Penulis: AdminPALAPA

  • Polda Riau Kirim 6 Truk Bantuan, 290 Personel & 36 Psikolog ke Aceh–Sumut–Sumbar Solidaritas Tanpa Batas: Bantuan Logistik Besar + Trauma Healing + SAR K-9 & Drone**

    Polda Riau Kirim 6 Truk Bantuan, 290 Personel & 36 Psikolog ke Aceh–Sumut–Sumbar Solidaritas Tanpa Batas: Bantuan Logistik Besar + Trauma Healing + SAR K-9 & Drone**

    Palapanews.asia Pekanbaru, 30 November 2025 — Polda Riau secara resmi memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar untuk wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan dipusatkan di Mapolda Riau, dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Jossy Kusumo, Irwasda, Pejabat Utama Polda Riau, Ketua & Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Riau, jajaran pengurus Bhayangkari serta personel Polda Riau.

    Polda Riau mengerahkan 9 kendaraan, terdiri dari 6 truk logistik (2 truk untuk Aceh, 2 untuk Sumatera Utara, dan 2 untuk Sumatera Barat) serta 3 mobil Patwal Ditlantas dengan pengamanan Brimob dan Propam. Armada ini membawa bantuan pengungsi dalam jumlah besar berupa beras 4 ton, mie instan 900 dus, Pop Mie 300 dus, sarden 120 dus, air mineral 420 dus, kue kaleng 420 dus, biskuit 300 dus, susu kental manis 120 dus, gula 120 dus, teh 60 pax, kopi 60 pax, selimut 1.450 pcs, susu bayi 120 dus, pampers 180 pcs, pembalut wanita 180 pcs, kontainer box 150 unit, serta pakaian layak pakai 68 koli. Bantuan ini merupakan hasil sinergi Polda Riau dan Bhayangkari sebagai wujud respon cepat atas kebutuhan warga.

    Selain pengiriman logistik, Polda Riau juga telah mengerahkan 290 personel BKO sejak 29 November 2025 untuk memperkuat penanganan darurat di Sumatera Barat. Personel terdiri dari Samapta, Brimob, Satpolairud, serta unit pendukung lainnya dan dilengkapi drone SAR untuk pemetaan longsor, tim K-9 pelacak untuk pencarian tertimbun serta dapur lapangan yang telah lebih dahulu beroperasi. Fokus utama diarahkan pada lokasi terdampak berat, termasuk Kabupaten Agam dengan estimasi ±200 warga tertimbun longsor berdasarkan laporan terbaru.

    Untuk pemulihan psikologis penyintas, Polda Riau juga menurunkan 36 psikolog, terdiri dari 6 psikolog Polri yang sudah bertugas dan ±30 psikolog dari berbagai perguruan tinggi di Riau yang akan memperluas cakupan trauma healing di tiga provinsi sasaran. Pendampingan difokuskan pada pemulihan trauma anak-anak dan perempuan penyintas, stabilitas mental petugas lapangan, hingga program penyembuhan sosial pascabencana.

    Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kebangsaan.

    “Kita merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar. Kita adalah satu keluarga besar bangsa Indonesia — dan kemanusiaan melampaui batas yurisdiksi,” tegasnya.
    Beliau juga memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke pengungsi dan bukan sekadar dilepas.
    “Tidak perlu membedakan mana Riau atau Sumbar. Dalam kemanusiaan, kita bergerak bersama,” lanjutnya.
    Kapolda turut menyampaikan duka atas gugurnya dua personel Polri di Sumbar dan memastikan seluruh armada dikawal hingga titik distribusi akhir.
    “Saudara-saudara kita tidak sendiri. Kita hadir untuk memperkuat, memulihkan, dan memastikan mereka bangkit kembali,” tutupnya.

    Dengan pengiriman 6 truk logistik dalam 9 kendaraan operasi, 290 personel BKO SAR, kekuatan K-9 & drone serta 36 psikolog, Polri melalui Polda Riau memastikan bahwa bantuan tidak hanya dikirim — tetapi mengalir sampai korban pulih sepenuhnya, fisik maupun batin.

  • Respon Cepat Pengadu Call Center 110, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Tangani Dugaan Pemerasan Sopir Travel di Kebon Kacang

    Respon Cepat Pengadu Call Center 110, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Tangani Dugaan Pemerasan Sopir Travel di Kebon Kacang

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Metro Tanah Abang bergerak cepat menangani laporan dugaan pemerasan terhadap sopir travel di kawasan Kebon Kacang 9, Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu (29/11/2025) malam.

