Penulis: Dina Mariyana

  • Ancol Hadirkan Hadiah Spesial di Hari Guru Nasional 2025: Tiket Rekreasi Gratis untuk Para Pendidik

    Ancol Hadirkan Hadiah Spesial di Hari Guru Nasional 2025: Tiket Rekreasi Gratis untuk Para Pendidik

    Palapanews.Asia, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memberikan apresiasi istimewa bagi para pendidik melalui program Tiket Gratis Hari Guru Nasional. Program ini menjadi bentuk terima kasih Ancol kepada para Guru dan Tenaga Pengajar yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.

    Melalui program ini, Ancol menyediakan tiket gratis dengan kuota terbatas untuk sejumlah unit rekreasi favorit, seperti Dufan Ancol, Sea World Ancol, Samudra Ancol, Atlantis Ancol, hingga Jakarta Bird Land Ancol. Para guru dapat memilih destinasi sesuai preferensi saat melakukan klaim.

    “Memberikan apresiasi kepada Guru dan Tenaga Pengajar adalah sebuah kebanggaan bagi Ancol. Kami berharap momen rekreasi ini dapat menjadi penyegar semangat dan wujud kecil terima kasih atas kontribusi mereka bagi kemajuan bangsa,” ujar Ededy Prastyio, Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

    Syarat dan Ketentuan Program Apresiasi Hari Guru 2025
    Pendaftaran dibuka mulai 25 November 2025 pukul 09.00 WIB melalui tautan:
    https://bit.ly/HariGuru-Ancol2025

    Program hanya diperuntukkan bagi Guru/Tenaga Pengajar yang mendaftar secara mandiri melalui link tersebut. Klaim tiket dilakukan pada 29–30 November 2025 melalui link yang akan dikirimkan ke email peserta pada 28 November 2025.

    Setiap peserta berhak atas 1 tiket gratis untuk salah satu unit rekreasi pilihan: Dufan Ancol, Sea World Ancol, Samudra Ancol, Atlantis Ancol, Jakarta Bird Land Ancol. Tiket dapat digunakan pada periode kunjungan 1–12 Desember 2025.

    Pendamping memperoleh diskon 20% untuk pembelian tiket reguler (maksimal 4 tiket) melalui link klaim menggunakan kode voucher di email. Total kuota tiket gratis adalah 2.025 tiket untuk seluruh unit rekreasi. Tiket gratis tidak mencakup tiket masuk kawasan Ancol (orang dan kendaraan).

    Melalui program apresiasi ini, Ancol berharap para pendidik dapat menikmati pengalaman rekreasi yang menyenangkan sekaligus berkesan. Terima kasih atas dedikasi yang tak pernah padam dalam menginspirasi generasi penerus bangsa.

     

  • Air Mata Mualaf, Film Lintas Budaya yang Menyentuh Isu Keluarga, Luka Batin, dan Pencarian Hidayah

    Air Mata Mualaf, Film Lintas Budaya yang Menyentuh Isu Keluarga, Luka Batin, dan Pencarian Hidayah

    Palapanews.Asia, Jakarta – Film terbaru berjudul “Air Mata Mualaf” siap hadir di layar lebar mulai 27 November 2025, membawa kisah menyentuh tentang perempuan Indonesia yang menemukan titik balik hidupnya di tengah konflik keluarga, luka masa lalu, dan perjalanan spiritual yang tak terduga. Diproduksi oleh Merak Abadi Productions bekerja sama dengan Suraya Filem Malaysia, film ini digadang menjadi salah satu drama religi keluarga paling emosional di akhir tahun.

    Acha Septriasa memerankan Anggie, perempuan yang merantau dan bersekolah di Australia. Kekerasan yang ia alami dari kekasihnya, Ethan, membuat hidupnya runtuh. Dalam keadaan terluka dan terpuruk, ia ditemukan oleh seorang gadis pengurus masjid. Pertemuan yang perlahan membuka pintu baru baginya menuju pemahaman tentang Islam dan dirinya sendiri.

