Penulis: AdminPALAPA

  • Yossy S. Manoppo Kembali Persoalkan Pajak Tambang, Ini Harapannya Pada Presiden RI

    Yossy S. Manoppo Kembali Persoalkan Pajak Tambang, Ini Harapannya Pada Presiden RI

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Usai Pelantikan Presiden Baru Republik Indonesia Periode 2024-2029,H. Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka beberapa hari lalu, terus menerus mendapatkan ucapan selamat dari berbagai pihak.

    Ucapan kali ini datang dari Yossy S. Manoppo, yang merupakan Dewan Pembina PAS 08 Prabowo Gibran adalah saudaraku, Putera Asal Bolaang Mongondow/Gorontalo yang ditemui oleh awak media di Lobby Hotel Ibis Cikini, Jakarta Pusat, 25 Oktober 2024.

    “Saya mengucapkan Selamat Kepada Bapak Haji Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang telah resmi menjadi Presiden ke 8 dan wakil presiden RI Periode 2024-2029,” ungkap Yossy kepada awak media.

    “Pada kesempatan ini, saya mengingatkan kepada Presiden terpilih, bahwa salah satu hal yang harus mendapat perhatian lebih adalah persoalan pajak logam,emas dan perak serta logam lainya hal ini saya harapkan bisa benar-benar diseriusi oleh Menteri yang membidangi persoalan ini, menteri yang menangani masalah pertambangan,” lanjutnya lagi.

    “Jangan sampai ada kalimat yang keluar, Anak Emas Penguasa, sehingga seluruh elemen terkait dapat berjalan dengan baik tanpa sikut mengikut, yang pastinya akan menambah devisa negara kita kedepannya,” lanjutnya lagi.pajak emas( logam) paling besar kalau benar benar di tertibkan.

    “PT. Tinong Kabila Nusantara Raya, telah beberapa kali melakukan pembayaran pajak, dan menurut saya jika pajak yang diperoleh pemerintah dari berbagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar logam mulia, dalam hal ini tercantum dalam KBLI No. 46620 tentang Perdagangan besar logam Emas dan Perak,juga KBLI No. 46651 tentang Perdagangan Besar Bahan Kimia, pajak tersebut sangat besar dan tentunya akan kembali ke negara,”
    Sebagai putra bangsa yang mempunyai Rasa tangung jawab idialis bangsa maka saya menyampaikan ini.

    “Dikesempatan ini pula, saya meminta kepada Kapolri agar dapat menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian, agar dapat menertibkan tambang-tambang yang ada,” tambah Putra Bolaang Mongondow/Gorontalo ini.

    “Pun saya berterima kasih, karena pada Kabinet Merah Putih yang telah dilantik ini, Ada 6 orang putra putri Sulawesi utara yang dipercayakan oleh Presiden sebanyak 6 orang pada jajaran Kabinetnya,”

    Masih ditempat yang sama, Yossy S. Manoppo di temani pula oleh Aditya Anugerah Moha, salah satu Tokoh politik mudah terpandang yang juga merupakan Tokoh Militan pada Pilpres 2024, di bawah komando PAS 08.

    Aditya Anugrah Moha dipercayakan duduki 2 jabatan Mentereng ini yaitu Sebagai Komisaris PT.Farm atau Fabolous Agro Mandiri dan Dipercayakan juga menjadi Direktur F Corp (F Corporation) sebuah korporasi besar di Indonesia bergerak di bidang Tehnologi digital, trading, properti, Hospitality,lifestyle, manajemen aset, dan infrastruktur.

    Aditya juga dipercayakan juga menjadi Direktur F Corp (F Corporation) sebuah korporasi besar di Indonesia bergerak di bidang Tehnologi digital, trading, properti, Hospitality,lifestyle, manajemen aset, dan infrastruktur.

