Penulis: AdminPALAPA

  • Gerakan Tanam Serentak Bangkitkan Kepedulian Lingkungan di Menteng

    Gerakan Tanam Serentak Bangkitkan Kepedulian Lingkungan di Menteng

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Semangat penghijauan kembali menggema di wilayah Jakarta Pusat melalui Gerakan Tanam Serentak yang digelar Tim Penggerak PKK se-DKI Jakarta, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di RPTRA Borobudur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat ini diwarnai kehadiran berbagai unsur pemerintah, jajaran tiga pilar, hingga tokoh masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, Polwan Jaga Jakarta Polsek Metro Menteng Aiptu Dewi bersama Bhabinkamtibmas Pegangsaan Aipda H.M. Adhy M.N turut hadir dan berpartisipasi aktif mendukung program penghijauan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

    Acara berlangsung semarak dan dipimpin langsung oleh Walikota Jakarta Pusat, serta dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, para Kepala Suku Dinas tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat, Camat Menteng, dan seluruh Lurah se-Kecamatan Menteng. Kolaborasi unsur pemerintah dan masyarakat tampak kental, mencerminkan upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan perkotaan.

    Walikota Jakarta Pusat dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan tanam serentak merupakan langkah konkret pemerintah kota dalam menguatkan ruang hijau, menjaga kualitas udara, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat lingkungan sejak dini.

    Aiptu Dewi dan Aipda H.M. Adhy M.N menyempatkan diri berinteraksi dengan warga, mengajak para peserta untuk menjadikan kegiatan tanam sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Keduanya juga memberikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung maupun dalam aktivitas harian.

    Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. “Penghijauan adalah investasi jangka panjang. Polri siap bersinergi untuk menciptakan ruang hidup yang lebih sehat dan aman bagi warga,” ujarnya.

    Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi juga menyampaikan bahwa jajaran Polsek Metro Menteng akan terus hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kehadiran kami bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Program seperti ini harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman buah, tanaman hias, serta pohon peneduh di area RPTRA Borobudur. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus memperluas ruang hijau di kawasan padat perkotaan seperti Menteng.

    Dengan semangat kolaboratif dan kepedulian terhadap lingkungan, Gerakan Tanam Serentak di Menteng tidak hanya menjadi simbol penghijauan, tetapi juga bukti nyata kekompakan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun Jakarta yang lebih hijau, sehat, dan aman.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Samapta Menteng Dorong Pelibatan Warga Lewat Sosialisasi Barcode Layanan Patroli

    Samapta Menteng Dorong Pelibatan Warga Lewat Sosialisasi Barcode Layanan Patroli

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Jajaran Samapta Polsek Metro Menteng terus memperluas inovasi pelayanan publik berbasis teknologi. Kali ini, anggota Samapta bersama Aiptu Anhar melaksanakan sosialisasi Barcode Sahabat Patroli Polisi dengan menempelkan stiker barcode di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari program percepatan respons terhadap laporan masyarakat. Jumat (5/12/2025)

    Kegiatan ini dilakukan dengan menyasar area publik, pertokoan, dan titik keramaian yang berada di sepanjang Jalan Latuharhari. Aiptu Anhar menyampaikan langsung kepada warga dan pelaku usaha bahwa barcode tersebut dapat dipindai untuk memberikan informasi atau laporan terkait gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Metro Menteng. Dengan sistem ini, masyarakat dapat berkomunikasi secara cepat tanpa harus mendatangi kantor polisi, sekaligus memangkas waktu respons petugas di lapangan.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menyatakan dukungan penuh terhadap strategi modernisasi layanan yang dilakukan Polsek Metro Menteng. Menurutnya, percepatan kanal pelaporan melalui teknologi digital merupakan salah satu pilar penting dalam menciptakan pola kerja kepolisian yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.

    Senada dengan itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menegaskan bahwa program sosialisasi barcode ini akan terus digencarkan di berbagai lokasi strategis. Ia memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan mendapat penanganan cepat dan terukur, sehingga kehadiran polisi dapat semakin dirasakan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.