    “Anggie adalah sosok yang mengambil keputusan dengan hati yang penuh luka, tetapi tetap memelihara cintanya pada keluarga,” ungkap Acha saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Jakarta (19/11).

    Film ini diperkuat oleh jajaran aktor lintas generasi dan negara: Acha Septriasa, Achmad Megantara, Budi Ros, Dewi Irawan, Rizky Hanggono, Dewi Amanda, Yama Carlos, Almeera Quinn. Aktor-aktor internasional seperti Syamim Freida, Hazman Al Idrus, dan Matthew Williams turut memberi warna baru pada dinamika cerita, menegaskan kolaborasi produksi antara Indonesia, Malaysia, dan Australia.

    Disutradarai oleh Indra Gunawan, film ini dirancang bukan untuk menghakimi atau menunjukkan siapa yang benar, melainkan untuk memotret manusia ketika berada pada persimpangan hidup.

    “Saya membuat film ini bukan untuk memberi jawaban tunggal. Justru saya ingin membuka ruang refleksi dan dialog, bahwa perjalanan hidup tidak selalu hitam-putih,” kata Indra.

    Produser Dewi Amanda menyampaikan bahwa keputusan mengangkat tema perbedaan keyakinan berangkat dari kedekatannya dengan realitas banyak keluarga.

    “Perbedaan sering dianggap ancaman. Dalam film ini, kami ingin menunjukkan bahwa justru di situlah ruang belajar. Hidayah atau pilihan hidup tidak datang karena paksaan; ia datang dari Tuhan,” ujarnya.

    Rizky Hanggono mengaku beberapa adegan membuatnya teringat pada pengalaman pribadinya.

    “Film ini mengingatkan bahwa mencintai seseorang tidak selalu berarti mengarahkan hidupnya,” tuturnya.

    Konflik terbesar dalam film bukan hanya mengenai agama, tetapi juga mengenai hati yang ingin jujur pada diri sendiri, sementara keluarga berusaha mempertahankan tradisi mereka.

     

  • Jakarta Parade Hari Pahlawan 2025: Merayakan Semangat Juang dengan Nuansa Urban dan Kreatif

    Jakarta Parade Hari Pahlawan 2025: Merayakan Semangat Juang dengan Nuansa Urban dan Kreatif

    Palapanews.Asia, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggelar Jakarta Parade Hari Pahlawan 2025 di Ancol Taman Impian pada Sabtu (15/10). Perayaan ini dihadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan, sekaligus menghadirkan suasana publik yang meriah, inklusif, dan penuh kreativitas.

    Mengusung tema “Spirit Pahlawan – Energi Jakarta”, parade ini menampilkan wajah Jakarta sebagai kota megapolitan yang terus tumbuh dengan energi kreatif dan progresif. Semangat kolaborasi menjadi penggerak utama rangkaian acara, yang dirancang untuk merayakan warisan para pahlawan dalam format urban modern.

    Parade dimulai dari Bundaran Symphony of The Sea pukul 15.00 WIB. Acara dibuka dengan pembacaan sajak perjuangan serta penampilan teater Abang None Jakarta yang memadukan unsur budaya Betawi dengan narasi kontemporer. Momen Flag Off menandai dimulainya parade mobil hias (float) yang mengisahkan perjalanan sejarah perjuangan bangsa.

    Sebanyak 12 float tematik tampil dengan visual berbeda-beda, menampilkan narasi perjuangan dari masa ke masa, mulai dari Fatahillah dan Jayakarta, Lapangan Banteng sebagai simbol perlawanan, hingga Monumen Nasional (Monas) sebagai lambang kemenangan dan semangat bangsa.