  • AMPUH Indonesia dan Suku Dayak Borneo Sarang Paruya Sepakat Bentuk Gugus TPPO

    AMPUH Indonesia dan Suku Dayak Borneo Sarang Paruya Sepakat Bentuk Gugus TPPO

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Direktur AMPUH INDONESIA, Joni Sudarso S.H., M.H., dan Kepala Suku Dayak Borneo Sarang Paruya bersinergi membentuk Gugus Tugas Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Sekitar perbatasan Kalimantan, dengan menggelar Seminar Nasional Human Trafficking dengan tema “Pencegahan, Penanganan dan Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang TPPO”, maka Tugas Rekan-rekan Borneo Sarang Paruya akan lebih intens lagi di perbatasan Indonesia Malaysia dan Brunei Darussalam.

    Disela-sela pertemuan dengan Dewan Pembina AMPUH INDONESIA Dan Kepala Suku Dayak Borneo Sarang Paruya Wili Tawang Uju bertempat di Direktorat C TPTLN (Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara Jampidum Kejaksaan Agung RI) untuk memberikan kepedulian kepada korban-korban TPPO dan bentuk pengabdian kepada Negara Kepala Suku Dayak Borneo Sarang Paruya didaulat menjadi Duta Anti TPPO di Seluruh perbatasan Kalimantan yang terhubung dengan kedua negara, Semoga BSP bisa terus menerus menjadi Mentor dalam Pelaksanaan Anti TPPO.

    Di akhir Diskusi bersama Dr. Fri Hartono,S.H.,M.H. (Jaksa Ahli Madya) Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara di Jampidum Kejaksaan Agung RI, Direktur AMPUH INDONESIA Joni Sudarso,S.H.,M.H dan Kepala Suku Dayak Borneo Sarang Paruya Wili Tawang Uju akan melakukan dan melaksanakan tugas dan pengabdian ini sebagai bentuk dari apresiasi Presiden Terpilih Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto yang mempunyai bukti sejarah dalam kejadian TKI Wilfrida Soik yang akan di hukum mati di negeri Jiran berkat Diplomasi beliau maka satu Nyawa Rakyat Indonesia terselamatkan.

    Seminar Nasional Human Traficking akan melahirkan petisi yang akan di sampaikan kepada Presiden dan Satgas TPPO.

  • Hadapi PILKADA Jakarta, AAP Nyatakan Sikap Politiknya Menunggu Aba-aba dari Anies Rasyid Baswedan

    Hadapi PILKADA Jakarta, AAP Nyatakan Sikap Politiknya Menunggu Aba-aba dari Anies Rasyid Baswedan

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Masa Pemilihan Presiden RI telah berlalu cukup jauh, dan bahkan tertanggal 20 Oktober 2024, Presiden Baru Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah dilantik, namun komitmen atas Anies Rasyid Baswedan (ARB), masih terus berkumandang, dan digadang-gadang akan menjadi penentu Pemilihan Kepala Daerah di beberapa Kabupaten/Kota dan Provinsi, termasuk Daerah Khusus Jakarta.

    Rabu, 23 Oktober 2024, Bertempat di Jl. Bekasi Timur IX, Aliansi Arus Perubahan (AAP) yang menjadi salah satu ujung tombak pemenangan ARB, dalam Pemilihan Presiden 2024, menggelar acara Pernyataan Sikap bahwa AAP masih setia bersama ARB, dan menunggu aba-aba untuk menentukan pilihan politiknya di Pilkada DK Jakarta.

    Ustadz Roihan Ali yang menjadi Koordinator Pelaksana Kegiatan Pernyataan Sikap AAP mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para relawan ARB, yang tetap setia dengan ARB hingga hari ini.

    “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman relawan, yang telah berjuang selama 2 tahun lebih dan ucapan terima kasih banyak pula kepada Bapak Usama Abdul Azis, yang berkesempatan hadir di tempat ini, Beliau adalah Perwakilan dari Bapak Anies Rasyid Baswedan, dan akan menjadi jembatan penghubung kita kepada Bapak Anis,” Ungkap Ustadz Roihan Ali.

    “Hari ini kita berkumpul disini, karena kita tidak tahu pada arah mana politik yang akan kita ambil, pada pemilihan Gubernur Jakarta, oleh sebab itu, hari ini kita melakukan pernyataan sikap bahwa arah politik kita, akan menunggu perintah dari Bapak Anies Rasyid Bawedan,” tambahnya.