    Melalui sosialisasi ini, Polsek Metro Menteng berharap terwujudnya sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Partisipasi aktif warga melalui pemindaian barcode menjadi salah satu langkah nyata membangun lingkungan Menteng yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk gangguan keamanan.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Tiga Pilar Gondangdia Siapkan Strategi Tanggap Bencana dan Perkuat FKDM

    Tiga Pilar Gondangdia Siapkan Strategi Tanggap Bencana dan Perkuat FKDM

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Upaya memperkuat kesiapsiagaan wilayah dalam menghadapi potensi bencana alam dan gangguan keamanan kembali ditunjukkan oleh jajaran Tiga Pilar Kelurahan Gondangdia. Bertempat di Kantor Kelurahan Gondangdia, Jalan Jambu No. 2A, Menteng, Jakarta Pusat, Lurah Gondangdia Dhika memimpin rapat koordinasi yang dihadiri sejumlah unsur strategis tingkat kelurahan. Jumat (5/12/2025)

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi, Sekretaris Kelurahan, Kasie Ekonomi Pembangunan, Dinas Perhubungan, Satpel Perhubungan Kecamatan Menteng, serta Babinsa. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting bagi Gondangdia dalam menyusun langkah antisipatif sekaligus merumuskan mekanisme kerja sama yang lebih efektif.

    Dalam rapat tersebut, topik utama yang dibahas meliputi langkah-langkah tanggap bencana, mulai dari mitigasi risiko, pemetaan titik rawan, hingga kesiapan peralatan dan personel dalam menghadapi kemungkinan terjadinya banjir, pohon tumbang, maupun insiden cuaca ekstrem lainnya. Lurah Dhika menekankan bahwa koordinasi cepat antarinstansi merupakan kunci utama keberhasilan penanganan bencana di tingkat kelurahan.

    Selain itu, rapat juga membahas persiapan proses perekrutan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tingkat kelurahan Gondangdia. Keberadaan FKDM dinilai sangat penting dalam mendeteksi potensi kerawanan sosial, pergerakan kelompok yang berpotensi menimbulkan konflik, serta memberikan informasi awal yang akurat kepada pemerintah dan aparat keamanan.

    Bhabinkamtibmas Aiptu Kamidi dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen kepolisian untuk mendukung penuh sistem tanggap darurat dan penguatan FKDM. Ia menyatakan bahwa kehadiran FKDM yang solid akan mempercepat penyampaian informasi sekaligus mempermudah koordinasi Tiga Pilar dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

    Perwakilan Dinas Perhubungan dan Satpel Perhubungan Kecamatan Menteng juga menyampaikan kesiapan dalam membantu pengaturan mobilitas warga saat terjadi kondisi darurat, termasuk membuka akses evakuasi serta mengamankan jalur lalu lintas di sekitar wilayah rawan.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro melalui pernyataannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan Tiga Pilar Gondangdia. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana dan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

    Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menambahkan, bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Gondangdia dalam membangun sistem tanggap bencana yang terstruktur sekaligus memperkuat peran masyarakat melalui FKDM. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah dan meningkatkan ketahanan sosial masyarakat Gondangdia.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Patko 1041 Siaga Malam di Taman Suropati: Polisi Perkuat Pengamanan Warga Menteng

    Patko 1041 Siaga Malam di Taman Suropati: Polisi Perkuat Pengamanan Warga Menteng

    Palapanews.asia Jakarta Pusat — Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polri, khususnya di wilayah-wilayah publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Pada Jumat (5/12/2025) malam, Unit Patroli Mobil (Patko) 1041 Polsek Metro Menteng melaksanakan patroli dan pemantauan keamanan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, dipimpin oleh Aiptu Anhar Dan Aipda Dion.

    Taman Suropati yang dikenal sebagai salah satu ruang terbuka hijau favorit warga, tetap ramai hingga larut malam. Tingginya aktivitas pengunjung membuat kawasan ini memiliki potensi kerawanan, baik pencurian, kejahatan jalanan, maupun gangguan ketertiban umum.