    Tokoh-tokoh pahlawan nasional seperti M.H. Thamrin, Ki Hajar Dewantara, R.A. Kartini, serta Jenderal Soedirman turut dihadirkan melalui instalasi visual modern dan teaterikal. Sebagai puncak penghormatan, panitia memberikan Lifetime Achievement Award kepada M.H. Thamrin, tokoh pejuang asal Jakarta yang dikenal gigih memperjuangkan hak rakyat dan kemajuan bangsa.

    Setelah parade, suasana Ancol semakin semarak dengan konser musik yang menghadirkan kolaborasi lintas genre, mulai dari Payung Teduh, Souljah, Moluccan Soul, hingga Namoy Budaya. Pertunjukan ini menjadi ruang pertemuan bagi karya kreatif dan ekspresi anak muda Jakarta.

    Jakarta Parade 2025 juga menggandeng UMKM lokal, komunitas seni, serta pelaku industri kreatif. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan ekspresi budaya warga ibu kota.

    Kegiatan tahunan ini dirancang sebagai panggung besar yang menggabungkan elemen pariwisata, seni, budaya, serta kreativitas urban untuk memperkuat identitas Jakarta sebagai kota budaya dan inovasi. Masyarakat dapat menyaksikan parade kendaraan hias dengan membeli tiket masuk melalui Pintu Gerbang Utama (PGU) Ancol.

     

  • Timur Resmi Hadir, Iko Uwais dan Nagita Slavina Siap Bawa Film Laga Indonesia ke Level Dunia

    Timur Resmi Hadir, Iko Uwais dan Nagita Slavina Siap Bawa Film Laga Indonesia ke Level Dunia

    Palapanews.Asia, Jakarta – Dunia perfilman Indonesia bersiap menyambut gebrakan baru dari Iko Uwais. Melalui rumah produksi miliknya, Uwais Pictures, sang bintang laga resmi meluncurkan official trailer dan poster film perdananya berjudul Timur, dalam konferensi pers yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta (6/11).

    Film yang didukung penuh oleh Bank Negara Indonesia (BNI) ini menjadi tonggak penting, bukan hanya karena menjadi debut penyutradaraan Iko, tetapi juga karena digadang sebagai proyek yang akan menaikkan standar sinema aksi Tanah Air.

    Dalam jumpa pers, Iko Uwais mengatakan bahwa “Timur” bukan sekadar film laga biasa, tapi juga cerminan perjalanan kami untuk menghadirkan action berkelas dengan kualitas produksi bertaraf internasional.

    “Saya bersyukur bisa mewujudkan Timur bersama kolaborator hebat yang memiliki semangat dan visi yang sama,” ujar Iko.

    Official trailer yang baru dirilis menampilkan adegan-adegan intens dengan koreografi khas Uwais Team yang dikenal realistis dan presisi. Iko memerankan karakter utama, Timur, seorang anggota pasukan khusus yang berjuang dalam misi penyelamatan sandera berisiko tinggi dari tangan Tobias (Arnold Kobogau) dan Frans (Macho Hungan).

    Sementara itu, poster resmi film ini mencuri perhatian lewat visual simbolis: Timur (Iko Uwais) tampak mengulurkan tangan dari helikopter kepada seorang anak bernama Apollo (Aufa Assagaf). Adegan dramatis tersebut menimbulkan tanda tanya besar, siapa yang sebenarnya diselamatkan, dan dari ancaman apa?. Desain poster ini memperkuat aura misterius sekaligus menggambarkan kedalaman emosi yang menjadi inti cerita.

    Dukungan besar juga datang dari Nagita Slavina, yang terlibat sebagai executive producer. Dalam kesempatan yang sama, Nagita menegaskan keyakinannya terhadap visi Iko dan timnya.

    “Saya percaya Iko dan Uwais Pictures punya semangat luar biasa untuk membawa film laga Indonesia ke level internasional. Timur bukan hanya tontonan yang seru, tapi juga karya yang membuktikan kemampuan sineas Indonesia bersaing di panggung dunia,” ujarnya.

