Penulis: Dina Mariyana

  • Ancol dan SCTV Hadirkan Konser Gempita, Dewa 19 Jadi Magnet Tahun Baru 2026

    Ancol dan SCTV Hadirkan Konser Gempita, Dewa 19 Jadi Magnet Tahun Baru 2026

    Palapanews.Asia, Jakarta – Kawasan wisata Ancol Taman Impian bersiap menjadi pusat perayaan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026. Menyambut puncak liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyiapkan berbagai program hiburan berskala nasional yang dirancang untuk menghadirkan suasana liburan penuh keceriaan bagi masyarakat.

    Kesiapan tersebut disampaikan manajemen Ancol dalam konferensi pers Program Liburan Nataru yang digelar Selasa, 16 Desember 2025, di Resto Ombak Laut, Pantai Carnaval, Jakarta Utara. Acara ini dipandu oleh Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, yang memaparkan konsep besar liburan akhir tahun, program unggulan di setiap unit rekreasi, hingga strategi pengelolaan kawasan saat lonjakan pengunjung.

    Salah satu sorotan utama adalah kembalinya Konser Gempita yang akan digelar pada malam puncak 31 Desember 2025. Ancol menggandeng SCTV untuk menyiarkan perhelatan ini secara nasional, menjadikannya salah satu tayangan utama perayaan Tahun Baru 2026.

    Pada konser tersebut, Dewa 19 featuring Ello dipastikan tampil sebagai penampil utama. Sejumlah musisi Tanah Air lainnya turut memeriahkan panggung, seperti Five Minutes, Bian Gindas, Icha Yang, Arlida Putri, hingga Resty Ananta. Kolaborasi Ancol dan SCTV ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas sekaligus mengukuhkan Ancol sebagai lokasi favorit perayaan malam tahun baru di Jakarta.

    Daniel menjelaskan, periode 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 diprediksi menjadi masa kunjungan tertinggi. Oleh karena itu, selain menghadirkan hiburan spektakuler, Ancol juga memperkuat aspek keamanan, kebersihan, pelayanan operasional, serta manajemen keramaian di seluruh kawasan.

    Sebagai bagian dari inovasi, Ancol turut memperkenalkan wahana baru di Dunia Fantasi (Dufan) bertajuk Happy Family The Ride yang resmi dibuka pada 1 Desember 2025. Wahana ini dirancang khusus untuk keluarga dan dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia, sekaligus memperkaya pilihan atraksi edukatif dan rekreatif.

    Nuansa ramah keluarga juga terasa dalam konferensi pers tersebut dengan kehadiran karakter populer seperti Angry Birds dan Doraemon, yang menjadi bagian dari strategi Ancol untuk menarik minat anak-anak selama libur sekolah.

    Sementara itu, VP Beach Park PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Dimas Andriyanto, mengungkapkan bahwa manajemen akan kembali menerapkan sistem Sentral Parkir dan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun, mulai 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Skema ini bertujuan mengurangi kepadatan di area inti serta menjaga kelancaran mobilitas pengunjung.

    “Pola Sentral Parkir ini rutin kami terapkan setiap libur besar, dengan sejumlah penyesuaian sesuai lonjakan pengunjung,” ujar Dimas.

    Terkait kondisi kawasan, Dimas memastikan meski sempat terdampak banjir rob, seluruh unit wisata Ancol tetap beroperasi normal. Akses melalui Gerbang Timur menuju Gerbang Karnaval tetap dapat digunakan, begitu pula jalur di sisi barat dan utara kawasan.

    Untuk menunjang pergerakan pengunjung, Ancol bekerja sama dengan PT TransJakarta menyediakan layanan bus wara-wiri gratis dari area sentral parkir ke berbagai destinasi wisata, termasuk lokasi konser di Pantai Karnaval. Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Satlantas guna mengatur arus keluar-masuk kendaraan saat puncak perayaan.

    Melalui program bertajuk “Liburan Penuh Ceria”, Ancol berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata keluarga unggulan nasional, sekaligus memberi kontribusi positif bagi pariwisata dan perekonomian Jakarta di momentum akhir tahun.