    “Saya sangat kagum kepada teman-teman relawan, yang hingga saat ini tetap berada pada keinginan perubahan, sebagaimana yang digaungkan oleh Bapak Anis Rasyid Baswedan, mereka ini adalah benar-benar relawan yang berjuang habis-habisan dalam pemilihan presiden beberapa waktu yang lalu,” ungkap Afrizal, Ketua Umum KERABAT kepada Usama Abdul Azis.

    “Sampai hari ini, Bapak Anis Rasyid Baswedan masih belum menentukan pilihannya, kearah mana pilihan politiknya, apakah memilih Paslon 1 atau Paslon 3, begitupun kedepannya lagi, wacana yang ada saat ini belum pula mengerucut pada pendirian Ormas ataukah Partai, jadi mohon hati-hati, jika ada partai baru ataupun ormas baru yang mengatasnamakan Pak Anies, karena Beliau belum menentukan apapun kedepannya,” ungkap Usama Abdul Azis kepada peserta.

    “selanjutnya, Insya Allah, saya akan menyampaikan langsung kepada Baliau terkait pertemuan ini, dan Insya Allah saya juga akan mendiskusikan lebih lanjut kepada Pak Anis tentang harapan teman-teman semua untuk dapat duduk dan berdiskusi lebih baik dengan beliau,” lanjutnya.

  • KSATRIA BELA NEGARA Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

    KSATRIA BELA NEGARA Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

    PALAPANEWS.MY.ID.COM, JAKARTA –

    Minggu, 20 Oktober 2024.

    Ksatria Bela Negara memberikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka, Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

    Turut ikut serta mendukung penuh seluruh program kerja pemerintahan Prabowo dan Gibran 5 tahun ke depan untuk mencapai tujuan menuju Indonesia Emas.

    Ketua Nasional Ksatria Bela Negara juga menuturkan bahwa ( KBN ) akan selalu bersinergi dengan semua instansi pemerintahan Prabowo dan Gibran, dalam kegiatan peningkatan kemajuan Indonesia kedepan dari Sabang sampai Merauke.

    Begitu halnya di utarakan oleh Ketua Nasional, ALEX. S. HARAHAP, S.Sos. dan Dewan Pembina Pusat Bapak GANANG. P. SOEDIRMAN ( cucu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Dewan Pimpinan Nasional – Ksatria Bela Negara ( KBN ), akan Mengutamakan Kegiatan Bela Negara dalam segala aspek kehidupan di atas kepentingan pribadi dan ikut mengawal / mendukung seluruh program yang selalu di utarakan, tentang Indonesia Maju oleh Bapak Bangsa / Bapak Bela Negara Yaitu, Jend TNI Purn. H. Prabowo Subianto, yang di dampingi oleh Bapak Gibran Rakabuming Raka dan telah menjadi pemimpin Negara Republik Indonesia 2024-2029.

    KSATRIA BELA NEGARA juga selalu menggandeng mitra-mitra usahanya seperti PT. Bumida yang bergerak di bidang Asuransi, demi tercapai kepentingan Indonesia lebih maju dan menjadi Indonesia Emas.

    Jajaran Pimpinan Pusat dan Wilayah Ksatria Bela Negara Selalu mendoakan Bapak Prabowo dan Bapak Gibran semoga lancar dan sukses dalam memimpin bangsa Indonesia bisa membawa Indonesia Menjadi bangsa yang di segani di seluruh dunia.

  • Transvision & Advance Digitals Hadirkan Pengalaman Hiburan Canggih di Layar Lebar untuk Keluarga Indonesia

    Transvision & Advance Digitals Hadirkan Pengalaman Hiburan Canggih di Layar Lebar untuk Keluarga Indonesia

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    17 Oktober 2024 – Seiring dengan pesatnya perkembangan layanan streaming over-the-top (OTT), Smart TV kini telah menjadi perangkat utama di banyak rumah tangga Indonesia. Pengguna kini dapat menikmati konten streaming langsung di layar lebar tanpa memerlukan set-top box tambahan.