    Dengan tagline “Action Berkelas dan Punya Hati,” Timur menjadi simbol semangat baru bagi perfilman laga Indonesia yang. memadukan aksi intens, emosi mendalam, dan nilai kemanusiaan dalam satu karya utuh. Film ini siap mengguncang layar lebar seluruh Indonesia mulai 18 Desember 2025, menandai era baru sinema laga karya anak bangsa.

     

  • PBHI 29 Tahun: Warisan Perjuangan Johnson Panjaitan dan Peringatan atas Ancaman Demokrasi

    PBHI 29 Tahun: Warisan Perjuangan Johnson Panjaitan dan Peringatan atas Ancaman Demokrasi

    Palapanews.Asia, Jakarta – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) memperingati hari jadinya yang ke-29 di Sadjoe Café, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (5/11). Mengusung tema “Refleksi atas Ancaman Militerisasi dan Krisis Demokrasi’, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum refleksi atas krisis demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia, tetapi juga penghormatan mendalam bagi almarhum Johnson Panjaitan, salah satu pendiri dan tokoh penting dalam sejarah perjuangan PBHI.

    Acara ini dihadiri para aktivis, akademisi, dan pegiat HAM yang telah lama berkiprah bersama PBHI. Suasana haru terasa ketika para peserta mengenang sosok Johnson sebagai pribadi yang gigih, tegas, dan tulus membela mereka yang tertindas. Ketua PBHI Nasional, Julius Ibrani, dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat Johnson harus terus hidup dalam perjuangan organisasi.

    “Kita sedang berada di titik kritis ketika kekuasaan mulai meniru wajah lama: menormalisasi kekerasan negara, membungkam perbedaan, dan mempersempit ruang kebebasan. PBHI berdiri untuk memastikan rakyat tidak kehilangan suaranya,” ujar Julius.

    Salah satu pendiri PBHI, Hendardi, turut hadir dan menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga Johnson Panjaitan. Dalam sambutannya, ia juga mengenang awal berdirinya PBHI pada 1996 bersama sejumlah aktivis hukum seperti Mulyana W. Kusuma, Luhut Pangaribuan, dan Rasto Atmojo.

    “Saya ingin pertama-tama menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Johnson Panjaitan, kepada istri dan anak-anaknya. Dan tentu, selamat ulang tahun untuk PBHI yang ke-29, usia yang tidak muda lagi,” ujar Hendardi membuka pidatonya.

    Ia menambahkan, keberhasilan PBHI bertahan hampir tiga dekade tidak lepas dari semangat dan dedikasi para pengurusnya, termasuk Julius Ibrani dan Monik, yang melanjutkan tongkat estafet perjuangan.

  • Komisi Fatwa MUI Tegaskan Food Tray dan Peralatan Dapur Program MBG Wajib Bersertifikat Halal

    Komisi Fatwa MUI Tegaskan Food Tray dan Peralatan Dapur Program MBG Wajib Bersertifikat Halal

    Palapanews.Asia, Jakarta – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menegaskan bahwa seluruh peralatan makan dan perlengkapan dapur yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memenuhi ketentuan halal dan thayyib. Ketentuan ini juga mencakup keharusan mencantumkan logo halal resmi sebagai syarat sertifikasi dapur penyelenggara program.

    Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Penguatan Standar Halal Program MBG” yang digelar di Hotel Sofyan Menteng, Jakarta (20/10). Acara ini dihadiri oleh Komisi Fatwa MUI, LPPOM MUI DKI Jakarta, Asosiasi Pesantren NU DKI, GAPEMBI (Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia), serta APMAKI (Asosiasi Pengusaha Wadah Makan Indonesia).

    Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat, Dr. KH. Aminudin Yakub, mengatakan bahwa kewajiban sertifikasi halal tidak hanya berlaku bagi makanan dan minuman, tetapi juga bagi alat saji seperti food tray yang bersentuhan langsung dengan makanan.