     

  • Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Hadirkan Konflik Menggetarkan Tentang Iman, Keluarga, dan Harga Diri

    Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Hadirkan Konflik Menggetarkan Tentang Iman, Keluarga, dan Harga Diri

    Palapanews.Asia, Jakarta – Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment resmi merilis official poster dan trailer film drama religi “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?” karya terbaru sutradara Jay Sukmo. Cuplikan berdurasi singkat itu langsung menyita perhatian karena menampilkan ketegangan emosional yang dialami tokoh utama, Sarah, yang diperankan Revalina S. Temat.

    Dalam trailer, penonton diperlihatkan bagaimana kehidupan Sarah runtuh setelah rumah tangganya hancur. Ia harus menampung mantan suaminya Satrio ( Dimas Aditya ), serta menghadapi konflik dengan anaknya, Laila ( Annisa Kaila ). Fitnah, tekanan sosial, hingga hubungan yang retak membuat hidup Sarah kian terpojok. Situasi makin rumit ketika hadir Dimas ( Roy Sungkono ), yang justru menambah dilema musuh atau pelindung bagi dirinya.

    Produser Robert Ronny menuturkan bahwa film ini menghadirkan refleksi tentang seorang perempuan yang mempertaruhkan martabat, anak, dan masa depannya.

    “Sarah diuji dari segala arah oleh keluarga, lingkungan, bahkan dirinya sendiri,” ujar Robert saat preskon di kawasan Senayan, Jakarta (10/12).

    Revalina S. Temat menambahkan bahwa tokoh yang ia perankan menggambarkan perjalanan penuh luka namun sarat keberanian. Kisah Sarah diyakini akan menguatkan banyak perempuan, terutama para ibu tunggal, bahwa mereka tidak pernah benar-benar berjalan sendirian.

    Film ini juga dibintangi sejumlah nama lain seperti Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa Kaila, Roy Sungkono, Risma Nilawati, hingga Alex Abbad. Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? merupakan kolaborasi Indonesia Malaysia dengan dukungan berbagai rumah produksi, termasuk Astro Shaw, NetZme, KMIF, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment.

     

  • Qorin 2 Hadirkan Ketegangan Baru, Angkat Isu Perundungan dan Pencarian Keadilan

    Qorin 2 Hadirkan Ketegangan Baru, Angkat Isu Perundungan dan Pencarian Keadilan

    Palapanews.Asia, Jakarta – Film horor Qorin 2 resmi diperkenalkan sebagai kelanjutan dari kesuksesan film pertamanya. Diproduksi oleh Sky Media, Legacy Pictures, IDN Pictures, dan Magma Entertainment, film ini digarap oleh sutradara Ginanti Rona dengan naskah karya Lele Laila. Cerita terbaru ini tetap mempertahankan nuansa horor slasher, namun dibangun dengan isu sosial yang lebih kuat.

    Qorin 2 mengikuti perjalanan Pak Makmur (diperankan Fedi Nuril), seorang pemulung yang berjuang mencari keadilan setelah anaknya menjadi korban perundungan di sekolah. Ketika keadilan tidak segera didapat, Pak Makmur dihadapkan pada pilihan sulit. Situasi kampung yang semakin mencekam memaksanya mengambil langkah ekstrem demi melindungi anaknya.

    Produser Sunil Samtani mengatakan Qorin 2 hadir dengan cerita yang berdiri sendiri, meski tetap berkaitan dengan film pertama saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Jakarta (8/12).

    “Benang merah film Qorin dan Qorin 2 adalah bagaimana seseorang menghadapi sisi gelap diri lewat ritual qorin. Namun isu perundungan membuat film ini semakin dekat dengan realitas yang terjadi di sekolah,” ujarnya.

    Produser Susanti Dewi menambahkan bahwa sekuel ini digarap dengan visi yang lebih matang.

    “Kami ingin Qorin 2 bukan hanya menegangkan, tetapi juga menggambarkan dinamika sosial yang sedang terjadi,” katanya.

    Sutradara, Ginanti Rona, menegaskan bahwa Qorin 2 menawarkan intensitas yang lebih kuat dibanding film sebelumnya. Dari segi cerita hingga teknis produksi, semua ditingkatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif.

