Penulis: AdminPALAPA

  • Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo, Satgas Ope Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan Intensif

    Dua Warga Sipil Jadi Korban Pembunuhan OTK di Yahukimo, Satgas Ope Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan Intensif

    Palapanews.asia Yahukimo – Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembunuhan terhadap dua pekerja pencari kayu gaharu yang dilakukan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 18.05 WIT.

    Adapun Identitas Para Korban sebagai berikut :

    Korban Meninggal Dunia:
    1. Sugianto (43)
    2. Hardiyanto (39)

    Korban Selamat:
    1. Nur Asyah (istri almarhum Sugianto)
    2. Alias (saudara Nur Asyah)

    Berdasarkan keterangan saksi E menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 18.05 WIT dirinya menerima panggilan telepon dari korban selamat yakni Alias, yang melaporkan terjadinya penyerangan terhadap dua pekerja gaharu di Camp Kampung Bor. Para korban diketahui telah tinggal dan bekerja di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun bersama keluarga mereka.

    Alias menjelaskan bahwa pada siang hari, sekelompok OTK mendatangi Camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Para korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia.

    Pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa dua jenazah korban sedang dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi perjalanan sekitar tujuh jam.

    Keempat korban merupakan satu keluarga berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat. Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga ini juga menjalankan usaha kios sembako di Kampung Bor. Sampai saat ini, semua korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dievakuasi ke Kota Agats.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Tim telah menerjunkan personel untuk melakukan pendalaman di lokasi kejadian.

    “Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menekankan bahwa peningkatan kehadiran personel di wilayah rawan menjadi prioritas.

    “Patroli dan pemantauan jalur pergerakan masyarakat sudah kami tingkatkan. Koordinasi terus dilakukan dengan Polres Yahukimo untuk menjaga stabilitas kamtibmas pascakejadian,” ujarnya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua korban dalam insiden ini. Satgas Ops Damai Cartenz berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, serta para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Satgas juga memastikan bahwa penegakan hukum akan terus dilakukan hingga para pelaku berhasil ditangkap.

  • Polri Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana*

    Polri Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana*

    Palapanews.asia Pondok Cabe, 1 Desember 2025 — Polri pada Senin pagi menggelar Apel Pergeseran Pasukan dan Pengiriman Bantuan Logistik sebagai langkah lanjutan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dan dipimpin langsung oleh Wakapolri dengan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan pesawat pengangkut logistik.

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini menjadi momentum penting memastikan seluruh dukungan operasional bergerak cepat dan terkoordinasi. “Kegiatan hari ini masih merupakan rangkaian penanganan bencana alam di beberapa daerah dengan dukungan Mabes Polri, baik berupa perlengkapan, peralatan maupun personel,” ujarnya saat doorstop.

    Ia menjelaskan bahwa sejak pukul 06.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah mengikuti rangkaian apel sebelum menyaksikan keberangkatan pesawat jenis CN dan Fokker. Apel ini juga menjadi tindak lanjut arahan Kapolri pada rapat evaluasi malam sebelumnya. “Logistik yang telah didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara sebagaimana dibahas dalam Anev tadi malam telah dilaksanakan melalui langkah-langkah konkret,” tegasnya.

    Pada apel pagi ini juga dipastikan kesiapan gelombang lanjutan personel SAR, medis, serta pasukan pendukung kemanusiaan lainnya. Pesawat CN295 diberangkatkan pukul 06.30 WIB membawa kebutuhan mendesak seperti perlengkapan SAR, makanan, tenda, genset, panel surya, peralatan bayi, serta berbagai logistik kemanusiaan. Sementara pesawat Fokker Mk 27 dan Mk 50 diarahkan untuk pengiriman bantuan ke Sumatera Utara.

    Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata Polri. “Sejak bulan lalu, Polri telah menyiapkan 155 ribu personel dan kelengkapannya dalam pra-bencana. Saat ini memasuki masa pascabencana yang membutuhkan tindakan cepat,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan polda sekitar juga telah bergerak mendukung, mulai dari Polda Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa Timur dan Banten, dengan bantuan yang didistribusikan baik melalui udara maupun darat.

    Di akhir keterangannya, Trunoyudo kembali mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban. “Kita masih berduka… Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.

  • Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana*

    Ratusan Personel Brimob, Samapta, Medis, dan K9 Dikerahkan Polri Perkuat Penanganan Bencana*

    Palapanews.asia Pondok Cabe, 1 Desember 2025 – Polri resmi menggerakkan kekuatan personel besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dalam doorstop pagi ini, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.

    “Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” ungkapnya. Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.

    Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. “Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.

    Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.

    Di tengah mobilisasi besar ini, Polri tetap mengedepankan sinergi lintas lembaga. “Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.

    Ia menutup pernyataan dengan doa bagi para korban. “Kita kembali mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak… Semoga para tenaga medis dan seluruh petugas diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

  • Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana*

    Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana*

    Palapanews.asia Tapanuli Utara, Sumut — Kapolri memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Provinsi Sumut pada tanggal 30 November 2025 di Pos Pendukung Nasional Prov. Sumatera Utara.

    Rapat yang turut dihadiri Kepala Basarnas Sumut dan Kepala BPBD Sumut serta jajaran Kapolda baik secara langsung maupun virtual ini digelar untuk memetakan penanganan darurat terhadap bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana.

    “Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” tegas Kapolri.

    Beberapa keputusan strategis pun diambil, di antaranya mobilisasi logistik via udara dan darat, penyiapan posko penyelamatan dan pelayanan darurat, serta pendirian dapur lapangan dan layanan medis. Selain itu, sistem rayonisasi kembali diaktifkan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh wilayah.

    “Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Kapolri.

    Polda jajaran diperintahkan mendirikan posko gabungan di tiap kabupaten terdampak, memastikan jalur komunikasi aktif, dan mendata wilayah yang masih terisolir.

    Kapolda Sumut melaporkan terdapat 503 kejadian bencana yang tercatat sejak 24 November, dengan “titik terisolir” terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

    “Kami sudah mengerahkan helikopter dan truk logistik untuk menjangkau 70 titik terisolir,” kata Kapolda Sumut.

    Ia juga menambahkan bahwa “19 Polres telah mendirikan dapur lapangan, sementara 25 SPPG dialihkan untuk mendukung penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.”

    Koordinasi antara Polri, TNI, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus dijalin, termasuk pelaksanaan airdrop logistik ke wilayah sulit dijangkau serta pemulihan fasilitas komunikasi, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.

    “Prioritas kita adalah memastikan tidak ada warga yang luput dari jangkauan bantuan,” tegas Sigit.

    Dengan sinergisitas lintas sektor ini, diharapkan bantuan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak, korban dapat tertangani secara baik, dan proses pemulihan dapat dimulai secepat mungkin. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan resmi dari instansi berwenang.

  • POLDA JAMBI & BHAYANGKARI DAERAH JAMBI BERANGKATKAN BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA BARAT

    POLDA JAMBI & BHAYANGKARI DAERAH JAMBI BERANGKATKAN BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK KORBAN BENCANA SUMATERA BARAT

    Palapanews.asia Jambi — “Polda Jambi berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada saudara-saudara kita di Sumatra Barat,” tegas Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto. Ia menambahkan bahwa dukungan bantuan ini merupakan kerja bersama berbagai unsur sehingga mampu segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bukti kesigapan Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi warga terdampak.

    Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan bantuan kemanusiaan oleh Polda Jambi dan Bhayangkari Daerah Jambi untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada Minggu (30/11/2025) pukul 16.40–17.45 WIB di Lapangan Apel Polres Bungo, Polda Jambi, dipimpin oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono. Acara dihadiri oleh perwakilan Dandim 0416 Bungo Tebo, perwakilan Kejaksaan Negeri Bungo, Manager PT Wings Bungo, Wakapolres serta pejabat utama Polres Bungo, anggota Polres Bungo, dan Ketua beserta Pengurus Bhayangkari Cabang Bungo. Pada kesempatan tersebut, tiga truk Mitsubishi Fuso yang membawa logistik diberangkatkan menuju Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, dengan pengawalan 10 personel Polres Bungo.

    Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari 1.000 karung beras SPHP, 500 kilogram minyak goreng Tawon, 500 kilogram gula putih, 100 selimut, 200 matras, 100 kotak Pop Mie, 6 unit genset Prowatt 1000 watt, 300 dus Indomie, bantuan dari PT Wings berupa Mie Sedap dan perlengkapan mandi, 50 kasur busa, 100 pakaian dalam, 100 pakaian anak, 100 pakaian dewasa, 100 pakaian daster, 150 dus softex, serta 100 dus popok bayi. Total nilai bantuan diperkirakan mencapai sekitar Rp200.000.000 dan seluruh logistik dikirim menuju Posko Lapangan Bola Batu Taba, Padang Panjang, Tanah Datar untuk didistribusikan kepada warga terdampak bencana.

    Melalui koordinasi lintas sektor, dukungan masyarakat, serta kolaborasi dengan pihak swasta, seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat solidaritas. Polda Jambi memastikan kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penanganan keamanan, tetapi juga menjadi kekuatan yang menguatkan serta meringankan beban masyarakat pada masa krisis.

    Polri Hadir — Bergerak Cepat untuk Kemanusiaan.

  • POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, TERMASUK PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS*

    POLRI KEMBALI KIRIM 3,8 TON LOGISTIK OPERASIONAL PADA HARI KETIGA PENGIRIMAN, TERMASUK PERLENGKAPAN K9 DAN TENDA TAKTIS*

    Palapanews.asia Senin, 1 Desember 2025 — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menerima kiriman logistik operasional dari Mabes Polri dengan total 3.851 kilogram. Pengiriman ini merupakan hari ketiga dari rangkaian distribusi logistik yang dialokasikan untuk memperkuat sarana dan prasarana kepolisian di wilayah Sumatera Utara.

    Kabag penum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan optimalisasi dukungan operasional bagi seluruh jajaran.
    “Hari ini memasuki pengiriman hari ketiga. Seluruh logistik yang tiba langsung dilakukan pengecekan dan pendataan sebelum nantinya didistribusikan sesuai kebutuhan satuan kerja di Polda Sumut,” ujarnya.

    Beliau menambahkan bahwa kelengkapan yang dikirim merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan operasional di lapangan.
    “Kami memastikan bahwa setiap item dalam kondisi baik, termasuk perlengkapan K9 dan perangkat tenda taktis yang sangat diperlukan dalam berbagai operasi kepolisian,” kata Kombes Pol Erdi.

    Adapun rincian logistik yang diterima hari ini sebagai berikut:
    • MTP – FT: 1.190 kg (70 koli)
    • Pemanas MTP: 81 kg (27 koli)
    • Velbet: 600 kg (20 koli)
    • Perlengkapan K9: 260 kg (7 koli)
    • K9: 180 kg (4 ekor)
    • Daun Tenda: 300 kg (4 koli)
    • Konektor Tenda: 180 kg (4 koli)
    • Tiang Tenda: 900 kg (20 koli)
    • Goni Baju: 160 kg (4 koli)
    • Kasur Palembang: 32 kg (20 koli)

    Kombes Pol Erdi menegaskan bahwa pengiriman ini diharapkan semakin meningkatkan kesiapan personel dan perlengkapan taktis di wilayah Sumut.
    “Dengan distribusi bertahap ini, kami ingin memastikan seluruh unit mendapatkan dukungan logistik yang memadai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.

  • Akses Darat Terputus, Polri Airdrop Bantuan ke Wilayah Terisolasi dengan Operasi Udara Jangkau Sumut, Sumbar & Aceh

    Akses Darat Terputus, Polri Airdrop Bantuan ke Wilayah Terisolasi dengan Operasi Udara Jangkau Sumut, Sumbar & Aceh

    Palapanews.asia Jakarta, 30 November 2025 — Polri mengakselerasi pengiriman bantuan kemanusiaan dengan mengerahkan operasi udara di tiga provinsi terdampak banjir, yakni Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Di wilayah yang akses daratnya terputus total, bantuan dikirim melalui airdrop helikopter, sementara distribusi logistik berskala besar dilakukan dengan pesawat angkut yang mendarat di bandara sebagai pusat distribusi lanjutan. Upaya ini dilakukan dengan prinsip berpacu dengan waktu, mengedepankan manajemen logistik yang efisien agar bantuan tidak terhambat kondisi medan dan segera diterima masyarakat.