    “Kehalalan bukan hanya pada makanannya, tapi juga alat yang bersentuhan dengan makanan. Food tray yang digunakan di dapur MBG wajib bersertifikat halal dan mencantumkan logo halal resmi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, ketentuan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan PP Nomor 42 Tahun 2024, yang menetapkan MUI sebagai lembaga penetap fatwa halal.

    Sementara itu, Direktur LPPOM MUI DKI Jakarta, drg. H. Deden Edi Soetrisna, MM, menegaskan bahwa seluruh produk makanan dan barang gunaan harus sudah bersertifikat halal paling lambat pada Oktober 2026.

    “Setelah masa transisi berakhir, tidak ada lagi toleransi bagi produk atau alat yang belum tersertifikasi. Mulai 2026 semua wajib halal, tidak hanya makanan dan minuman, tapi juga alat makan dan peralatan dapur,” ujarnya.

    Kewajiban tersebut, lanjut Deden, merupakan bentuk perlindungan hukum dan jaminan bagi konsumen Muslim di Indonesia.

    Dari pihak pelaku usaha, Ketua GAPENLI, H. Alfian, menyampaikan bahwa para penyedia dapur MBG telah mulai mengurus sertifikasi halal dan izin sanitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Kami sudah mulai antre sertifikasi halal. Kami ingin memastikan semua produk dan alat yang kami gunakan benar-benar sesuai syariat,” tuturnya.

    H. Alfian juga menyoroti maraknya peredaran food tray impor tanpa logo halal resmi, bahkan ada yang diduga menggunakan label halal palsu. GAPENLI pun meminta MUI dan pemerintah memperkuat pengawasan terhadap produk impor tersebut.

    Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal ATMAKI, Ardi Susanto, SH., M.Ikom., MH., menambahkan bahwa industri dalam negeri sebenarnya sudah mampu memproduksi food tray halal berkualitas.

    “Kita tidak perlu bergantung pada produk impor, karena industri lokal kita sudah mampu menghasilkan peralatan makan halal yang sesuai standar,” katanya.

    Dengan ketentuan ini, pemerintah dan MUI berharap seluruh pelaku industri makanan dan penyelenggara dapur publik segera menyesuaikan diri agar pada 2026 mendatang, seluruh produk dan perlengkapan dapur di Indonesia sudah memiliki sert ifikasi halal resmi.

     

     

  • PW MIO DKI Jakarta Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Rw 010 Rawa Bebek Jakarta Utara

    PW MIO DKI Jakarta Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Rw 010 Rawa Bebek Jakarta Utara

    Palapanews.Asia, Jakarta (20/10) – Kebakaran yang melanda Kampung Rawa Bebek, RW. 10, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa, 14 Oktober 2025, masih meninggalkan dampak bagi warga.

    Sebanyak 70 KK masih membutuhkan bantuan untuk menghadapi kesulitan yang dialami.

    Ketua Rw 10 kelurahan penjaringan kecamatan penjaringan jakarta utara, Bapak Raqib, mengungkapkan bahwa warga terdampak masih sangat membutuhkan alat tulis menulis, pakaian sekolah, dan pakaian dalam.

    “Warga kami masih sangat membutuhkan bantuan untuk memulihkan kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

    PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama BAGANA MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta mengunjungi lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan. Ketua PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Gito Ricardo, menyampaikan permohonan maaf atas kurangnya informasi yang diterima sehingga tidak ada data kebutuhan mendasar yang mendesak yang dibutuhkan oleh warga terdampak.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi MIO Indonesia untuk merapatkan barisan dan membantu warga sekitar yang mendapatkan musibah,” ungkap Ketua Umum PP MIO Indonesia, AYS. Prayogie.

    Gito Ricardo menambahkan bahwa kehadiran mereka di lokasi kebakaran adalah upaya maksimal untuk membantu warga terdampak.