    “Qorin 2 hadir dengan cerita yang lebih dalam dan emosional. Harapannya film ini dapat menghibur sekaligus menjadi cermin dari berbagai peristiwa yang tengah terjadi,” ucap Ginanti.

    Para pemeran film Qorin2 : Fedi Nuril, Ali Fikry, Wavi Zihan, Muzakki Ramdhan, Gilang Devialdy, Vincentius Jeremhia, Benjamin Malaihollo, Quentin Stanislavski Kusnandar, Epy Kusnandar, Dimas Aditya Indra Birowo, Seroja Hafiedz, Sari Koeswoyo, Lucky Moniaga, Fitrie Rachmadhina, Wawan Hernawan Yoga & Beby Evelyn.

     

     

  • Timur: Epicentrum XXI Berubah Jadi Hutan Rimba, Penonton Terharu dan Terkagum

    Timur: Epicentrum XXI Berubah Jadi Hutan Rimba, Penonton Terharu dan Terkagum

    Palapanews.Asia, Jakarta – Uwais Pictures resmi memperkenalkan film perdana mereka, Timur, lewat rangkaian Press Screening & Press Conference yang digelar pada 4 Desember 2025 di Epicentrum XXI, Jakarta. Momen ini menjadi semakin istimewa karena menandai langkah baru Iko Uwais sebagai sutradara.

    Dengan dukungan penuh BNI, acara premiere Timur menghadirkan pengalaman yang jarang ditemui. Seluruh area Epicentrum XXI didekorasi bak hutan rimba lengkap dengan atmosfer dramatis yang menghidupkan dunia dalam film. Para tamu undangan dan media dibuat terpukau dengan konsep yang imersif ini.

    Acara tersebut dihadiri jajaran kru dan pemain, mulai dari Executive Producer Yentonius Jerriel Ho, Iko Uwais yang juga menjadi pemeran utama, Produser Ryan Santoso, serta para cast: Aufa Assegaf, Jimmy Kobogau, Macho Hungan, Yusuf Mahardika, Yasamin Jasem, Amara Angelica, Stefan William, Bizael Tanasale, Beyon Destiano, Andri Mashadi, Adhin Abdul Hakim, hingga Fanny Ghassani.

    Dalam konferensi pers, Iko mengungkapkan rasa bangga akhirnya bisa menyutradarai film di tanah kelahirannya. Ia bercerita bahwa Timur adalah proyek yang sangat personal.

    “Saya tumbuh bersama keluarga dari Indonesia Timur, mereka yang ikut merawat saya sejak kecil. Karena itulah saya ingin menghadirkan cerita yang saya persembahkan untuk sahabat-sahabat saya di sana,” ujar Iko.

    Produser Ryan Santoso menambahkan bahwa Timur lahir dari tema yang sangat dekat dengan mereka berdua: persaudaraan. Ia menyebut bahwa perjalanan panjang membangun Uwais Pictures bersama Iko menjadi cerminan langsung dari apa yang diceritakan film ini.

    “Lebih dari lima tahun kami memimpikan rumah produksi yang bisa menghasilkan film laga berstandar internasional. Hari ini mimpi itu akhirnya terwujud lewat Timur,” katanya.

    Gelombang pertama penonton memberikan respons luar biasa. Koreografi laga yang intens dan cerita yang emosional membuat banyak orang tidak hanya terhibur, tetapi juga terbawa suasana. Adegan-adegan aksi khas Iko Uwais memukau, namun justru kedalaman cerita persaudaraanlah yang membuat sejumlah penonton meneteskan air mata.

    “Saya nggak menyangka Iko ternyata sehebat ini di balik kamera. Debut sutradara yang luar biasa dan bikin penasaran untuk karya selanjutnya,” komentar salah satu penonton setelah pemutaran.

    Dengan sambutan hangat ini, Timur menjadi penanda baru bagi genre laga emosional di Indonesia dan membuka babak baru dalam perjalanan kreatif Iko Uwais.