    Menindaklanjuti hal itu, Patko 1041 melakukan patroli menyeluruh di seluruh area taman, termasuk jalur pejalan kaki, titik berkumpul warga, hingga akses-akses masuk taman. Personel turut memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang sedang bersantai ataupun beraktivitas agar tetap menjaga barang pribadi serta melapor jika melihat hal mencurigakan.

    “Kami hadir untuk memastikan kawasan Taman Suropati aman dari potensi gangguan, terutama saat malam hari. Masyarakat juga kami imbau untuk tetap waspada dan tidak segan menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan,” ujar Aiptu Anhar di lokasi patroli.

    Kehadiran polisi secara terbuka ini mendapat respons positif dari warga, yang merasa lebih nyaman dalam menikmati suasana malam di taman kota.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan jajaran Polsek Metro Menteng.
    “Patroli di ruang publik seperti Taman Suropati merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya kejahatan. Kehadiran personel Patko menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan warga,” tegasnya.

    Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli malam di titik-titik rawan.
    “Taman Suropati adalah ikon Menteng yang selalu ramai. Karena itu pengamanan harus berjalan maksimal. Kami pastikan personel selalu hadir menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

    Dengan patroli rutin dan pemantauan ketat yang dilakukan Patko 1041, Polri kembali menunjukkan dedikasinya dalam memberikan rasa aman serta memastikan keamanan publik tetap terjaga di malam hari.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Gotong Royong untuk Saudara Kita: Polri Persilakan Masyarakat Menyalurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

    Gotong Royong untuk Saudara Kita: Polri Persilakan Masyarakat Menyalurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

    Palapanews.asia Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Polri kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar menuju sejumlah titik terdampak, terutama wilayah Sumatera Barat seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan yang hingga kini masih memerlukan bantuan logistik tambahan. Bantuan juga diarahkan ke Aceh dan Medan sebagai bagian dari dukungan lintas-provinsi untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

    Polri menyampaikan bahwa masyarakat, komunitas relawan, serta lembaga kemanusiaan dipersilakan memanfaatkan fasilitas pengiriman bantuan melalui Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional membantu saudara-saudara kita. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri siap mendampingi proses pendataan, pengangkutan, hingga memastikan bantuan tiba dengan aman. Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906.

    Pada hari yang sama, Polri bersama masyarakat dan relawan memberangkatkan 4.093,5 kg bantuan logistik menggunakan Pesawat Polri CN 295 registrasi P-4501 dari Pondok Cabe menuju Bandara Kualanamu. Penerbangan dimulai dengan Start Engine pukul 06.50 WIB dan Take Off pada 07.11 WIB. Dua relawan KitaBisa, Mailan Arafi dan Naya Devisa, turut serta memastikan kelancaran distribusi bantuan setibanya di lokasi.

    Bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong berbagai pihak. Dari Korlantas Polri, logistik yang dikirimkan berjumlah 1.197,5 kg, terdiri dari kebutuhan dasar seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, pembalut, selimut, handuk, matras, kaos, serta pakaian dalam. Dari Korpri, bantuan mencapai 224,5 kg, meliputi mi instan, biskuit, susu kaleng, dan air mineral. Sementara itu, KitaBisa mengirimkan 2.671,5 kg logistik, seperti gula pasir, beras premium, family food, popok bayi dan dewasa, minyak goreng, makanan instan, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, serta beberapa kebutuhan tambahan seperti makanan hewan peliharaan. Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak di lapangan.