    Transvision sebagai operator TV berbayar yang telah memiliki produk unggulan seperti Transvision Satellite, Transvision Nusantara, dan Xstream Box, juga memiliki produk CubMu yang merupakan platform streaming inovatif yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. CubMu menawarkan lebih dari sekadar tontonan biasa, memiliki streaming +80 Live TV channel kualitas HD, +1.000 VOD dan fitur Catch-up TV, CubMu menghadirkan beragam pilihan konten eksklusif Transmedia, channel TV Nasional, konten premium lokal dan internasional serta produksi inhouse Transvision yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga Indonesia.

    Menjawab kebutuhan hiburan yang semakin tinggi, Transvision menjalin kerja sama strategis dengan Advance Digitals, salah satu produsen teknologi terkemuka di Indonesia. Kolaborasi ini diluncurkan secara resmi pada 17 Oktober 2024 di kantor Advance Digitals, Mall of Indonesia oleh Brando Tengdom, Direktur Marketing & Sales Transvision, dan Teddy Tjan, Presiden Direktur Advance Digitals.

    Sebagai perusahaan dalam negeri yang memproduksi piranti elektronik berbasis teknologi informasi dan komputasi, Advance Digitals menawarkan produk-produk dengan kualitas terbaik dan teknologi canggih namun ekonomis dari sisi harga. Memiliki berbagai pilihan produk seperti Smart TV, speaker, portable speaker, MP4 player, dan komputer supporting. Menjadi establish brand, Advance Digitals juga dilengkapi dengan keberadaan dealer produk di hampir seluruh pelosok daerah.
    Kolaborasi ini memberikan penawaran spesial kepada pelanggan, setiap pembelian Advance Digitals Smart TV akan dilengkapi dengan layanan streaming paket CubMu Premium yang bisa disaksikan di layar lebar. Advance Digitals Smart TV kini dapat ditemukan di gerai elektronik terdekat di berbagai kota di Indonesia, dengan harga yang terjangkau mulai dari satu jutaan.

    “CubMu hadir dengan kekuatan channel dan konten Transmedia seperti Lapor pak, Arisan, Bioskop TransTV, film – film blockbuster Indonesia dan banyak lagi ragam genre lainnya mulai dari hiburan, komedi, olahraga hingga anime serta channel TV Nasional lengkap, dengan mudah bisa di akses kapan saja dan dimana saja melalui mobile phone, website dan Smart TV. Sedangkan Advance Digitals memperkaya pengalaman menonton dengan layar lebar berkualitas tinggi. Ini adalah sinergi yang kuat untuk menghadirkan hiburan yang berbeda bagi seluruh Masyarakat Indonesia,” ujar Brando Tengdom, selaku Direksi Marketing & Sales Transvision.

    Sementara itu Presiden Direktur Advance Digitals, Teddy Tjan, menyatakan, “Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini. Melalui teknologi Smart TV, kami membawa hiburan terbaik langsung ke ruang keluarga. Dengan berbagai pilihan ukuran mulai dari 24 hingga 55 inci, Advance Digitals Smart TV memastikan pengalaman menonton yang memanjakan mata dan penuh kepuasan bagi pengguna kami.”

    CubMu dan Advance Digitals berkomitmen menghadirkan pengalaman hiburan berkualitas tinggi yang bisa dinikmati seluruh keluarga Indonesia. Dapatkan Smart TV berkualitas tinggi dengan fitur lengkap dan hiburan premium dari CubMu – hanya dengan Advance Digitals Smart TV di dealer terdekatmu! Informasi lebih lanjut terkait CubMu dan Advance Digitals dapat melalui www.cubmu.com dan www.advance.id.