     

     

  • Bandit, Thriller Baru Berlatar Bali Siap Guncang JAFF 2025

    Bandit, Thriller Baru Berlatar Bali Siap Guncang JAFF 2025

    Palapanews.Asia, Yogyakarta – Suasana JAFF Market 2025 kembali dipenuhi semangat segar dari para pelaku industri film tanah air. Dalam ajang yang menjadi barometer geliat perfilman Indonesia ini, Adaptif Films bersama Aufklärung Pictures, Viking Sunset Film, dan Naga Film resmi memperkenalkan proyek layar lebar terbaru mereka berjudul Bandit.

    Berbeda dari kesan wisata dan keindahan alam yang kerap melekat pada Bali, Bandit memilih menyingkap sisi lain pulau tersebut. Film thriller-kriminal ini menawarkan atmosfer gelap yang sarat ketegangan, menggambarkan bagaimana sebuah keputusan putus asa dapat berubah menjadi rangkaian peristiwa yang tak dapat dikendalikan. Bandit dijadwalkan tayang perdana dalam special screening pada 2 Desember 2025 di JAFF, memberi kesempatan bagi penonton festival untuk menyelami nuansa muramnya sebelum rilis umum.

    Digarap oleh sutradara Brian L. Tan atau BLT yang sebelumnya dikenal lewat Murder Below Deck, film ini ditulis oleh Husein M. Atmodjo, nama di balik Mencuri Raden Saleh dan Pertaruhan: The Series. Kolaborasi keduanya menghadirkan cerita yang menyoroti ambang batas manusia ketika terdesak antara ketakutan dan cinta.

    Kisah Bandit berpusat pada Gatra, seorang pria yang dilanda kepanikan setelah istrinya yang tengah hamil mengalami komplikasi berbahaya. Terjebak dalam keadaan yang menghimpit, ia kembali berhubungan dengan Tiar, rekan lamanya dalam dunia hitam. Keduanya kemudian membawa lari sebuah mobil misterius yang tanpa mereka duga, menyimpan mayat termutilasi dan sepucuk pistol. Situasi itu menyeret mereka dalam kejar-kejaran tanpa henti dengan pemilik mobil, yang bertekad menuntut balas hingga titik darah penghabisan.

    BLT menegaskan bahwa film ini bukan sekadar menawarkan adrenalin, tetapi juga mengajak penonton menelusuri motivasi dua karakter utama ketika hidup menekan mereka hingga ke sudut tergelap.

    “Saya ingin penonton merasakan bukan hanya ketegangan, tetapi juga pergolakan batin manusia ketika berada dalam situasi ekstrem,” ujar BLT.

    Film ini turut diperkuat deretan aktor yang menjanjikan intensitas dramatis, di antaranya Wafdan Saifan, Roy Sungkono, Rifnu Wikana, Claresta Taufan, Kiki Narendra, Bukie M Mansyur, Abdurrahman Arif, dan Mike Lucock. Keberadaan mereka diharapkan memberi kedalaman emosi yang mempertegas atmosfer perburuan yang membentang sepanjang cerita.

    Dengan latar Bali yang jarang dieksplorasi dari perspektif kelam, Bandit menjadi salah satu judul yang paling dinantikan pada gelaran JAFF tahun ini. Film ini menjanjikan pengalaman menonton yang berbeda, memadukan intensitas thriller dengan drama manusia yang menggigit.

     

     

  • Huawei FreeBuds 7i Siap Meluncur: TWS Stylish dengan Fitur Flagship

    Huawei FreeBuds 7i Siap Meluncur: TWS Stylish dengan Fitur Flagship

    Palapanews Asia, Jakarta – Huawei kembali menghadirkan perangkat audio terbarunya ke pasar Indonesia melalui HUAWEI FreeBuds 7i, penerus lini FreeBuds 6i yang hadir dengan peningkatan fitur signifikan. TWS kelas flagship tersedia secara eksklusif di platform online. Konsumen bisa memilih tiga warna yang tampil berbeda satu sama lain: Pink yang estetik, Black yang tegas, dan White yang clean serta elegan.