    Polri telah menyiapkan sejumlah posko distribusi untuk memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran. Di antaranya Posko Logistik Polda Aceh dan Posko Terpadu Lanud Banda Aceh, Posko Logistik Polda Sumbar di Padang Utara, serta tiga posko di Sumatera Utara—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit. Selain jalur udara, Polri juga mengerahkan helikopter, kapal Ditpolairud, dan kendaraan taktis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

    Pada hari sebelumnya, Kamis, pukul 12.45 WIB Pesawat Polri Fokker 27 P-4401 tiba di Bandara Internasional Kualanamu membawa bantuan logistik dari masyarakat, relawan KitaBisa bersama Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut memberikan keterangan doorstop. Ferry Irwandi dari KitaBisa menjelaskan bahwa setelah melakukan penggalangan dana selama 24 jam dan berhasil mengumpulkan Rp 10,3 miliar, mereka mulai mengirimkan 2,6 ton bantuan awal yang diprioritaskan ke wilayah dengan kebutuhan tertinggi, seperti Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berisi makanan siap konsumsi bergizi, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu menyusui, pembalut, pakaian dalam, dan perlengkapan kebersihan. Mereka juga berkolaborasi dengan penyedia air bersih karena banyak titik terdampak yang kekurangan pasokan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polri yang membantu mengangkut 2,5 ton bantuan ketika akses transportasi udara terbatas, serta menegaskan bahwa percepatan distribusi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, relawan, masyarakat, dan institusi.

    Dari KitaBisa Sumut, Haikal menyampaikan bahwa distribusi lanjutan akan diarahkan ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, serta beberapa titik tambahan lainnya. Apabila jalur menuju Aceh Tamiang memungkinkan, wilayah tersebut akan menjadi prioritas utama. Hibat dari KitaBisa Jakarta menambahkan bahwa bantuan yang dibawa mencakup pampers, pakaian, kebutuhan anak, dan makanan siap konsumsi.

    Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bergotong royong mendukung saudara-saudara kita yang terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi setiap proses pengiriman dan bekerja bersama relawan serta masyarakat agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Semangat gotong royong inilah, lanjutnya, yang menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi kebencanaan. Polri mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui pemanfaatan posko dan call center sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan.

    Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906

  • PAMI Geruduk Kemendiktisantek, Desak Rektor UNIMA Dicopot karena Dugaan Plagiat

    PAMI Geruduk Kemendiktisantek, Desak Rektor UNIMA Dicopot karena Dugaan Plagiat

    PALAPANEWS.ASIA, JAKARTA –

    Puluhan massa dari Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisantek), Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Mereka menuntut pencopotan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), Joseph Philip Kambey, yang diduga melakukan plagiarisme dalam sebuah karya ilmiah.

    Dalam aksi ini, peserta membawa poster dan pengeras suara. Mereka menilai kasus plagiarisme yang menyeret nama Kambey sudah terang benderang dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

    Kasus ini mencuat pada 19 Januari 2025 setelah beredar tangkapan layar email dari Reza Amarta Prayoga. Reza mengklaim karya berjudul “The Urgency of Digital Capital and Community Intervention in Developing the Potential of Local Superior Product for MSME in Jambi” sebagai hasil penelitiannya sendiri. Artikel tersebut sebelumnya terbit di Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) tahun 2023 dan tercatat atas nama Joseph Philip Kambey. Tak lama kemudian, JAIM menarik artikel itu dari sistem publikasi.

    Meski polemik masih berjalan, Kambey tetap dilantik sebagai Rektor UNIMA pada 4 Februari 2025. Hal ini menjadi sorotan massa aksi.

    “Kami merujuk pada Permenristek Nomor 19 Tahun 2017. Di situ jelas, calon pemimpin PTN tidak boleh pernah melakukan plagiat. Lalu kenapa aturan ini diabaikan?” ujar Solihin, salah satu orator.

    Koordinator lapangan aksi, Andri, mempertanyakan sikap Kemendiktisantek yang dinilai pasif.

    “Ini kasus hampir setahun. Pengakuan plagiarisme sudah ada. Tapi kementerian seperti pura-pura tidak tahu. Sampai kapan dibiarkan?” katanya.

    PAMI menegaskan akan kembali turun ke jalan jika tidak ada langkah konkret dari Kemendiktisantek. Mereka memberi batas waktu 7 x 24 jam sejak aksi ini digelar.

    “Kami tunggu respons resmi. Kalau tidak ada tindakan, kami akan datang lagi,” ujar Andri.

    Hingga berita ini diturunkan, Kemendiktisantek belum memberikan keterangan terkait tuntutan massa maupun perkembangan proses evaluasi terhadap Rektor UNIMA.