    Di Sumut, helikopter AW-169 (P-3309) difokuskan untuk masuk ke titik terdalam yang tidak dapat dijangkau kendaraan maupun pesawat. Tiga desa terisolasi total menjadi sasaran prioritas, yakni Desa Pagaran Lambung (Adian Koting, Tapanuli Utara), Desa Naga Timbul dan Desa Nauli (Sitahuis, Tapanuli Tengah). Airdrop membawa bahan pangan, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta perlengkapan darurat untuk memastikan suplai tetap masuk meski jalur darat belum terbuka.

    Di saat yang sama, Polri mengoperasikan pesawat Fokker 27 MK50 dan CN 295 untuk pendistribusian logistik dalam jumlah besar tanpa sistem airdrop, melainkan melalui pendaratan langsung di bandara sebagai jalur penyangga bantuan. Dalam dua hari operasi, 29–30 November 2025, total suplai udara yang berhasil dikirim mencapai 11,1 ton, dengan rincian 9 ton pada hari pertama dan tambahan 2,1 ton ke Sumut pada hari kedua. Untuk memperkuat respon di Aceh, Polri juga mengirim 20 ton logistik Slog serta 905,5 kg perlengkapan Brimob yang mencakup perahu karet, helm, rompi, hingga dayung untuk memfasilitasi evakuasi di kawasan genangan air.

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa percepatan distribusi tidak boleh berhenti, terutama selama akses darat belum pulih. “Hari kedua pemberangkatan udara, kami terus menginventarisasi lokasi yang masih terputus. Sambil menunggu akses darat terbuka, Polri akan terus bekerja sama dengan TNI, BPBD, dan pemerintah daerah untuk memasok bantuan dari udara. Distribusi harus tetap berjalan,” ujarnya. Polri menekankan bahwa operasi ini adalah perlombaan dengan waktu, mengutamakan kecepatan suplai agar kebutuhan warga tercukupi sebelum pasokan lokal habis.

    Untuk mendukung kelancaran operasi, Polri saat ini menyiagakan 3 pesawat angkut dan 14 helikopter yang dapat digerakkan setiap saat untuk evakuasi, pemantauan udara, dan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah sulit dijangkau. Selain itu, penguatan udara juga dilakukan di provinsi terdampak dengan dislokasi 2 helikopter ke Aceh, 2 ke Sumatera Utara, dan 1 ke Sumatera Barat. Konfigurasi armada ini dipilih berdasarkan urgensi lapangan, cakupan dampak bencana, serta kebutuhan evakuasi dan distribusi logistik yang harus terus berlangsung tanpa henti.

    Di darat, laut, dan udara — Polri hadir memastikan bantuan tidak berhenti, bergerak cepat dan terukur agar masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali bangkit.

  • Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bentuk Posko Sipadu untuk Percepat Penanganan Dumas dalam penanganan Perkara Pidana

    Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bentuk Posko Sipadu untuk Percepat Penanganan Dumas dalam penanganan Perkara Pidana

    Palapanews.asia Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya meluncurkan inovasi baru bernama Posko Sipadu (Sistem Pengawasan Dumas Terpadu) untuk mempercepat penanganan pengaduan masyarakat (Dumas) terkait penanganan perkara pidana umum. Program ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIX Tahun 2025 yang digagas oleh AKBP Armayni, S.H., M.H., selaku Penyidik Madya Ditreskrimum.

    Posko Sipadu hadir sebagai pusat pengawasan dan koordinasi yang mengintegrasikan proses percepatan penanganan perkara dengan standar pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. Melalui posko ini, Ditreskrimum berupaya memastikan setiap laporan pengaduan masyarakat dapat dipantau secara lebih sistematis dan mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

    Sebagai bagian dari strategi marketing proyek perubahan, Ditreskrimum mengedepankan strategi deseminasi komunikasi, yakni penyebarluasan informasi secara terencana melalui berbagai saluran resmi. Sosialisasi dilakukan lewat surat elektronik, platform internal kepolisian, hingga media online, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh anggota mengenai inovasi Posko Sipadu.