    “Kami akan terus menghimpun kebutuhan-kebutuhan lainnya dan menyerahkannya pada gelombang bantuan berikutnya,” katanya.

    Irma Windarti, Ketua (BAGANA) – Brigade penanggulangan bencana PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan kedua mereka setelah kebakaran di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Adapun bentuk bantuan yang diberikan antara lain :

    – Pakaian Layak pakai

    – Tas, Sandal & sepatu

    – Air mineral

    – Aneka biskuit dan cemilan

    – buah buahan

    – sabun mandi

     

    Adapun kebutuhan Sangat mendesak, Antara lain :

    * Peralatan Sekolah (Buku, Pulpen, Tas dll)

    * seragam sekolah (SD – SMA)

    * Pakaian Dalam Pria dan Wanita

     

    “Kami berharap apa yang kami lakukan ini dapat mendapatkan perhatian dari berbagai pihak untuk membantu warga korban kebakaran di Kampung Rawa Bebek,” Ucap Irma panggilan akrabnya.

    PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta menghimbau kepada Walikota Jakarta Utara, PMI Jakarta Utara, Gubernur DKI Jakarta, dan stakeholder terkait untuk memberikan bantuan maksimal kepada warga Rawa Bebek yang masih sangat membutuhkan.

     

     

     

  • Tumbal Darah : Teror, Adrenalin, dan Semangat Baru Perfilman Horor Indonesia

    Tumbal Darah : Teror, Adrenalin, dan Semangat Baru Perfilman Horor Indonesia

    Palapanews Asia, Jakarta – Dunia perfilman Indonesia kembali diguncang dengan hadirnya karya terbaru bertajuk Tumbal Darah. Film produksi kolaboratif antara MAGMA Entertainment, Wahana Kreator, Sinemaku Pictures, Virtuelines Entertainment, Caravan Studio, Dunia Mencekam Studios, VMS Studio, PK Films, dan Samara Group ini resmi diperkenalkan melalui Press Conference yang digelar megah di Epicentrum XXI, Jakarta (16/10).

    Sejak awal acara, suasana tegang namun penuh antusiasme sudah terasa. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran produser seperti Linda Gozali (MAGMA Entertainment), Salman Aristo (Wahana Kreator), produser eksekutif Prilly Latuconsina, serta sang sutradara Charles Gozali.

    Barisan pemeran utama seperti Martino Lio, Sallum Key, Donny Alamsyah, Agla Artadila, Aksara Dena, Rania Putrisari, hingga Epy Kusnandar ikut memeriahkan acara dengan penampilan penuh energi.

    Mengusung genre horor-aksi dengan sentuhan drama emosional, Tumbal Darah menjadi bukti keberanian industri film nasional dalam menembus batas-batas konvensional. Linda Gozali menyampaikan kebanggaannya terhadap proyek ini.

    “Kami di MAGMA Entertainment selalu ingin membawa sesuatu yang berbeda. Tumbal Darah bukan hanya tentang ketakutan, tapi tentang pengalaman sinematik yang mengguncang emosi dan membuat penonton merasakan ketegangan secara nyata.” ujar Linda.

    Sementara itu, sang sutradara Charles Gozali menekankan bahwa film ini adalah hasil kerja keras kolektif seluruh tim.

    “Setiap adegan yang Anda lihat nanti adalah buah dari dedikasi tanpa kompromi. Kami ingin menciptakan dunia di mana teror terasa benar-benar hidup, dan setiap karakter memiliki sisi manusiawi yang bisa dirasakan penonton.” ujar Charles.

    Dengan penyutradaraan yang matang, sinematografi intens, serta akting kuat dari para pemainnya, Tumbal Darah diprediksi menjadi salah satu karya horor paling menonjol di tahun ini. Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi sebuah bukti nyata bahwa sinema Indonesia berani melangkah lebih jauh dalam menghadirkan adrenalin dan ketakutan yang autentik.