    Desainnya masih mempertahankan karakter khas seri “i” yang smooth dan minimalis, dengan bentuk rounded yang ringan sekaligus ergonomis. Pengguna pun bisa memakainya sepanjang hari entah untuk perjalanan harian, mengikuti kelas, bekerja, ataupun sekadar menikmati konten tanpa rasa tidak nyaman. Gaya desain yang sederhana namun tetap stylish ini menjadi jawaban Huawei bagi mereka yang ingin tampil low-key tanpa kehilangan sentuhan premium.

    HUAWEI FreeBuds 7i membawa sejumlah peningkatan penting, mulai dari kemampuan active noise cancellation yang kini mampu meredam suara hingga 55dB, sampai kejernihan audio saat panggilan suara. Teknologi cerdas yang disematkan juga membuat pengalaman menikmati musik, menonton film, hingga berkomunikasi terasa lebih jernih, stabil, dan imersif.

    Fitur Intelligent Dynamic ANC 4.0 memungkinkan pengurangan kebisingan secara adaptif, membantu pengguna tetap fokus meski berada dalam suasana paling ramai. Ada pula dukungan audio 3D berkat 6-axis head motion sensor yang membuat arah suara terasa lebih hidup dan mengelilingi pengguna. Untuk kebutuhan panggilan, FreeBuds 7i dibekali enam mikrofon yang bekerja bersama bone conduction mic dan AI Call Noise Cancellation, memastikan suara tetap jelas meski berada di tengah keramaian.

    Dari sisi kenyamanan, Huawei menyertakan ventilasi ultra-large 8 mm² yang membantu mengurangi tekanan suara frekuensi rendah, membuat telinga tidak mudah pengap meski TWS digunakan seharian. Tidak hanya itu, FreeBuds 7i juga mendukung berbagai sistem operasi HarmonyOS, iOS, dan Android serta fitur dual-device connectivity yang memudahkan perpindahan koneksi antarperangkat tanpa repot.

    Bagi yang sudah menunggu, HUAWEI FreeBuds 7i akan tersedia mulai 5 Desember 2025 secara eksklusif di HUAWEI Online Store dan beberapa platform e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Blibli, dan Lazada.

     

  • Mimika Sabet Juara Umum Harmony Award 2025, Kerukunan Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

    Mimika Sabet Juara Umum Harmony Award 2025, Kerukunan Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

    Palapanews.Asia, Jakarta – Kabupaten Mimika menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Harmony Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag), Mimika berhasil meraih peringkat pertama kategori kinerja Pemerintah Daerah tingkat kabupaten. Tak hanya itu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika juga dinobatkan sebagai FKUB Inspiratif. Penghargaan tersebut diterima dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (28/11/2025).

    Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menilai, penghargaan Harmony Award bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pijakan penting dalam menata arah pembangunan Mimika ke depan.

    “Ini adalah hasil dari usaha bersama yang tidak mudah. Harmony Award ini menjadi dasar yang sangat penting bagi pembangunan Mimika,” ujar Johannes usai menerima penghargaan.

    Johannes menuturkan, Kabupaten Mimika dikenal sebagai daerah dengan tingkat keberagaman yang tinggi, baik dari sisi suku, bangsa, maupun agama. Namun, perbedaan tersebut justru mampu dikelola menjadi kekuatan sosial yang melahirkan harmoni di tengah masyarakat.

    “Kita membuktikan bahwa Mimika, dengan segala keberagamannya, bisa menjadi daerah yang harmonis. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus modal besar untuk membangun Mimika secara bersama-sama,” katanya.

    Lebih jauh, Johannes menegaskan bahwa capaian ini akan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif. Ia kembali menegaskan komitmen menjadikan Mimika sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.

    “Kita ingin meramu pembangunan secara menyeluruh dengan semangat bersaudara, bersama membangun Kabupaten Mimika yang kita cintai,” tuturnya.

    Menurut Johannes, slogan “Mimika Rumah Kita” bukan sekadar jargon, tetapi cerminan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan rasa memiliki dan kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat.

    “Mimika rumah kita berarti Mimika adalah rumah bersama, tempat kita saling menjaga, saling menghormati, dan membangun kebersamaan,” sambungnya.

    Ia juga menekankan bahwa pembangunan di Mimika akan terus diupayakan secara merata, termasuk menjangkau wilayah pedalaman. Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan yang telah terbangun.