  • Sepanya Kedepa Harap Wilem Wandik – Aloysius Giyai Dapat Pimpin Papua Tengah

    Sepanya Kedepa Harap Wilem Wandik – Aloysius Giyai Dapat Pimpin Papua Tengah

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Jelang beberapa hari pelaksaan Debat Calon Gubernur Papua Tengah, yang diikuti oleh 4 Pasangan Calon Gubernur, masing-masing Meki Nawipa – Deinas Geley, John Wempi Wetipo – Ausilius You, Natalis Tabuni – Titus Natkime dan Wilem Wandik – Aloysius Giyai, warga Papua Tengah mulai buka suara terhadap masing-masing calon Gubernur tersebut.

    Salah satunya adalah Sepanya Kedepa, Wakil Ketua Komunitas Masyarakat Papua di Jakarta (KOMPAJA) angkat suara terkait hal tersebut.

    Ditemui oleh awak media, Bang Cheppy, panggilan akrab Sepanya Kedepa, mengungkapkan harapannya, agar Pemilihan Gubernur di Papua Tengah dapat berjalan dengan baik dan tenang.

    “Sesungguhnya saya berharap Pemilu di Papua Tengah dapat berjalan damai, tidak ada konflik dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini,” ungkapnya di Lantai II, Gedung Pertemuan Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jl. Tanah Abang I, Petojo, Jakarta Pusat.

    “Dari 4 pasang Calon Gubernur Papua Tengah ini, kami berharap pasangan calon gubernur Wilem Wandik dan Calon Wakil Guberbur Aloysius Giyai, dapat memimpin Papua Tengah periode 2024 – 2029, dimana Wilem Wandik telah memiliki pengalaman birokrasi, dengan pernah memimpin beberapa lembaga di Puncak Jaya, sebelum pemekarannya, pernah pula menjadi Bupati selama 2 periode, sementara itu Calon Wakil Gubernur Aloysius Giyai, sebagaimana diketahui adalah Direktur terbaik di Papua, sehingga dengan pengalaman keduanya, dapat memajukan Papua Tengah kedepannya,” tutupnya.

  • Penghuni Apartemen Mediterania Minta Pengadaan RT di Apartemen

    Penghuni Apartemen Mediterania Minta Pengadaan RT di Apartemen

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Semrawutnya sistem pemerintah di DK Jakarta masih saja terlihat dimana-mana, keluhan atas sulitnya pengurusan administrasi menjadi tanda tanya besar bagi sebuah Kota Metropolitan, Daerah Khusus Jakarta. Lebih pelik lagi, ketika Struktur terendah dari sistem pemerintahan, yang dikenal dengan nama Rukun Tetangga (RT) terendus masih dikontrol oleh beberapa pihak, sehingga sistem semakin tidak berjalan dengan benar.

    Sebagai sample, Apartemen Mediterania Ancol, Jakarta Utara, hingga saat ini disinyalir masih dikontrol oleh beberapa pihak dalam keberadaannya. Sehingga keberadaan RT yang menaunginya, selama ini dilaksanakan berdasarkan carateker yang ditunjuk, yakni Lurah Kelurahan Ancol, dimana administrasinya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

    Ibu Rusmini dan beberapa penghuni lainnya, telah berulangkali mengajukan permohonan atas independensi RT di mana mereka bermukim, namun tidak pernah mendapat respon positif dari fihak kelurahan Ancol.

    Dalam keterangan yang diperoleh awak media, 2 RT yang telah 8 (delapan) tahun diperjuangkan untuk indepensinya, telah memenuhi seluruh persyaratan untuk bisa diadakan tanpa carateker, sesuai dengan Pergub No. 22 Tahun 2022, tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

    “Saya tidak tahu apa yang difikirkan oleh Lurah-lurah yang menjabat hingga saat ini, karena secara keseluruhan mempersulit warga Apartemen Mediterania Ancol untuk bisa memilih RT sendiri, hal ini diperparah dengan telah berakhirnya masa carateker 2 RT, sehingga seluruh pengurusan administrasi dan apapun, jika wajib melalui RT, pasti akan tersendat, dengan alasan klasik, tidak ada pengurus RT nya,” ungkap Rusmini saat ditemui oleh awak media, di Lantai 2 Apartemen Mediterania Ancol, Rabu, 16 Oktober 2024.