     

     

  • Ancol Sajikan Rangkaian Festival Edukatif dan Spektakuler Sambut Akhir Tahun 2025

    Ancol Sajikan Rangkaian Festival Edukatif dan Spektakuler Sambut Akhir Tahun 2025

    Palapanews.Asia, Jakarta (15/10/2025 ) – Menjelang akhir tahun, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menghadirkan deretan acara tematik berskala nasional dan internasional sepanjang Oktober 2025. Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Ancol untuk terus berinovasi dalam menyajikan hiburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga edukatif dan bernilai budaya bagi keluarga Indonesia maupun wisatawan mancanegara.

    Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung semangat kolaborasi budaya dunia dengan tema yang dekat dengan masyarakat.

    “Kami ingin setiap kunjungan ke Ancol tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga perjalanan edukatif dan inspiratif bagi semua usia. Magical Halloween dan Festival Budaya menjadi wadah ekspresi serta daya tarik wisata bagi generasi muda dan keluarga yang mencari pengalaman berbeda di Ancol,” ujar Eddy.

     

    Magical Halloween 3 Dufan: “Do You Dare?”

    Dunia Fantasi (Dufan) kembali menggelar Magical Halloween 3 yang telah menjadi agenda tahunan populer sejak 2023. Tahun ini, acara bertema “Do You Dare?” menampilkan pertunjukan School of Zombie di Indoor Stage, Parade Mini Cosplay Halloween, dan penampilan DJ setiap akhir pekan hingga pukul 18.30 WIB di area Turangga-Rangga.

    Selain itu, pengunjung juga tetap dapat menikmati pertunjukan reguler seperti Parade Fantasy Wonderland, Dinoland 2: The Magical of Wunasa, serta Lasers of Wonderwall sepanjang bulan Oktober.

     

    Halloween Under The Sea di Sea World Ancol

    Bagi pencinta dunia bawah laut, Sea World Ancol menghadirkan suasana berbeda melalui acara “Halloween Under The Sea” yang berlangsung pada 18, 19, 25, 26, dan 31 Oktober 2025.

    Mengusung konsep Halloween Cosplay Journey, pengunjung dapat menjumpai karakter unik seperti penyihir, bajak laut, hingga duyung mistis di berbagai zona akuarium. Selain itu, terdapat Halloween Dance di akuarium utama serta pembagian hadiah Treasure Prize bagi pengunjung beruntung.

    Dekorasi tematik dan ornamen laut bernuansa mistis menjadikan Sea World Ancol sebagai tempat liburan yang tidak hanya seru, tetapi juga sarat edukasi.

     

    Indonesia International Culture Festival (IICF) 2025

    Sebagai puncak kemeriahan bulan budaya, Ancol kembali menjadi tuan rumah Indonesia International Culture Festival (IICF) 2025 pada 25–26 Oktober 2025. Mengusung tema “Harmoni Budaya Dunia di Ancol”, kegiatan ini memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat budaya internasional.

    Festival berskala internasional tersebut diikuti oleh peserta dari lebih dari 12 negara, termasuk kolaborasi khusus dengan Meksiko yang menampilkan “The Original Mexican Food, Craft & Culture.”

    Rangkaian acaranya mencakup International Dance Competition, Beach Parade Competition, Bazar UMKM Nasional dan Internasional, hingga International Photo Contest. Parade budaya juga akan berlangsung di sepanjang Pantai Lagoon dari pukul 15.30 hingga 18.00 WIB.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan peran Ancol sebagai ikon wisata edukatif dan budaya Jakarta. Kolaborasi budaya dunia ini menjadi wujud nyata visi kami dalam menghadirkan pengalaman berkesan yang memperkaya wawasan pengunjung.” tutup Eddy.

    Sebagai bentuk apresiasi, Ancol juga memberikan berbagai promo menarik selama Oktober 2025 yang dapat diakses melalui situs resmi www.ancol.com.