  • DVI Polda Sumbar Percepat Identifikasi Korban Bencana: 161 Jenazah Terverifikasi, 25 Masih Menunggu Kecocokan DNA

    DVI Polda Sumbar Percepat Identifikasi Korban Bencana: 161 Jenazah Terverifikasi, 25 Masih Menunggu Kecocokan DNA

    Palapanews.asia Sumbar – Proses identifikasi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar.

    Dalam konferensi pers yang digelar di Aula RS Bhayangkara Tingkat III Padang, Selasa (2/12/2025), Polda Sumbar menyampaikan perkembangan terbaru penanganan korban bencana kepada publik.

    Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar yang diwakili Ps. Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faizal, serta Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J. Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh para awak media dan jurnalis dari berbagai platform sebagai bentuk keterbukaan informasi Polda Sumbar kepada masyarakat.

    AKBP dr. Faizal dalam pemaparannya menyebutkan bahwa hingga hari ini tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

    “Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara Padang,” jelasnya.

    Ia merinci, dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara 25 jenazah lainnya masih berstatus tidak dikenal karena belum ada kecocokan dengan data antemortem.

    Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J, menekankan bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada kelengkapan data pembanding dari keluarga korban.

    “Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula identifikasi dapat kami selesaikan,” tegasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang sulit teridentifikasi adalah anak-anak. Banyak dari mereka diduga kehilangan orang tua atau kerabat dekat yang seharusnya melapor, sehingga belum ada data antemortem yang masuk.

    Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, RS Bhayangkara kini menerima tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

    Ps. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar, Kompol Omri Yan Sahureka, menegaskan bahwa Polda Sumbar akan bekerja maksimal hingga seluruh korban bencana berhasil diidentifikasi.

    “Polda Sumbar mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera memberikan data antemortem ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat. Data pembanding sangat penting agar proses identifikasi dapat segera dipercepat,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi pers bersama awak media merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar terhadap transparansi dan keterbukaan informasi, agar masyarakat mendapatkan perkembangan resmi dan akurat terkait penanganan korban bencana.

    Polda Sumbar berharap kerja sama dari masyarakat dapat mempercepat seluruh proses identifikasi, sehingga jenazah korban dapat segera diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

  • Polda Aceh dan Bapanas Inspeksi Pangan untuk Antisipasi Penimbunan dan Kenaikan Harga Pascabanjir

    Polda Aceh dan Bapanas Inspeksi Pangan untuk Antisipasi Penimbunan dan Kenaikan Harga Pascabanjir

    Palapanews.asia Banda Aceh — Ditreskrimsus Polda Aceh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Pangan Aceh melaksanakan inspeksi pangan di tujuh kabupaten/kota untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga, serta mencegah penimbunan bahan pokok pascabencana banjir.

    Inspeksi yang dilakukan mulai Minggu, 30 November 2025, itu berlokasi di Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, dan Kabupaten Aceh Barat. Wilayah tersebut menjadi target inspeksi untuk memastikan para pedagang tidak melakukan penyimpangan seperti penimbunan pangan atau menaikkan harga di luar batas kewajaran.

    “Polda Aceh, Bapanas, Dinas Pangan Aceh, dan instansi terkait lainnya melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Di sinilah peran kita mengawal, agar harga beli masyarakat tidak melampaui ketentuan,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol. Zulhir Destrian, Selasa, 2 Desember 2025.

    Zulhir juga menyampaikan bahwa Satgas Pangan akan terus dioptimalkan. Polda telah menugaskan Kasat Reskrim serta Kanit Tipiter pada setiap kabupaten dan kota untuk mengawasi jalannya distribusi pangan agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

    “Pengawasan kita lakukan terhadap berbagai bahan pangan penting seperti beras, telur, daging, dan cabai untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar,” tegasnya.

    Ia berharap inspeksi ini dapat membuat masyarakat merasa tenang karena pemerintah dan aparat terus bekerja menjaga ketahanan serta stabilitas harga pangan di seluruh wilayah Aceh.

