2025 yang siap mengguncang panggung Sentul International Convention Center pada 20 Desember mendatang. Nama-nama besar seperti Kahitna, Afgan, Bunga Citra Lestari, Yura Yunita, Tiara Andini, P.J. Gendhing, hingga Jauza Kamila dipastikan akan tampil, membawa nuansa romantis dan euforia yang tak terlupakan.

    Tak hanya konser, NANT Showcase Experience juga menjadi ajang peluncuran trailer perdana film terbaru produksi Nant Entertainment berjudul “Kamu Harus Mati”, yang akan tayang di bioskop Indonesia dan ASEAN. Penampilan live dari P.J. Gendhing, yang membawakan original soundtrack film tersebut, menjadi salah satu momen paling ditunggu malam itu.

    Kejutan lainnya datang dari penyanyi muda Jauza Kamila yang tampil dalam sesi talkshow sambil memperkenalkan mini album terbarunya yang berisi lima lagu, dirilis di bawah label Nant Live Records. Afgan menutup malam dengan penampilan penuh karisma yang membuat seluruh penonton terpukau.

    Nant Live juga memeriahkan acara dengan doorprize sepeda listrik serta pengumuman dimulainya penjualan tiket early bird untuk Lovestival ID 2025, yang langsung diserbu para pecinta musik.

    “Lovestival ID akan jadi momen paling romantis dan emosional untuk menutup tahun ini,” ujar Muhammad Hananto, Direktur Utama Nant Live.

    Lovestival ID 2025 siap menghadirkan panggung megah, musik berkualitas, dan momen yang akan membekas di hati. Tandai tanggalnya: 20 Desember 2025 di Sentul International Convention Center.