    Korban, S (32), melaporkan bahwa dua orang mendatangi mobil travel yang sedang menjemput penumpang di Jl. Kebon Kacang 9 sekitar pukul 22.00 WIB. Salah satu pelaku, yang diketahui bernama D.H. alias A (30), meminta uang kontribusi sebesar Rp 100.000. Karena korban hanya memiliki Rp 5.000, pelaku menolak dan mengancam akan memecahkan kaca mobil korban sebelum meninggalkan lokasi.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan: “Setelah menerima laporan melalui call center 110, tim kami langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi, mencari saksi-saksi, dan melakukan dokumentasi. Satu pelaku sudah berhasil ditangkap dan saat ini diproses hukum di Polsek Metro Tanah Abang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pencarian polisi.”

    “Kami ingin masyarakat merasa aman dan yakin bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat. Keberanian warga melapor adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman,” tambah Kapolres.

    Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki, menambahkan, “Kami menghimbau para pengemudi dan masyarakat untuk tetap waspada. Apabila terjadi kejadian serupa, segera laporkan ke call center 110 agar kehadiran polisi dapat segera ditindaklanjuti.”

    Pelaku melanggar Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun. Penyidikan lebih lanjut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • WAKAPOLRI TINJAU SPPG DI NTT, POLRI SIAP BANGUN 98 SPPG BARU DI WILAYAH 3T

    WAKAPOLRI TINJAU SPPG DI NTT, POLRI SIAP BANGUN 98 SPPG BARU DI WILAYAH 3T

    Palapanews.asia.Kupang, 29 November 2025 — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meninjau pelaksanaan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (29/11/2025). SPPG yang berlokasi di Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ini telah berjalan sekitar empat bulan dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik secara baik, konsisten, serta tersaji dengan menu yang layak dan sesuai standar pemenuhan nutrisi.

    “Saya melihat SPPG yang baru beroperasi sekitar empat bulan. Alhamdulillah bagus dan menu-menunya cukup baik,” ucap Wakapolri usai peninjauan.

    Selain menu yang variatif, SPPG juga dikembangkan agar dapat menyesuaikan cita rasa lokal di setiap daerah. Hal ini dirancang agar pemenuhan gizi tidak hanya berorientasi pada kesehatan dan standar nutrisi, tetapi juga tetap dekat dengan budaya kuliner masyarakat setempat.

    “Menu SPPG ini bisa disesuaikan dengan kekhasan daerah masing-masing. Ke depan akan dibuatkan Buku Menu Resep Nusantara SPPG Polri yang menghimpun ragam kuliner khas dari berbagai wilayah,” tegas Komjen Dedi.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam pengelolaan dan pelayanan SPPG. Ucapan tersebut ditujukan kepada Kepala SPPG, seluruh staf, tenaga pengelola, serta relawan yang selama ini bekerja secara disiplin dan konsisten menerapkan standar operasional prosedur (SOP), menjaga food security, mempertahankan kekhasan layanan gizi Polri, dan terus bersemangat melayani para penerima manfaat.

    “Kami berterima kasih kepada Ka SPPG, staf, dan para relawan yang telah bekerja dengan SOP yang kuat, menjaga keamanan pangan, tetap menghadirkan ciri khas Polri dalam pelayanan, serta melayani penerima manfaat dengan penuh dedikasi,” ungkap Dedi.

    Polri Siapkan 98 SPPG di Wilayah 3T

    Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polri mendapat mandat untuk membangun 98 SPPG tambahan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Upaya ini menjadi langkah strategis pemerataan pemenuhan gizi dan pembangunan generasi unggul di seluruh Indonesia.

    “Ada rencana sesuai permintaan Bapak Presiden. Bapak Kapolri memerintahkan untuk membangun SPPG di wilayah 3T, dan Polri mendapat mandat untuk membangun 98 SPPG,” ujar Wakapolri.

    Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, pembangunan akan dilakukan pada 16 SPPG di kawasan 3T serta 12 SPPG reguler, sehingga total 28 SPPG baru akan direalisasikan di NTT. Target pelaksanaan dimulai pekan depan melalui peletakan batu pertama pembangunan.

    Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, pembangunan akan dilakukan pada 16 SPPG di kawasan 3T serta 12 SPPG reguler, sehingga total 28 SPPG baru akan direalisasikan di NTT. Target pelaksanaan dimulai pekan depan melalui peletakan batu pertama pembangunan.