     

     

     

  • Huawei Watch GT 6 dan GT 6 Pro Resmi Hadir di Indonesia: Desain Premium, Fitur Lengkap, dan Daya Tahan Maksimal

    Huawei Watch GT 6 dan GT 6 Pro Resmi Hadir di Indonesia: Desain Premium, Fitur Lengkap, dan Daya Tahan Maksimal

    Palapanews.Asia, Jakarta – Huawei resmi meluncurkan dua perangkat wearable terbarunya di Indonesia, Huawei Watch GT 6 dan Watch GT 6 Pro, yang menawarkan kombinasi antara desain mewah, fitur kebugaran profesional, serta ketahanan baterai yang impresif hingga 21 hari. Kedua smartwatch ini dirancang untuk pengguna yang ingin menjaga gaya hidup aktif tanpa mengorbankan tampilan elegan.

     

    Desain dan Material Premium

    Huawei Watch GT 6 Pro tampil dengan kesan eksklusif berkat penggunaan aerospace-grade titanium alloy, sapphire glass, dan nanocrystal ceramic rear cover. Layarnya kini 5,5% lebih besar dari generasi sebelumnya, menghadirkan tampilan yang lebih jernih dan imersif.

    Model ini hadir dengan tiga pilihan tali: Brown woven-rubber untuk gaya kasual, Titanium strap bagi tampilan formal, serta Black rubber strap untuk aktivitas olahraga.

    Sementara itu, Huawei Watch GT 6 tersedia dalam dua ukuran, 46 mm dan 41 mm. Varian 46 mm tampil sporty dengan pilihan warna hijau dan hitam, sedangkan versi 41 mm hadir dengan sentuhan lebih feminin melalui warna ungu dan putih, lengkap dengan desain pivoting loop lugs yang menyesuaikan pergelangan tangan lebih ramping.

     

    Fitur Olahraga dan Navigasi Canggih

    Kedua model dilengkapi dengan lebih dari 100 mode olahraga, termasuk lari, bersepeda, golf, hingga free diving sedalam 40 meter. Sistem All-new Sunflower Positioning dengan dual-band GPS (L1 + L5) menjanjikan akurasi pelacakan rute yang lebih baik, bahkan di area padat gedung.

    Fitur Running Form Analysis memberikan analisis performa pelari secara mendetail, sedangkan Cycling Virtual Power memungkinkan pesepeda mengukur tenaga dan kecepatan tanpa alat tambahan seperti power meter.

    Untuk pengguna GT 6 Pro, Huawei menyertakan kemampuan navigasi trail yang lebih komprehensif, dengan peta 3D serta akses ke lebih dari 15.000 lapangan golf global, termasuk 160 di Indonesia.

     

    Pemantauan Kesehatan Lebih Lengkap

    Melalui sistem All-New TruSense, Huawei menghadirkan pemantauan kesehatan yang lebih cerdas. Mulai dari detak jantung, stres, tidur, hingga emosi. Varian GT 6 Pro dilengkapi sensor ECG untuk analisis aktivitas listrik jantung, serta fitur Multidimensional Emotion Detection yang mampu mengenali hingga 12 jenis emosi berbeda.

    Fitur TruSleep generasi terbaru juga hadir dengan peningkatan akurasi dalam memantau tahapan tidur, HRV, dan pernapasan. Semua data kesehatan dapat diakses melalui aplikasi Huawei Health di perangkat Android maupun iOS.

     

    Ketahanan dan Daya Baterai

    Dalam hal daya tahan, Huawei kembali menonjolkan keunggulannya. Watch GT 6 Pro dan varian 46 mm diklaim mampu bertahan hingga 21 hari, sementara versi 41 mm mencapai 14 hari. Bahkan dengan fitur Always-On Display (AOD) aktif, baterai tetap dapat bertahan hingga seminggu penuh.