    “Ini adalah kekuatan besar bagi kita untuk membangun Mimika secara adil hingga ke pelosok. Harapan kami, kerukunan umat beragama yang sudah terjaga ini bisa terus dipertahankan bersama,” pungkas Johannes.

     

     

  • Tawa Menggema Film  Mertua Ngeri Kali Bikin Penonton Terpukau

    Tawa Menggema Film Mertua Ngeri Kali Bikin Penonton Terpukau

    Palapanews.Asia, Jakarta – Kamis berubah menjadi panggung penuh gelak tawa ketika rumah produksi Im-a-gin-e resmi menayangkan perdana film komedi terbaru mereka, Mertua Ngeri Kali. Suasana riang langsung terasa sejak lampu ruangan meredup setiap adegan yang menampilkan Bunda Corla sebagai Donda sukses membuat penonton pecah dalam tawa dan tepuk tangan berkali-kali saat Press Screening Dan Press Conference di kawasan Kuningan, Jakarta (27/11).

     

    Kemeriahan Para Bintang dari Berbagai Generasi

    Para Kru dan Cast Film Mertua Ngeri Kali ini turut dihadiri jajaran lengkap pembuat film: Produser Chetan A. Samtani, Nisha A. Samtani, Sutradara Key Mangunsong, serta seluruh cast utama. Dari Bunda Corla, Dimas Anggara, Naysilla Mirdad, hingga Gita Bhebhita, Sophie Navita, Siti Fauziah, Farrell Rafisqy, dan Bonar Manalu. Kehadiran mereka menambah semarak acara. Para pemain berbagi cerita ringan seputar proses syuting yang penuh kejadian lucu dan momen-momen tak terlupakan.

    Nisha Samtani, sang produser, mengungkapkan betapa kuatnya chemistry para aktor selama produksi. Ia memuji performa Bunda Corla yang disebutnya sebagai “bumbu utama” film ini.

    “Energi beliau luar biasa. Penonton pasti bakal terhibur sekaligus tersentuh,” ujar Nisha menyiratkan antusiasme jelang penayangan film pada 11 Desember nanti.

     

    Humor Segar yang Dibungkus Kisah Keluarga Kekinian

    Sutradara Key Mangunsong menjelaskan bahwa di balik komedi yang mengocok perut, film ini menyimpan pesan tentang dinamika keluarga muda masa kini. Ekspektasi menjadi pasangan ideal, tuntutan keluarga, hingga gesekan antar generasi menjadi fondasi cerita yang dekat dengan realitas banyak penonton.

    “Saya ingin penonton tertawa, tapi juga merasa ‘ini gue banget’,” tutur Key.

     

  • Ancol Buka Program MagangHub Batch 2025

    Ancol Buka Program MagangHub Batch 2025

    Palapanews.Asia, Jakarta – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk secara resmi membuka Program MagangHub, program pemagangan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada 26 November 2025. Tahun 2025 menjadi tahun pertama Ancol berpartisipasi dalam program ini, yang kini memasuki batch ke-2 secara nasional.

    Melalui keikutsertaan ini, Ancol mempertegas komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda, sekaligus menyediakan ruang pembelajaran profesional yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata, rekreasi, dan layanan publik.

     

    Antusiasme Tinggi, 131 Peserta Terpilih

    Pada pelaksanaan perdana di Ancol, program ini menarik minat yang sangat besar. Dari ratusan pendaftar, terpilih 131 peserta magang yang ditempatkan di berbagai unit kerja seperti Unit Taman Impian, Dufan, Sea World, Samudra, Atlantis, Putri Duyung, dan lainnya sesuai kebutuhan posisi.

    Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Ancol sebagai tempat belajar, berkembang, dan memperoleh pengalaman kerja berkualitas.

    Program MagangHub di Ancol berlangsung 6 bulan, mulai November 2025 hingga Mei 2026. Selama periode tersebut, peserta akan mendapatkan pengalaman langsung dalam:

    • Bekerja secara profesional,
    • Memahami dinamika operasional di lapangan,
    • Mengembangkan keterampilan yang relevan,
    • serta Mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sesungguhnya.