    “Target di NTT minggu depan sudah peletakan batu pertama,” ungkapnya.

    Selain pembangunan SPPG, Polri juga menyiapkan 264 fasilitas operasional lain yang akan diresmikan secara nasional guna memperkuat pelayanan dan dukungan kepada masyarakat.

    Dengan hadirnya lebih banyak SPPG di berbagai wilayah, Polri berkomitmen memastikan pelayanan gizi merata, sehat, berkelanjutan, serta turut menjadi ruang pelestarian kekayaan kuliner bangsa. Melalui Buku Menu Resep Nusantara SPPG Polri, setiap wilayah dapat mengembangkan sajian gizi sesuai karakter daerah tanpa meninggalkan standar keamanan pangan dan identitas pelayanan Polri.

  • Wakapolri Bersama Perwakilan Akpol ’90 Dhira Brata Resmikan Sumur Bor dan Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Lewotobi di Huntara II Konga*

    Wakapolri Bersama Perwakilan Akpol ’90 Dhira Brata Resmikan Sumur Bor dan Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Lewotobi di Huntara II Konga*

    Palapanews.asia Flores Timur — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meninjau langsung kondisi para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Hunian Sementara (Huntara) II Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Sabtu (29/11/2025).

    Fasilitas sumur bor dan MCK yang diresmikan hari ini diperuntukkan bagi warga terdampak yang tinggal di Huntara dan sekitarnya, dengan total penerima manfaat 829 Kepala Keluarga atau 2.983 jiwa. Angka ini sekaligus menjadi bukti bahwa dukungan tidak hanya bersifat simbolis, namun menyentuh kebutuhan dasar hampir tiga ribu warga yang masih berjuang dalam masa pemulihan.

    Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990, yang menggelar sejumlah program kemanusiaan di Flores Timur.

    Rombongan Pejabat Tinggi Polri Mendampingi Wakapolri

    Dalam kunjungannya, Wakapolri didampingi sejumlah perwira tinggi Polri, antara lain:
    Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
    Irjen Pol Dr. Umar Effendi (Dosen Utama STIK)
    Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga (Kakorps Samapta Baharkam Polri)
    Irjen Pol Imam Prijantoro (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri)
    Irjen Pol Nurworo Danang (Widyaiswara Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri)
    Brigjen Pol Agung Julianto (Karo Renmin Baharkam Polri)
    Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H.

    Disambut Adat dan Tarian Selendang Mea

    Wakapolri bersama rombongan tiba di Huntara II sekitar pukul 12.10 Wita. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Konga Aloysius Kung, para pengungsi, dan anak-anak melalui prosesi adat serta tarian selendang mea, simbol penghormatan dan sukacita masyarakat setempat.

    Penyerahan Bansos untuk Enam Warga Terdampak

    Sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial, Wakapolri menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada enam warga perwakilan desa terdampak erupsi.
    Bansos ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang masih tinggal di hunian sementara.

    Resmikan Sumur Bor dan MCK di Huntara II

    Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sumur bor dan fasilitas MCK sebagai solusi atas keterbatasan air bersih dan sanitasi yang dialami para pengungsi.
    Peresmian meliputi:
    Penandatanganan prasasti oleh Wakapolri
    Uji coba kran sumur bor
    Peninjauan fasilitas MCK

    Fasilitas ini merupakan wujud nyata kepedulian Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 dalam mendukung pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.

    Kepala Desa Konga Sampaikan Ucapan Terima Kasih

    Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam atas bantuan yang diberikan Polri.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wakapolri dan Batalyon Dhira Brata Akpol 1990. Bantuan sumur bor, MCK, dan bansos ini sangat berarti bagi warga kami. Kehadiran Polri memberi harapan baru bagi masyarakat yang masih berjuang pascabencana,” ungkapnya.

    Tali Asih untuk Anak-Anak Pengungsi

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wakapolri juga memberikan tali asih kepada anak-anak pengungsi, sebagai bentuk perhatian dan dukungan psikososial bagi generasi muda terdampak erupsi.

  • Polda Sumut Terima Bantuan Logistik Korban Bencana, Langsung Didistribusikan*

    Polda Sumut Terima Bantuan Logistik Korban Bencana, Langsung Didistribusikan*

    Palapanews.asia Sumut, 29 November 2025 – Bantuan logistik Polri untuk korban bencana di Sumatera Utara (Sumut) tiba di Bandara Silangit. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak dan kepada anggota Polri yang bertugas.