    “Seminggu yang lalu, secara lisan kami telah meminta waktu untuk hearing dengan Pak Lurah, Bapak Saud M. Manik, yang disampaikan melalui Sekretaris Lurah, dimana telah disepakati, hearing akan dilakukan pada hari ini (Rabu, 16 Oktober 2024), namun pada kenyataannya Pak Lurah tidak bisa menemui kami dengan alasan ada pertemuan, kami hanya ditemui oleh Seklur Ancol, dimana Seklur tidak bisa memberikan solusi atas persoalan kami, karena penentu kebijakan adalah Lurah,” lanjutnya.

    Ditempat yang sama, awak media juga menemui Ibu Ayu, Ibu Diana, Ibu Merry, Ibu Yeni dan Pak Robin, yang mengungkapkan kebutuhan akan RT dan RW di Apartemen Mediterania Ancol.

    “Kami benar-benar kesulitan saat ini, pengurusan dokumen dan lainnya, RT tidak ada, ke kelurahan nyatakan carateker telah berakhir. Sementara itu dari sisi jumlah penghuni Apartemen Mediterania Ancol, telah bisa membentuk 3 RT,” ungkap Pak Robin kepada awak media.

    “Selama ini, hampir seluruh kebutuhan kami, bukan hanya saya, tapi hampir seluruh isi apartemen dibantu oleh ibu Rusmini dalam pengurusan berbagai hal, baik ke RW, Kelurahan maupun Kecamatan,” timpal Ibu Ayu.

    “Selama ini, Ibu Rusmini membantu kami bertahun-tahun tanpa pamrih dan tanpa keluh kesah mengurus keperluan-keperluan kami, warga Apartemen Mediterania Ancol, keperluan berkas dan lainnya, sehubungan dengan kebutuhan administrasi standar, baik ke RW maupun Kelurahan. Dan saat ini, kami meminta atas nama warga Apartemen Mediterania Ancol, agar RT-RT bisa diadakan di tempat kami,” tambah Ibu Merry.

  • Ustadz Bram. A. Belto Tegaskan SNKB Tidak Bergabung dengan Paslon Manapun dalam Pilkada DK Jakarta

    Ustadz Bram. A. Belto Tegaskan SNKB Tidak Bergabung dengan Paslon Manapun dalam Pilkada DK Jakarta

    PALAPANEWS.MY.ID.COM, JAKARTA –

    Merebaknya Issu keterlibatan Ormas ORMAS SOLIDARITAS NASIONAL KEBHINNEKAAN BERSATU (SNKB) yang dipimpin oleh Ustadz Bram. A. Belto, dalam Pilkada Gubernur DK Jakarta, dengan beredarnya atribut Ormas SNKB pada salah satu foto Calon Gubernur DK Jakarta, menuai kritik tajam, dari DPP SNKB.

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ORMAS SOLIDARITAS NASIONAL KEBHINNEKAAN BERSATU (SNKB) Ustadz Bram. A. Belto, menegaskan kepada Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi DK Jakarta dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SNKB Kabupaten / Kota, agar tidak membawa Nama ORMAS SOLIDARITAS NASIONAL KEBHINNEKAAN BERSATU (SNKB) dalam politik praktis pada Pemilihan Gubernur DK Jakarta di Tahun 2024, sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi yang menyatakan bahwa Ormas SNKB tidak Berafiliasi dengan Partai Politik manapun.

    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ORMAS SOLIDARITAS NASIONAL KEBHINNEKAAN BERSATU (SNKB) Ustadz Bram. A. Belto

    “Karena sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Pengurus DPP SNKB tanggal 07 Oktober 2024, DPP SNKB telah menyatakan sikap tidak mendukung Paslon yang di usung oleh koalisi Partai apapun, termasuk Paslon dari Partai PDI Perjuangan,” ungkap Ustadz Bram. A. Belto via chat Whatsapp yang dilakukan oleh awak media, terkait munculnya nama Ormas SNKB dalam mendukung salah satu Paslon Gubernur DK Jakarta, beberapa waktu lalu, Selasa, 09 Oktober 2024.