    Dalam rangka memperkuat dasar hukum implementasi posko, Ditreskrimum juga menerbitkan sejumlah produk strategis, antara lain MoU, SOP, Surat Telegram, serta Surat Perintah Kapolda Metro Jaya. Dokumen-dokumen tersebut menjadi pedoman operasional bagi seluruh jajaran penyidik dalam melaksanakan percepatan penanganan Dumas.

    Pelaksanaan awal Posko Sipadu dipusatkan di Bagwassidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan akan diperluas ke seluruh Polres jajaran Polda Metro Jaya. Proses deseminasi turut didukung biaya operasional yang digunakan untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan, pembuatan materi publikasi, serta pendampingan teknis selama masa implementasi.

    Sasaran utama penerapan posko ini meliputi para Kasubdit, Kanit, dan Penyidik Ditreskrimum, penyidik Polres jajaran, hingga masyarakat sebagai pihak yang langsung merasakan manfaat layanan. Ditreskrimum berharap, melalui Posko Sipadu, proses penanganan pengaduan masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, terukur, dan mudah dipantau.

    Inovasi ini sekaligus menjadi komitmen Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan penegakan hukum serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

  • Operasi Sikat Jaya 2025, Tiga Pilar Kemayoran Gelar Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Operasi Sikat Jaya 2025, Tiga Pilar Kemayoran Gelar Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Palapanews.asia Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polsek Metro Kemayoran kembali menggelar Operasi Sikat Jaya 2025 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada Minggu (30/11/2025) malam. Patroli dilakukan oleh Tiga Pilar yang dipimpin Iptu Sutono dengan melibatkan sembilan personel.

    Rute patroli dimulai dari Mako Polsek Kemayoran, menyusuri Jalan Dakota Raya, Rusun Tahap 3, Jalan HBR Motik, kolong Flyover HBR Motik, hingga Patung Ondel-Ondel di Jalan Benyamin Sueb.

    Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 22.45 WIB hingga 23.25 WIB ini menyasar titik-titik rawan kriminalitas seperti curat, curas, dan curanmor (3C), kejahatan jalanan, hingga aksi balap liar. Selain itu, personel juga melakukan pencegahan potensi tawuran remaja.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan Operasi Sikat Jaya 2025 merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan masyarakat merasa aman.

    “Polisi hadir di lokasi-lokasi rawan sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kepada warga. Kami akan terus mengintensifkan patroli terutama pada jam rawan kejahatan,” ujar Susatyo.

    Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Adriansyah menambahkan situasi kamtibmas selama patroli terpantau aman dan kondusif.

    “Pengawasan Tiga Pilar di titik yang berpotensi terjadinya tindak kriminal dilakukan secara intensif. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman,” jelas Agung.

    Operasi Sikat Jaya 2025 akan terus digencarkan sebagai komitmen Polri dalam menekan angka kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah Jakarta Pusat.

    (Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

  • Polsek Senen Gelar Ploting Dini Hari Cegah Tawuran dan Aksi Geng Motor di Kramat Pulo

    Polsek Senen Gelar Ploting Dini Hari Cegah Tawuran dan Aksi Geng Motor di Kramat Pulo

    Palapanews.asia JAKARTA – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan pada waktu rawan, jajaran Polsek Senen kembali melakukan ploting pengamanan untuk mengantisipasi potensi tawuran, balap liar, dan aktivitas geng motor pada Minggu (30/11/2025) dini hari.

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 02.30 WIB tersebut dilaksanakan di Pos Anti Tawuran Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat, Aiptu Endro Cahyono, turun langsung memimpin pelaksanaan pengawasan di titik rawan tersebut.

    Dalam kegiatan ini, polisi turut menggandeng unsur masyarakat, seperti Ketua RT, anggota Pokdar Kamtibmas, dan hansip setempat. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi kerawanan yang kerap muncul pada jam-jam menjelang pagi.

    Ploting tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Polres Metro Jakarta Pusat sebagai tindak lanjut arahan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, yang disampaikan melalui Kapolsek Senen, AKP Andre Try Putra.

    Dengan pengamanan secara rutin dan terukur, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Senen, khususnya Kramat Pulo, tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

    Humas Polres Metro Jakarta Pusat