     

    Ancol berharap program ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta, tetapi juga membuka peluang karier dan memperkaya ekosistem talenta di industri pariwisata dan rekreasi di Indonesia.

     

    Komitmen Ancol sebagai Ruang Belajar dan Berkembang

    Peserta magang didorong memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun kompetensi dan jejaring. Magang diharapkan menjadi pintu pembuka peluang karier, baik di Ancol maupun sektor profesional lainnya. Dengan demikian, peserta dapat menunjukkan komitmen, semangat belajar, serta kontribusi positif selama program berlangsung.

    Direksi Ancol menyampaikan apresiasi dan semangat bagi seluruh peserta yang telah bergabung. Partisipasi Ancol dalam program ini menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pemberdayaan generasi muda serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

     

  • Melati Pertiwi: Pertunjukan Teater yang Hidupkan Kembali Semangat Para Pahlawan Perempuan Indonesia

    Melati Pertiwi: Pertunjukan Teater yang Hidupkan Kembali Semangat Para Pahlawan Perempuan Indonesia

    Palapanews.Asia, Jakarta – Keana Production resmi mengumumkan pementasan teater bertajuk “Melati Pertiwi”, sebuah karya yang menghadirkan kembali kisah dan semangat para pahlawan perempuan Indonesia. Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 November 2025 di Gedung Kesenian Jakarta, dengan dua sesi penampilan pukul 16.00 WIB dan 19.30 WIB.

    Proyek ini diprakarsai sekaligus diproduseri oleh Marcella Zalianty, dan disutradarai oleh Wawan Sofwan. Marcella menegaskan bahwa “Melati Pertiwi” merupakan komitmen Keana Production untuk menyuguhkan karya seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai serta relevansi sosial.

    “Melati Pertiwi adalah proyek personal sekaligus universal. Kisah-kisahnya menggali kekuatan para pahlawan perempuan serta makna identitas di tengah tekanan zaman. Kami berharap karya ini membawa penonton pada perjalanan introspeksi yang mendalam,” ujar Marcella.

    Wawan Sofwan menambahkan bahwa pertunjukan ini tidak sekadar menyampaikan biografi para tokoh.

    “Kami membongkar jiwa setiap karakter agar ‘berbicara’ langsung kepada penonton. Dengan perpaduan akting intens, elemen panggung, dan multimedia, kami ingin menciptakan pengalaman teater yang tak terlupakan.”

     

    Enam Tokoh Pahlawan Perempuan, Enam Penampil Berbakat

    Keana Production juga merilis daftar aktris dan penyanyi yang akan memerankan tokoh-tokoh perempuan bersejarah Indonesia:

    • Isyana Sarasvati sebagai S.K. Trimurti

    “Semangat S.K. Trimurti dalam menyuarakan kebenaran mengingatkan saya pada kekuatan musik dan kata-kata sebagai alat perubahan,” ujar Isyana.

    • Maudy Koesnaedi sebagai Nyi Ageng Serang

    “Mendalami Nyi Ageng Serang membuat saya memahami arti kontribusi bagi sesama. Spiritnya relevan dengan kehidupan kita hari ini.”

    • Tika Bravani sebagai Rasuna Said

    “Rasuna Said menunjukkan bahwa pendidikan dan keberanian bersuara adalah senjata ampuh. Itu sangat menginspirasi saya.”

    • Hana Malasan sebagai Ratu Kalinyamat

    “Beliau simbol visi besar dan ketegasan. Semangatnya untuk tampil berbeda sangat menginspirasi generasi masa kini.”

    • Marcella Zalianty sebagai Laksamana Malahayati

    “Malahayati adalah legenda. Memerankannya sekaligus memimpin produksi ini adalah kehormatan yang memerlukan keberanian dan ketegasan.”

    • Glory Hilary sebagai Christina Martha Tiahahu

    “Christina Martha Tiahahu punya api juang sejak muda. Saya berharap bisa membawa semangat itu ke panggung,” ungkap Glory.

     

    Dukungan dan Kolaborasi

    Pertunjukan ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, BTN, dan Djarum Foundation sebagai bentuk komitmen bersama dalam melestarikan nilai kepahlawanan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kebudayaan Indonesia.