    “Adapun foto salah satu pengurus DPW SNKB Provinsi DK Jakarta yang tercantum dalam Paslon No. 3 Pramono Anung dan Rano Karno adalah dukungan yang dilakukan secara perorangan,” lanjutnya mengklarifikasi temuan Wartawan.

    “Apabila nantinya terbukti membawa atau mengatasnamakan Ormas SNKB, maka DPP SNKB akan memberikan Sanksi tegas dengan mengeluarkan SK pemecatan atas person tersebut,” lanjutnya tegas.

    “Ormas SNKB adalah Lembaga Independen Berbadan Hukum dan memiliki hak untuk memilih Figur, namun tidak dibenarkan untuk terlibat langsung dalam politik praktis, ORMAS SOLIDARITAS NASIONAL KEBHINNEKAAN BERSATU atau disingkat SNKB melarang keras kepada Pengurus DPP, DPW, dan DPD, agar tidak bergabung dalam Partai Politik untuk memilih Paslon tertentu dan harus taat dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Organisasi,” Jelasnya.

  • Charles Kossay Harapkan KPU Jalankan Juknis Yang Telah Ditetapkan, Agar Pemilu di Tanah Papua Jujur, Adil dan Aman

    Charles Kossay Harapkan KPU Jalankan Juknis Yang Telah Ditetapkan, Agar Pemilu di Tanah Papua Jujur, Adil dan Aman

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA

    Menghadapi Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan di berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota di Seluruh Indonesia, secara tidak sengaja telah menciptakan berbagai persoalan di grassroot.

    Menyikapi hal ini, Forum Mahasiswa dan Pemuda Tanah Papua (FORMAPA), kemarin, 07 Oktober 2024, telah menggelar Diskusi Publik di Kopi Titan, Tebet, Jakarta Pusat, dengan Tema Diskusi “Penguatan Demokrasi Dalam pemilihan Serentak Tahun 2024 di Tanah Papua”.

    Charles Kossay, S.Sos, M.Sos, yang didapuk menjadi salah satu Narasumber dalam Diskusi tersebut, adalah Tokoh Pemuda Asal Papua yang kini berdomisili di Jakarta, dan menjadi Salah satu Pengajar di Salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta Pula.

    “Saya secara pribadi melihat konteks Pilkada Serentak 2024 di Tanah Papua, mengharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di Tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, agar dapat menjalankan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat, agar dapat Pemilu di Tanah Papua dapat terlaksana secara jujur, adil dan aman,” ungkapnya kepada awak media, Selasa, 08 Oktober 2024, di salah satu Cafe di bilangan Jakarta Pusat.

    “Harapan ini sesungguhnya berharap banyak agar Pemilu dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yang dianut di negara kita tercinta ini,” lanjutnya.

    “Seperti yang terjadi saat ini, Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya yang menolak Pasangan Calon yang bukan Orang Asli Papua (OAP)ddengan dasar Undang-Undang Otonomi Papua, namun pada aturan yang lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki Undang-undang dan aturan tersendiri yang mengatur jalannya pemilu yang aman dan damai,”

    “Untuk itu, Saya sebagai Orang Papua, mendukung KPU, dan mengharapkan KPU tetap berjalan dalam koridor yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat dan Pemerintah RI, guna menghindari chaos dalam pelaksaan Pemilu di Tanah Papua,” tambahnya.

    “Kekhawatiran utama saya adan konflik di akar rumput akan terjadi, jika tidak menggunakan Petunjuk Teknik (juknis) yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat, di mana konflik-konflik itu nantinya hanya akan merugikan masyarakat di grassroot, kerusakan fasilitas umum, pertikaian berdarah dan hal-hal lainnya, yang tidak kita inginkan bersama,” lanjut Bang Chako, sapaan akrab Charles Kossay.

    “intinya, saya berharap KPU se Tanah Papua, bisa menjalankan seluruh rangkaian Pemilu dengan baik dan aman, serta tanpa konflik, sesuai dengan Petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh KPU Pusat, jangan biarkan ada aturan lain yang akan merusak sistem yang telah terbangun dengan baik” tutupnya.