    “Sekarang tiba di Bandara Internasional Silangit. Kita membawa bekal-bekal yang kita bagi dua untuk masyarakat Sumut, dan kedua bantuan untuk anggota Polri seperti perlengkapan seperti tenda, genset, jas hujan, dan lain sebagainya,” kata Dirpolsatwa Korshabara Baharkam Polri Brigjen Tory Kristianto kepada wartawan.

    Dia mengatakan bantuan tersebut akan dikirimkan setiap harinya secara bertahap. Bantuan tersebut diserahkan kepada Polda Sumut untuk mendistribusikan kepada masyarakat.

    “Ini nanti secara berangsur-angsur, hari ini ada dan besok ada sampai dengan nanti hari Selasa. Tentunya nanti kita serahkan langsung kepada Bapak Kapolda yang akan membagi,” bebernya.

    Dia menyebut distribusi dilakukan oleh Polda Sumut yang lebih mengetahui kondisi serta wilayah prioritas mana yang memerlukan bantuan. Harapannya, bantuan bisa bermanfaat untuk semua pihak.

    “Kita hanya drop sampai Polda Sumut, selebihnya kita serahkan kepada Bapak Kapolda yang lebih tahu terhadap daerah yang terdampak. Harapan kita semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir, tanah longsor, juga bermanfaat untuk anggota Polri,” jelasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan berterima kasih atas bantuan tersebut. Dia mengatakan di Sumut sendiri terdapat 21 wilayah Polres yang terdampak bencana.

    “Jadi kami tetap berupaya dan kami ucapkan terima kasih untuk Polri yang sudah memberi bantuan untuk Polda Sumut sehingga kami bisa meringankan korban bencana,” imbuhnya.

    “Polda Sumut saat ini masih menangani untuk penanggulangan bencana dan kami laksanakan yang terkena imbas dari bencana ada 21 Polres jajaran,” lanjut dia.

  • 2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM

    2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM

    Palapanews.asia Banda Aceh — Sebanyak 2,5 ton logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) bantuan Mabes Polri tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 29 November 2025. Bantuan tersebut diterima Karolog Polda Aceh Brigjen Pol. Drs. Nazluddin Zulkifli, serta akan segera didistribusikan untuk masyarakat terdampak bencana.

    Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa pengiriman logistik dan RON tersebut dilakukan dengan menggunakan pesawat Polri CN 295/P-4501. Sebelum mendarat di Aceh, pesawat tersebut terlebih dahulu menyalurkan bantuan serupa di Sumatera Barat via Minangkabau.

    “Pesawat logistik berangkat dari Jakarta terlebih dahulu menuju Minangkabau untuk drop logistik. Kemudian pada pukul 11.30 WIB melanjutkan penerbangan ke Aceh via Bandara SIM. Mereka membawa 2,5 ton logistik dan ransum darurat untuk mendukung operasi penanggulangan bencana atau RON,” ujar Joko, dalam rilisnya, Sabtu, 29 November 2025.

    Selain logistik untuk korban banjir, Mabes Polri juga mengirimkan tambahan peralatan SAR untuk Polda Aceh, seperti perahu karet, dayung, helm, dan rompi, guna memperkuat proses evakuasi serta penanganan dampak bencana alam.

    “Terima kasih atas dukungan dari Mabes Polri. Seluruh bantuan ini akan segera kami distribusikan ke wilayah-wilayah terdampak. Semoga proses penanggulangan dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal,” harap Joko.

  • Respon Cepat Polisi Tangani Kasus Penganiayaan yang Mengakibatkan Meninggal di Johar Baru

    Respon Cepat Polisi Tangani Kasus Penganiayaan yang Mengakibatkan Meninggal di Johar Baru

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Johar Baru bergerak cepat menindaklanjuti kasus penganiayaan yang berujung kematian, Jumat (28/11/2025) malam. Korban, D.W. (34), mengalami empat luka tusuk di punggung setelah terlibat perkelahian dengan pelaku, D.D. (30).

    Kejadian berawal ketika korban memukul ayah pelaku, J. (67), akibat kesal dengan kebiasaan ayahnya yang kencing sembarangan. Melihat hal tersebut, pelaku tidak terima dan menyerang korban dengan pisau hingga korban terjatuh.

