Menu

Mode Gelap
Sengketa Lahan Fly Over Pramuka, Ahli Waris Daam bin Nasairin Desak DPRD DKI Bertindak Dari Pajak hingga Pendidikan, Dr. Rahmat Beberkan PR Besar Menuju Ekonomi 8% ko Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri Sosok Calon Wakil Presiden Ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya Kapolres Jakpus Terima Brevet Kehormatan ‘Setia Waspada’ dari Paspampres Agenda Sidang Kali Ini Fokus Pada Pembacaan Dupilk. Dari Pihak Penaset Hukum Terdakwa.

BERITA

Sosok Calon Wakil Presiden Ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya

badge-check


					Sosok Calon Wakil Presiden Ke depan Harus Memiliki Kompetensi yang Sesuai dengan Bidangnya Perbesar

Jakarta, 8 Februari 2026 – Aktivis perempuan sekaligus Ketua DPC Gekrafs Jakarta Timur, Aliah Lestari Sayuti, S.Hum., M.Hum., menjadi narasumber dalam Talk Show Kepemudaan bertajuk “Wapres Muda 2029: Simbol Regenerasi atau Strategi Politik”. Dalam forum tersebut, Aliah menekankan pentingnya melihat dinamika politik nasional secara objektif dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan.

Menurut Aliah, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini baru berjalan sekitar satu tahun, sehingga fokus utama seharusnya masih pada konsolidasi dan efektivitas kinerja pemerintahan. “Kalau kita bicara hari ini dengan segala dinamikanya, tentu perlu dipahami bahwa waktunya masih sangat awal. Harapan ke depan, siapapun yang mendampingi Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang benar-benar kapabel, profesional, dan mampu sejalan dengan arah serta cara berpikir Presiden,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sosok calon wakil presiden ke depan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidangnya, bukan sekadar menjadi simbol regenerasi atau strategi politik semata. “Sudah saatnya meritokrasi dan kompetensi menjadi jalan utama dalam mengisi jabatan-jabatan politik yang diamanahkan oleh konstitusi,” tegas Aliah.

Lebih lanjut, Aliah juga menyampaikan harapannya terhadap peran organisasi kepemudaan, khususnya Bintang Muda Indonesia (BMI), agar terus menghadirkan ruang-ruang diskusi yang konstruktif. Ia menilai anak muda membutuhkan forum yang layak, inklusif, dan mampu mengakomodasi kepentingan serta gagasan mereka.

“Semoga BMI ke depan bisa terus menghadirkan acara-acara yang bermanfaat dan berdampak luas bagi masyarakat. Anak muda hari ini tidak hanya butuh ruang berekspresi, tapi juga ruang dialog yang membangun dan solutif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sengketa Lahan Fly Over Pramuka, Ahli Waris Daam bin Nasairin Desak DPRD DKI Bertindak

11 Februari 2026 - 11:43 WIB

Dari Pajak hingga Pendidikan, Dr. Rahmat Beberkan PR Besar Menuju Ekonomi 8% ko

11 Februari 2026 - 10:47 WIB

Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri

11 Februari 2026 - 10:23 WIB

Agenda Sidang Kali Ini Fokus Pada Pembacaan Dupilk. Dari Pihak Penaset Hukum Terdakwa.

11 Februari 2026 - 03:27 WIB

PASTI Indonesia : Soroti Dugaan Skandal Pendidikan dan Diskriminasi Anak di SD Kalam Kudus Sorong

10 Februari 2026 - 16:37 WIB

Trending di BERITA