  • Sentuhan Kepedulian: Polres Humbahas Berikan Trauma Healing bagi Anak Korban Bencana

    Sentuhan Kepedulian: Polres Humbahas Berikan Trauma Healing bagi Anak Korban Bencana

    Palapanews.asia Polres Humbang Hasundutan melalui Tim Konselor melakukan kegiatan Psikososial Trauma Healing bagi masyarakat, khususnya anak-anak korban bencana longsor, di Posko Banjir dan Longsor Desa Panggugunan kecamatan Pakkat serta Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, pada Senin (1/12/2025).

    Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polres Humbahas untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana.

    Dalam pelaksanaannya, tim konselor Polres Humbahas mengawali sesi dengan memperkenalkan diri kepada anak-anak dan menjelaskan tujuan kegiatan Trauma Healing, yakni untuk memberikan kenyamanan, rasa aman, serta membantu mengurangi tekanan psikologis pascalongsor.

    Selanjutnya, tim menyapa seluruh anak-anak dan orang tua yang berada di posko, menanyakan kabar, serta mendengarkan keluhan maupun pengalaman mereka selama bencana terjadi. Untuk mencairkan suasana, anak-anak diajak bermain berbagai permainan, mengikuti games interaktif, bernyanyi bersama, hingga mereka tampak kembali bergembira dan berteriak penuh semangat.

    Dalam kesempatan tersebut, personil Polres Humbahas juga membagikan bingkisan makanan kepada seluruh anak-anak, memberikan dukungan moral, serta menyampaikan motivasi agar mereka tetap kuat dan berani menghadapi situasi sulit.

    Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak tercipta, sebagai upaya mengurangi stres dan menciptakan kenyamanan bagi para anak-anak selama berada di pengungsian.

    Kapolres Humbahas, AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan Trauma Healing ini merupakan langkah penting untuk membantu memulihkan mental dan emosional anak-anak yang baru saja mengalami peristiwa traumatis akibat bencana longsor.

    “Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu menghilangkan rasa takut, stres, dan trauma pada anak-anak. Kami ingin menumbuhkan harapan baru bagi mereka, memberikan semangat, dan menghadirkan kembali senyum serta keceriaan di tengah situasi bencana,” ujar Kapolres.

    Ia menambahkan bahwa melalui aktivitas bermain, bercanda, dan tertawa bersama, anak-anak diharapkan dapat merasakan kehadiran dukungan dari polisi dan seluruh petugas yang bekerja di lapangan.

    “Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendirian. Dengan kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat kembali percaya diri, tenang, dan memiliki kekuatan baru untuk menjalani hari-hari berikutnya,” tambah AKBP Arthur.

    Kapolres Humbahas juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pendampingan psikologis bagi masyarakat terdampak.

    “Harapan kami, kegiatan Trauma Healing ini bisa menjadi ruang pemulihan bagi anak-anak dan keluarga, membantu mereka bangkit, kembali ceria, dan menatap masa depan dengan optimis,” tutup Kapolres.

  • Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional: Wakapolri Bersama Menko Pangan Tanam Jagung di Lampung Selatan*

    Polri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional: Wakapolri Bersama Menko Pangan Tanam Jagung di Lampung Selatan*

    Palapanews.asia Lampung Selatan — Upaya nyata Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional kembali mendapat perhatian publik setelah Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Penanaman Jagung Menuju Swasembada Pangan di Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025). Kehadiran Polri dalam agenda ini menegaskan peran strategis lembaga kepolisian yang kini tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ketahanan pangan melalui program penanaman jagung berskala nasional.

    Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi sinergi Polri yang selama ini memainkan peran signifikan dalam percepatan produksi jagung. “Lampung memiliki potensi luar biasa. Penanaman jagung harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia mencapai swasembada pangan. Polri telah memberi contoh bagaimana institusi negara dapat terlibat langsung dalam memperkuat produksi nasional,” ujarnya.

    Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan Polri merupakan wujud komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah. “Polri siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, termasuk menjaga stabilitas keamanan agar proses produksi dan distribusi pangan berjalan lancar. Ketahanan pangan ini bukan hanya program, tetapi kerja bersama yang terus kami akselerasi,” ungkapnya.

    POLRI JADI PENDORONG UTAMA PRODUKSI JAGUNG NASIONAL

    Keberhasilan Polri dalam program penanaman jagung kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan cadangan pangan nasional. Hingga saat ini Polri telah memetakan potensi lahan seluas 1.378.608,67 hektare, terdiri dari 881.743,02 hektare lahan produktif dan 496.865,65 hektare lahan baku sawah (LBS). Potensi yang besar ini menjadi modal utama dalam memperluas cakupan produksi pangan nasional.

    Dari total potensi tersebut, Polri sudah mengelola dan menanam di lahan seluas 633.945,06 hektare — terdiri dari 518.994,39 hektare lahan produktif dan 114.950,67 hektare lahan baku sawah. Program ini tidak hanya memperluas area tanam, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Polri telah membina 30.548 kelompok tani yang melibatkan 602.208 petani di seluruh Indonesia, menjadikan program ini sebagai gerakan besar yang menyentuh langsung rakyat di tingkat desa.

    Hasilnya terlihat nyata. Pada Kuartal I–III Tahun 2025, Polri mencatat hasil panen mencapai 2.835.173 ton jagung. Sementara penanaman Kuartal IV yang tengah berlangsung di lahan seluas 412.898,32 hektare memiliki estimasi panen antara 1,65 hingga 4,12 juta ton. Dengan capaian tersebut, kontribusi Polri terhadap produksi pangan nasional semakin kokoh dan strategis.

    KONTRIBUSI KHUSUS DI LAMPUNG DAN AGENDA HARI INI

    Di Provinsi Lampung, penanaman jagung Kuartal IV dilaksanakan pada lahan seluas 1.054,10 hektare di 15 kabupaten/kota dengan estimasi hasil 4.216,40 ton. Khusus hari ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 89 hektare di Desa Ruguk dan Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, dengan estimasi panen 267 ton.

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebutkan bahwa kondisi harga jagung saat ini sangat menguntungkan petani, bahkan bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp5 juta per bulan. Ia memastikan serapan hasil panen terjamin karena kebutuhan industri pakan ayam di Lampung sangat besar. “Petani tidak perlu khawatir, serapan jagung di Lampung kuat dan stabil,” ujarnya.

    HASIL PANEN POLRI PERKUAT STOK BULOG NASIONAL

    Kontribusi Polri tidak hanya berhenti di produksi, tetapi juga pada penguatan cadangan pangan pemerintah. Hingga 1 Desember 2025, Perum Bulog telah menyerap 99.185 ton jagung dari lahan binaan Polri, atau 67,3% dari kapasitas total gudang nasional sebesar 147.483 ton. Untuk Provinsi Lampung, penyerapan mencapai 19.724 ton, atau 84,8% dari target 23.250 ton.

    Untuk memastikan kualitas dan penyerapan optimal, Polri telah membangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 provinsi, masing-masing berkapasitas 1.000 ton. Salah satunya terletak di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Gudang tersebut dilengkapi mobil mesin pipil jagung, vertical dryer, dan traktor tangan untuk mendukung proses pengeringan serta penyiapan pascapanen sebelum distribusi.

    POLRI MENDORONG SWASEMBADA PANGAN SEBAGAI GERAKAN NASIONAL

    Keikutsertaan Wakapolri dalam kegiatan penanaman jagung hari ini menjadi penegasan bahwa Polri memandang ketahanan pangan sebagai bagian dari misi nasional yang harus dicapai bersama. Melalui pengelolaan lahan luas, pembinaan kelompok tani, peningkatan hasil produksi, hingga dukungan penyerapan oleh Bulog, Polri menunjukkan bahwa institusi keamanan dapat mengambil peran besar dalam mendukung swasembada pangan secara berkelanjutan.

    Dengan capaian yang terus meningkat, Polri siap melanjutkan kontribusi strategisnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program ini.