    Korban langsung dilarikan ke RSUD Johar Baru, namun nyawanya tidak tertolong. Mendapat informasi dari Pamapta, Tim Reskrim Polsek Johar Baru segera mendatangi rumah sakit dan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau stainless bergagang kayu sepanjang 40 cm.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat. “Kami mengimbau warga tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian masalah ke pihak kepolisian. Setiap tindakan kekerasan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

    Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, menambahkan, “Segera setelah menerima laporan, kami mengevakuasi korban dan mengamankan pelaku. Tim juga melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi agar proses hukum berjalan lancar.”

    Kasus ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Johar Baru, dipimpin Iptu Boy Fernanda Malau. Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

    Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi call center 110 jika menghadapi permasalahan kekerasan atau kejadian kriminal lainnya.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • APSI Siap Dukung Program Pemerintah dalam Tiga Juta Rumah Bersubsidi

    APSI Siap Dukung Program Pemerintah dalam Tiga Juta Rumah Bersubsidi

    Palapanews.asia Bekasi | – Pasar properti syariah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap program Pemerintah yaitu penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat kurang mampu. Model pasar langsung antara pengembang dan konsumen yang diusung Asosiasi Properti Syariah Indonesia(APSI) dinilai menjadi salah satu pendorong utama geliat sektor ini.

    Ustadz Ridwan Wirabumi selaku Ketua DPW Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) Jabodetabek menegaskan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah yaitu penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat kurang mampu. Penegasan tersebut disampaikan Ustadz Ridwan Wirabumi disela-sela kegiatan workshop Pengembangan Rumah Bersubsidi di Kota Bekasi, Sabtu (29/11/2025).

    “Kegiatan workshop ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan membantu Pemerintah dalam rangka mewujudkan program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah,”tegas Ridwan.

    Lanjut Ridwan, dalam workshop ini, kami menghadirkan narasumber yang sudah berpengalaman dalam menangani proyek-proyek ribuan rumah bersubsidi di sejumlah wilayah di Indonesia, yang dimana untuk membantu para developer agar bisa menggarap perumahan bersubsidi sehingga masyarakat merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan rumah bersubsidi ini sebagai kebutuhan papan.

    “Dengan adanya APSI ini diharapkan muncul developer-developer baru yang bisa terjun ke pengelolaan pengembangan rumah bersubsidi. Untuk lokasi, tentunya menyesuaikan budget yang disediakan Pemerintah,”ucapnya.

    Ridwan menambahkan, Tidak dipungkiri bahwa dalam pelaksanaan pengembangan rumah bersubsidi ini di berbagai tantangan dan hambatan dirasakan oleh developer seperti dari sisi permodalan, birokrasi, SDM, pembebasan lahan dan sebagainya.

    “Semua ini menjadi tantangan kita khususnya dalam permodalan. Selama ini yang sering menjadi sorotan adalah pembangunan rumah bersubsidi yang terbengkalai. Oleh karena itu, Pemerintah diharapkan dapat mempermudah dari aspek permodalan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat sehingga program 3 juta rumah bersubsidi berjalan dengan baik dan sukses,”tutupnya.

    #Asosiasi Properti Syariah Indonesia(APSI)

    #Media Partners Asosiasi Properti Syariah Indonesia(APSI)

  • Satlantas Jakpus Intensifkan Edukasi Keselamatan dalam Operasi Zebra Jaya 2025

    Satlantas Jakpus Intensifkan Edukasi Keselamatan dalam Operasi Zebra Jaya 2025

    Palapanews.asia Jakarta Pusat — Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat terus menggalakkan imbauan keselamatan berkendara selama Operasi Zebra Jaya 2025. Pada Sabtu (29/11/2025), petugas membagikan brosur dan memberikan teguran simpatik kepada pengguna jalan di TL Cempaka Putih dan Simpang Lima Senen.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa tujuan utama operasi adalah menjaga keselamatan masyarakat, bukan sekadar menegur pelanggar.

    “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua. Sebelum menyeberang, tengok kanan kiri. Saat berkendara, fokuslah pada jalan dan lengkapi perlengkapan keselamatan. Setiap tindakan tertib yang kita lakukan bisa menyelamatkan nyawa, bukan hanya milik kita, tapi juga orang yang kita cintai,” ujar Kapolres.

    “Kami hadir bukan untuk memberikan imbauan dan melindungi warga. Mari jadikan jalan raya tempat yang aman bagi semua, karena keluarga menunggu di rumah,” tambahnya.