  • Charles Kossay Ungkap Kegelisahan Potensi Konflik Pada Pilkada Serentak di Tanah Papua

    Charles Kossay Ungkap Kegelisahan Potensi Konflik Pada Pilkada Serentak di Tanah Papua

    PALAPANEWS.MY.ID, JAKARTA –

    Pemilihan Kepala Daerah di berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota semakin mendekat, seribu satu problema yang juga mulai mencuat. Issu money politics, saling sikut dan menjatuhkan, penebaran janji-janji, dan seribu satu macam mewarnai Indonesia untuk kedua kalinya di 2024, setelah Pemilihan Presiden dan Anggota DPR beberapa waktu yang lalu.

    Tidak hanya menjadi issu di kota besar, bahkan merambah ke Papua, yang saat ini telah memiliki 6 Provinsi. Issu Money Politics hingga konflik kepentingan telah mewarnai proses yang terjalani mendekati Pemilukada 2024.

    Mengingat hal tersebut, Forum Mahasiswa dan Pemuda Tanah Papua (FORMAPA) menggelar Diskusi Publik yang bertema “Penguatan Demokrasi Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Tanah Papua” yang digelar di Kopi Titan, Tebet Jakarta Timur, Senin, 07 Oktober 2024.

    Diskusi yang menghadirkan 3 Narasumber/Panelis yang merupakan Putra Asli Papua dan merupakan tokoh muda Papua di Jakarta; Moytuer Bimasa, S.Sos, Sharul dan Charles Kossay, S.Sos, M,Sos dihadiri puluhan peserta yang memenuhi Kopi Titan.

    Moytuer Bimasa, S.Sos dalam penyampaian Materinya mengungkapkan bahwa Pemilu Kepala Daerah di Tahun 2024, Papua telah memiliki 6 Provinsi, sementara di Pemilu Kada sebelumnya Papua hanya memiliki 2 Provinsi, hal ini menyebabkan kerentanan konflik semakin luas di tanah papua.

    Sementara itu, narasumber kedua, Sharul mengungkapkan bahwa Posisi Mahasiswa dan Pemuda Papua saat ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang dan ujung tombak dalam upaya-upaya menyelamatkan Papua dari konflik yang berkepanjangan yang akan terjadi pasca Pemuilukada ini, salah satunya dengan cara bijak menggunakan media sosial, melakukan ajakan dan langkah lain guna memberikan penyadaran positif bagi segala fihak.

    Di akhir sesi, Narasumber, Charles Kossay, S.Sos, M.Sos mengungkapkan saat ini begitu banyak konflik yang telah terjadi di papua saat ini, mulai dari pemilihan presiden dan dpr beberapa waktu lalu hingga saat ini, konflik-konflik semakin menguat dan menghantui tanah papua.

    “Salah satunya adalah persiteruan antara Majelis Rakyar Papua (MRP) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dimana MRP menginginkan penggunaan UU Otonomi Daerah sebagai landasan dalam Pemilukada di papua, sementara KPU tetap bersikukuh dengan aturan-aturan baku yang telah ditetapkan secara Nasional di Seluruh Indonesia, dan hingga saat ini masih berjalan dan telah berada di Mahkamah Agung (MA)” ungkapnya.

    “Begitupun dengan budaya Money Politics, bukan hanya menjadi issu Lokal Tanah Papua, namun juga menjadi issu Nasional, untuk menduduki jabatan yang diinginkan, maka issu ini adalah menjadi suatu keharusan, dimana harga 500 juta, 1 Milyar adalah nilai minimum yang harus keluar untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan, lalu bagaimana untuk memerangi Money Politic ini, satu-satunya cara adalah dengan melegalkannya, karena Money Politic ini mustahil untuk ditiadakan,” tandas tegas Bang Chako, panggilan akrab Charles Kossay, S.Sos, M.Sos, yang juga merupakan Salah Satu Tenaga Pengajar di Perguruan Tinggi di Jakarta ini.