    Operasi Zebra Jaya 2025 digelar sejak 17 hingga 30 November, menargetkan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm SNI, sabuk pengaman, sepeda motor tanpa plat nomor, menerobos lampu merah, penggunaan ponsel saat berkendara, balap liar, hingga kendaraan tidak laik jalan.

    Pelayanan humanis dan pendekatan 3S (Senyum, Sapa, Salam) menjadi ciri utama kegiatan agar masyarakat merasa teredukasi dan terlayani dengan baik.

    Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Setyo Utomo menambahkan, operasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang libur akhir tahun.

    “Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa tertib berlalu lintas bukan karena ada polisi, tapi karena kita peduli akan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Kompol Arry.

    Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang menerima edukasi keselamatan secara langsung di lapangan.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Bantuan Logistik Terus Mengalir, Polda Sumut Pastikan Distribusi Aman dan Tepat Sasaran ke Wilayah Terdampak Bencana

    Bantuan Logistik Terus Mengalir, Polda Sumut Pastikan Distribusi Aman dan Tepat Sasaran ke Wilayah Terdampak Bencana

    Palapanews.asia Tapanuli Utara, 29 November 2025 – Upaya penanganan darurat bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus diperkuat dengan masuknya berbagai bantuan logistik dari sejumlah pihak. Bantuan tersebut telah terkumpul di Posko Terpadu Kontijensi Penanggulangan Bencana Alam dan saat ini disimpan sementara di Gudang Penyimpanan Logistik PT Sumatera Specialty Coffees, Jalan Balige – Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara.

    Bantuan sembako dan logistik ini berasal dari berbagai pihak, di antaranya Polda Sumut, Yayasan Kemala Bhayangkari Sumut, Biro Logistik Mabes Polri, Ditresnarkoba Polda Sumut, serta beberapa Polres jajaran yang turut mengirimkan pasokan untuk disalurkan ke wilayah terdampak. Penempatan logistik di gudang khusus dilakukan untuk memastikan penyimpanan tetap aman, terdata, dan siap didistribusikan ketika jalur menuju titik bencana sudah memungkinkan.

    Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H..
    melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sebagian bantuan belum dapat dikirimkan ke lokasi terdampak karena kondisi cuaca dan akses yang masih sangat terbatas. Namun, seluruh bantuan yang masuk telah dicatat dan dipersiapkan untuk distribusi secara bertahap.

    “Seluruh bantuan yang masuk ke posko terpadu kita amankan dulu di gudang PT Sumatera Specialty Coffees. Ini penting untuk memastikan logistik tetap terjaga kualitasnya dan siap didistribusikan kapan pun jalurnya memungkinkan,” ujar Ferry mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan.

    Meski sebagian bantuan masih tertahan karena hambatan jalur darat, distribusi tetap dilakukan melalui jalur udara. Hari ini, bantuan logistik berhasil diterbangkan dan mendarat di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menggunakan helikopter Polri dalam dua kali sortie pengiriman. Pengiriman ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peninjauan langsung Kapolda Sumut ke wilayah terdampak.

    Pada pengiriman pertama bersama Kapolda Sumut, helikopter membawa 12 kotak berisi roti dan mie instan (Mie Sedap) untuk kebutuhan mendesak masyarakat di titik yang paling membutuhkan.

    Sementara pada penerbangan kedua, helikopter menurunkan 66 dus logistik yang terdiri dari roti, mie instan, air mineral (Aqua), dan tisu, sebagai dukungan tambahan bagi korban bencana dan posko lokal yang tengah menangani para pengungsi.

    Ferry menegaskan bahwa pendistribusian melalui jalur udara akan terus dilakukan selama jalur darat belum bisa dilalui.
    “Bapak Kapolda telah memerintahkan agar distribusi tidak boleh terhenti. Selama jalur darat tertutup, kita maksimalkan helikopter untuk membawa logistik. Prioritas kita keselamatan warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” katanya.

    Ia juga mengapresiasi tingginya kepedulian berbagai pihak yang telah menyalurkan bantuan.
    “Solidaritas masyarakat dan berbagai instansi sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat bersama dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” tambahnya.

    Dengan dukungan logistik yang terus mengalir dan koordinasi yang terpadu antara Polri, TNI, pemda, dan seluruh stakeholder, Polda Sumut memastikan bahwa penanganan bencana di Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah berlangsung secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

    Polda Sumut juga memastikan setiap bantuan akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.